kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Lipsus

Alamat Pemenang Tender Rehabilitasi Kantor Sudin SDA Jakpus Diduga Bodong, Aroma Persekongkolan Kian Menyengat

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
8 bulan yang lalu
Alamat Pemenang Tender Rehabilitasi Kantor Sudin SDA Jakpus Diduga Bodong, Aroma Persekongkolan Kian Menyengat
95
VIEWS

Jakarta, kabaronenews.com – Aroma busuk dugaan persekongkolan antara pejabat Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan pihak kontraktor kian menyengat. Satu per satu dugaan kejanggalan dalam penunjukan pemenang tender proyek Rehabilitasi Ruang Kantor Sudin SDA mulai terkuak, termasuk alamat perusahaan pemenang tender yang diduga fiktif atau tidak sesuai dengan dokumen badan usaha.
Proyek rehabilitasi ruang kantor Sudin SDA yang berlokasi di Jl. Tanah Abang I No. 1, Blok D, Lantai 7, Jakarta Pusat, Tahun Anggaran 2025, diduga sarat penyimpangan dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah yang bersumber dari APBD DKI Jakarta.

IMG 20251215 WA0022 1
Namun hingga kini, penanganan atas dugaan penyalahgunaan kewenangan dan praktik persekongkolan di lingkungan Sudin SDA Jakarta Pusat belum menunjukkan perkembangan berarti. Sejumlah pejabat yang disebut-sebut terlibat bahkan belum tersentuh pemeriksaan internal maupun rekomendasi sanksi hukum.
Nama Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Sudin SDA Jakarta Pusat, Citrin Indriati, disebut dalam laporan masyarakat terkait dugaan penggunaan Satgas Pasukan Biru untuk mengerjakan proyek yang sejatinya telah dikontrakkan kepada pihak ketiga. Meski demikian, hingga saat ini belum ada rekomendasi sanksi disiplin terhadap yang bersangkutan.
Tak hanya itu, dugaan persekongkolan juga menyeret nama Kepala Sudin SDA Jakarta Pusat, Adrian Mara Maulana, bersama sejumlah oknum PNS lainnya. Namun dugaan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut nyata dari aparat pengawas internal pemerintah.
Inspektorat Diduga Lamban dan Tak Bernyali
Sikap Inspektorat Wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat pun menuai sorotan. Lembaga yang seharusnya bertindak sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) itu dinilai lamban, bahkan diduga tidak memiliki keberanian untuk memeriksa para pejabat yang diduga terlibat.
Menurut sumber, Inspektur Pembantu Wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Rianta Widya Amalia, disebut-sebut tidak berani memeriksa Adrian Mara Maulana dan jajaran guna mengungkap dugaan praktik persekongkolan dengan kontraktor dalam proyek rehabilitasi tersebut.
Hal itu disampaikan Koordinator Hukum dan Investigasi LSM/NGO JALAK, M. Syahroni, kepada sejumlah media pada Senin (15/12). Ia menegaskan bahwa dugaan kolusi antara Kasudin SDA Jakarta Pusat dan pihak kontraktor telah resmi dilaporkan ke Inspektorat Wilayah Kota Jakarta Pusat.
“Laporan kami menyoroti potensi kerugian negara dalam proyek rehabilitasi ruang kantor Sudin SDA Tahun Anggaran 2025,” tegas Syahroni.
Pemenang Tender Diduga Tak Penuhi Kualifikasi
Syahroni mengungkapkan, penunjukan PT Nata Bangun Prima sebagai pemenang tender diduga menabrak ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Perusahaan tersebut seharusnya gugur pada tahap pemasukan dan evaluasi dokumen karena tidak memenuhi kualifikasi penyedia.
Nilai pagu proyek diketahui sebesar Rp 1.938.462.359, yang masuk kategori pekerjaan untuk perusahaan berkualifikasi usaha kecil sebagaimana diatur dalam Peraturan LKPP Nomor 11 Tahun 2021.
Namun hasil penelusuran pada situs LPJK menunjukkan PT Nata Bangun Prima tercatat sebagai perusahaan dengan kualifikasi usaha menengah. Ketidaksesuaian ini memunculkan dugaan kuat adanya intervensi atau persekongkolan dalam proses tender.
Tak hanya itu, nilai penawaran hingga kontrak proyek tersebut juga diduga mencapai 99 persen dari Harga Perhitungan Sementara (HPS). Kondisi ini dinilai berpotensi merugikan keuangan negara atau daerah.
Alamat Perusahaan Diduga Fiktif
Dugaan lain yang mencuat adalah terkait alamat PT Nata Bangun Prima. Berdasarkan dokumen, perusahaan tersebut beralamat di Graha Komando, Jl. Cipinang Indah Raya No. 1, Jakarta Timur. Namun saat dilakukan upaya konfirmasi ke lokasi, keberadaan perusahaan itu tidak ditemukan.
Petugas gedung mengaku tidak mengenal perusahaan tersebut. Pernyataan serupa disampaikan petugas keamanan gedung berinisial RH (61). Ia menyebut PT Nata Bangun Prima hanya “numpang alamat” dan tidak pernah terlihat beraktivitas di lokasi. Ike, Resepsionis Graha Komando juga menyebut hal yang sama. PT Nata Bangun Prima dulu hanya menyewa alamat bukan gedung atau ruang kantor ujar Ike Senen 15/12 .
“Mereka cuma numpang alamat. Tidak pernah ada aktivitas perusahaan di sini,” ujarnya, Senen (15/12).
Pejabat Sudin SDA Bungkam
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala Sudin SDA Jakarta Pusat, Adrian Mara Maulana, telah dilakukan berulang kali oleh wartawan. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Hal serupa juga terjadi pada Citrin Indriati, Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase, yang disebut selalu menghindari permintaan wawancara dari awak media.
Kasus ini pun menjadi sorotan publik, seiring tuntutan agar Inspektorat dan aparat penegak hukum bertindak tegas, transparan, dan profesional guna mengungkap dugaan praktik kolusi serta potensi kerugian APBD DKI Jakarta. (Redaksi)

Berita‎ Terkait

PMI NON PROSEDURAL DI NEGARA UNI EMIRATE ARAB KELELAHAN DI TEMPAT KERJA, MINTA DIPULANGKAN KE INDONESIA

Dijarah Petambak Liar, Waduk Rawa Sekaran Lamongan Berubah Fungsi

PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN

SendShareTweet

Related‎ Posts

PMI NON PROSEDURAL DI NEGARA UNI EMIRATE ARAB KELELAHAN DI TEMPAT KERJA, MINTA DIPULANGKAN KE INDONESIA
Lipsus

PMI NON PROSEDURAL DI NEGARA UNI EMIRATE ARAB KELELAHAN DI TEMPAT KERJA, MINTA DIPULANGKAN KE INDONESIA

Juli 27, 2026
25
Dijarah Petambak Liar, Waduk Rawa Sekaran Lamongan Berubah Fungsi
Lipsus

Dijarah Petambak Liar, Waduk Rawa Sekaran Lamongan Berubah Fungsi

Juli 13, 2026
29
PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN
Lipsus

PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN

Juli 1, 2026
30
Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru
Lipsus

Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru

Juni 29, 2026
52
Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.
Lipsus

Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.

Juni 18, 2026
69
NGO Jalak Desak Pemkot Jakarta Timur Bongkar Ratusan Unit Bangunan Diduga Melanggar Aturan
Lipsus

NGO Jalak Desak Pemkot Jakarta Timur Bongkar Ratusan Unit Bangunan Diduga Melanggar Aturan

Mei 22, 2026
29
Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran
Lipsus

Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran

April 27, 2026
102
Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan
Lipsus

Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan

April 21, 2026
292
Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum
Lipsus

Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum

April 16, 2026
22
Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan
Lipsus

Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan

April 15, 2026
123

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kecewa vonis pengadilan, Danny Praditya meminta Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian terhadap kasus yang menjeratnya

Kecewa vonis pengadilan, Danny Praditya meminta Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian terhadap kasus yang menjeratnya

7 bulan yang lalu
17
Usut Tuntas Skandal Oknum Guru SD Negeri Babat 7

Usut Tuntas Skandal Oknum Guru SD Negeri Babat 7

9 bulan yang lalu
296
Pasar Senen Jaya Diduga Berubah Fungsi Jadi Gudang Ballpress dan Pemasaran Pakaian Bekas Seludupan Dari Bebagai Negara?

Pasar Senen Jaya Diduga Berubah Fungsi Jadi Gudang Ballpress dan Pemasaran Pakaian Bekas Seludupan Dari Bebagai Negara?

1 tahun yang lalu
147

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Proyek Turap Kayu Putih Diduga Dikerjakan Asal Jadi,NGO Jalak Desak Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi Dibongkar

    Proyek Turap Kayu Putih Diduga Dikerjakan Asal Jadi,NGO Jalak Desak Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi Dibongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengerukan Kolong Belubur Oleh BWS Babel Tanpa Plang Rinci Informasi Proyek, Transparansi Anggaran Negara Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tagihan Rp 2,1 Miliar Diklaim Belum Dibayar, CV Anugrah Surya Pratama dan PT Adhara Prima Energi Ajukan PKPU terhadap PetroChina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jisman Hutapea Divonis Bebas dalam Perkara GPS di PN Tangerang, Hakim Pulihkan Hak Dan Martabatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Fansyuri Resmi Pimpin DPD PAN Lamongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA