kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Lipsus

Proyek Gedung Rawat Inap RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Rp 20 Milyar, Diduga Terindikasi Korupsi

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
1 tahun yang lalu
Proyek Gedung Rawat Inap RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Rp 20 Milyar, Diduga Terindikasi Korupsi
368
VIEWS

Pangkalpinang, Kabar One.com – Proyek pembuatan lantai 4 gedung rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, Propinsi Bangka belitung masih terus dikerjakan.IMG 20250524 WA0002

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (24/5/2025) sejumlah pekerja masih terus berusaha membangun sejumlah bagian pada gedung tersebut.

Berita‎ Terkait

PMI NON PROSEDURAL DI NEGARA UNI EMIRATE ARAB KELELAHAN DI TEMPAT KERJA, MINTA DIPULANGKAN KE INDONESIA

Dijarah Petambak Liar, Waduk Rawa Sekaran Lamongan Berubah Fungsi

PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN

Tetapi ada sejumlah kejanggalan yang ditemukan dilapangan terkait pekerjaan pada proyek ini, seperti pada pasangan lift barang yang disinyalir bukan jenis yang tepat. Untuk lift barang ini dalam lembar uraian pekerjaan disebutkan : pekerjaan pemasangan sewa lift barang.

Ada 3 unit alat pengangkat (lift) yang telah dipasang. Yaitu 1 unit berwarna kuning yang lebih mirip katrol bertali yang dipasangi dengan motor listrik dilantai 4.

Unit kedua, berupa alat mirip tangga memanjang keatas yang juga dipasangi mesin sebagai tenaga penariknya.

Dan yang ketiga berupa kotak dari besi pipih tegak keatas dan juga dipasangi motor listrik, dimana motor listrik ini juga terdapat dilantai 4.

Alat-alat angkat (lift) semacam ini terlihat sederhana. Patut dipertanyakan apakah lift ini memenuhi speksifikasi untuk pekerjaan proyek pemerintah dengan nilai sebesar ini..

Sementara disebutkan narasumber setempat, satu lift yang telah dipasang, yaitu yang berbentuk kotak tegak memanjang hingga lantai 4, ternyata belum difungsikan karena masalah mesin.

“Untuk lift yang kotak tegak tersebut belum difungsikan karena mesinnya kecil. Rencana mau diganti dengan mesin yang lebih besar. “Ujar narasumber dan tidak mau disebutkan namanya.

Pekerjaan awal lain yang menuai sorotan adalah pemasangan sewa scapolding. Dilapangan, scapolding (steger/perancah) ini hanya banyak terpasang pada lantai 4, untuk penahan beban pengecoran lantai atap.

Tidak terlihat adanya pasangan scapolding disekeliling luar gedung. Hal ini ini diduga dapat mengancam keselamatan pekerja dan pengunjung rumah sakit.

Sementara diketahui gedung ini untuk lantai 1 sampai lantai 3 adalah bangunan lama yang telah jadi (dibangun tahun 2022) dan telah digunakan.

Semestinya ada pasangan scafolding dari lantai dasar hingga lantai 4, pada sekeliling gedung yang bakal dikerjakan.

Terlihat, hanya pada bagian belakang dekat lift berbentuk kotak, ada pemasangan scafolding ini hingga lantai 4, dan itupun dengan lebar pasangan scafolding sekitar 2 meteran saja.

Sementara dilantai 4, sebelumnya ada pekerjaan bobok beton dinding luar. Beton dinding ini nampaknya dibobok dari dalam, dan jatuhan material beton terjun kebawah.

Hal berbeda tentunya akan lain, jika sebelumnya telah dipasangi dengan scafolding disekeliling gedung yang bakal dikerjakan.

Pembobokan beton oleh pekerja bisa dilakukan dari luar, dan material beton bisa diminimalisir agar tidak jatuh kebawah.

Terkait direksi kit (bangunan kantor lapangan) juga mengundang tanya, karena dibuat seadanya.
Walaupun bagian direksi kit ini luarnya dipagari seng, tetapi didalam belum terlihat adanya bangunan untuk gudang material yang telah dibuat.

Hal ini tampak menjadi salah satu sebab pihak kontraktor menempatkan material proyek pada areal sembarangan.

Seperti lantai parkir di lantai dasar gedung rawat inap ini, sebidang bagian lantainya ditumpuk dengan material berupa semen. Bagian yang seharusnya untuk parkir pengunjung ini, juga dikelilingi dengan semacam plastik penanda.

Pun demikian disamping gedung rawat inap dekat pintu masuk parkir, ditumpuk dengan material bata semen ringan (hebel). Beberapa penempatan sembarangan material proyek ini, setidaknya dapat menggangu kenyamanan pengunjung rumah sakit ini.

Dan dilokasi, berhasil ditemui salah seorang dari pihak Konsultan Pengawas, yaitu Yusuf. Dan Yusuf menyebutkan pekerjaan proyek masih fokus dilantai 4 bagian dalam.

“Fokus pengerjaan bagian dalam dulu. “Katanya. Terkait hal-hal lain yang ditanyakan Yusuf menyebutkan agar ditanyakan ke kontraktor.

“Sebaiknya tanyakan ke pihak kontraktor saja. “Ujarnya.

Namun sayangnya pihak dari kontraktor yang berkompeten untuk menjawab, sedang tidak ada dilapangan.

Sementara terkait lelang proyek ini dari pengumuman tender peserta penawaran harus memiliki sertifikat yaitu berupa ISO sebanyak 3 ISO yang masih berlaku, antara lain ISO manajemen mutu, manajemen lingkungan dan ISO keselamatan kerja.

Ada 31 peserta yang memasukan dokumen di LPSE, tetapi diduga karena terbentur persyaratan yang ditetapkan panitia lelang, hanya peserta nomor satu yang mengajukan penawaran harga, sekaligus pemenangnya yaitu PT Cahaya Nusantara Sukses.

Sehingga publik menduga dari awal proses tender pekerjaan sudah tercium aroma kongkalikong (KKN). Hal ini ditambah lagi dengan temuan dilapangan pada tahapan pelaksanaan, menambah kecurigaan publik, dan disinyalir dapat merugikan keuangan Negara.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Cahaya Nusantara Sukses, pagu dana Rp 20.670.820.484 (Rp 20,6 milyar). Kontrak mulai tanggal 20 April 2025. Sumber dana dari APBD (DAK) Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2025,. Konsultan Pengawas dari CV Cipta Bangun Konsultan dengan nilai Rp 394 juta. Proyek ini dibawah Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang.

Sejumlah pihak masih terus diupayakan konfirmasinya terkait proyek ini. (Har/tim)

SendShareTweet

Related‎ Posts

PMI NON PROSEDURAL DI NEGARA UNI EMIRATE ARAB KELELAHAN DI TEMPAT KERJA, MINTA DIPULANGKAN KE INDONESIA
Lipsus

PMI NON PROSEDURAL DI NEGARA UNI EMIRATE ARAB KELELAHAN DI TEMPAT KERJA, MINTA DIPULANGKAN KE INDONESIA

Juli 27, 2026
25
Dijarah Petambak Liar, Waduk Rawa Sekaran Lamongan Berubah Fungsi
Lipsus

Dijarah Petambak Liar, Waduk Rawa Sekaran Lamongan Berubah Fungsi

Juli 13, 2026
29
PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN
Lipsus

PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN

Juli 1, 2026
30
Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru
Lipsus

Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru

Juni 29, 2026
52
Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.
Lipsus

Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.

Juni 18, 2026
69
NGO Jalak Desak Pemkot Jakarta Timur Bongkar Ratusan Unit Bangunan Diduga Melanggar Aturan
Lipsus

NGO Jalak Desak Pemkot Jakarta Timur Bongkar Ratusan Unit Bangunan Diduga Melanggar Aturan

Mei 22, 2026
29
Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran
Lipsus

Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran

April 27, 2026
102
Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan
Lipsus

Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan

April 21, 2026
292
Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum
Lipsus

Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum

April 16, 2026
22
Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan
Lipsus

Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan

April 15, 2026
123

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Bila Terbukti Polis Bisa Tangkap Kontraktor Dan Pelaksana Proyek Revitalisasi Waduk Aneka Elok

Bila Terbukti Polis Bisa Tangkap Kontraktor Dan Pelaksana Proyek Revitalisasi Waduk Aneka Elok

10 bulan yang lalu
171
MPM PDM Lamongan Gelar Studi Literasi di Bioreaktor Kapal Selam untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

MPM PDM Lamongan Gelar Studi Literasi di Bioreaktor Kapal Selam untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

1 tahun yang lalu
13
Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Dorong Pelaku UMKM Segera Urus Legalitas Usaha

Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Dorong Pelaku UMKM Segera Urus Legalitas Usaha

10 bulan yang lalu
14

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Proyek Turap Kayu Putih Diduga Dikerjakan Asal Jadi,NGO Jalak Desak Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi Dibongkar

    Proyek Turap Kayu Putih Diduga Dikerjakan Asal Jadi,NGO Jalak Desak Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi Dibongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Pembangunan 5 RW02 Kelurahan Petojo Utara Rayakan HUT RI ke 81

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengerukan Kolong Belubur Oleh BWS Babel Tanpa Plang Rinci Informasi Proyek, Transparansi Anggaran Negara Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tagihan Rp 2,1 Miliar Diklaim Belum Dibayar, CV Anugrah Surya Pratama dan PT Adhara Prima Energi Ajukan PKPU terhadap PetroChina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jisman Hutapea Divonis Bebas dalam Perkara GPS di PN Tangerang, Hakim Pulihkan Hak Dan Martabatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA