Jakarta Kabaronenews.com,-Gonjang ganjing penanganan dan pengelolaan sampah yang ada di wilayah DKI Jakarta tak berkesudahan.
Faktor lahan yang luas milik Pemprov DKI Jakarta untuk penimbunan dan pengolahan sampah tidak ada, sehingga sejumlah lembaga masyarakat, termasik Relawan Pemenang Pram-Dul PENDOPO RAKYAT JAKARTA ikut peduli terhadap permasalahan sampah yang tidak kunjung selesai dan teratasi tersebut.
Berkaitan dengan penanganan sampah di DKI Jakarta, Hendrik Nur-salim pimpinan Relawan Pram-Dul, Pendopo Rakyat Jakarta, telah mengirimkan surat resmi ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, yang pada initinya, mengusulkan pengganti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi di pindahkan ke lahan kosong yang ada di Kepulauan Seribu.
Dalam surat Pendopo Rakyat Jakarta disampaikan, “Mohon ijin menyampaikan saran dan masukan perihal penanganan sampah di DKI Jakarta, sampai saat ini belum ada solusi yang jitu”
Kami atas nama ketua umum Relawan Pemenang Pramdul Pendopo Rakyat Jakarta ikut peduli terhadap permasalahan sampah yang tidak kunjung selesai dan teratasi
Kami punya saran dan masukan guna di telaah dan di dalami oleh team yang ahli di bidang nya. Guna penanganan permasalahan sampah di jakarta kami punya solusi yaitu :
Di Pulau Seribu Jakarta ada beberapa pulau yang tidak berpenghuni masyarakat di pulau tersebut. Sehingga bisa di gunakan untuk pembuangan sampah dengan cara di perluas dan di lebar kan ke Utara satu kilometer,di lebar ke Selatan satu kilometer, di lebar kan ke Timur satu kilometer dan di lebar kan ke Barat satu kilometer dengan batas Pulau sampah dengan laut tersebut di buat kan pemasangan turap sheet pile (lempengan beton).
Setelah pemasangan sheet pile terpasang dengan baik dan di upayakan lempengan satu dengan yang lain di pastikan rapat tidak ada celah sampah yang sudah masuk bercampur dengan air laut yang berakibat permasalahan lingkungan dan ekosistem laut.
Setelah pemasangan sheet file selesai di pastikan aman dari segala dampak di lanjut kan pembuatan pelabuhan (dermaga) di area pantai Utara Jakarta bisa di daerah Ancol , Marunda Muara Angke atau pun Kamal Muara untuk parkir dan pembuangan sampah dari truk.
Pengangkutan ke Pulau Seribu dilakukan dengan kapal tongkang berukuran besar, atau menggunakan konteiner tertutup
Armada tongkang tersebut untuk transportasi angkutan sampah dari dermaga ke pulau, kalau pemerintah DKI Jakarta serius untuk menangani permasalahan sampah insya Allah permasalahan sampah selesai dan teratasi. Alat penunjang pembuatan pulau sampah :
1.Sheet pile(lempengan beton)
2 Dua kapal tongkang berukuran besar
3.Demaga
4.SDM yang ahli di bidang nya.
Terkait penanganan permasalahan sampah di DKI Jakarta sudah di diskusikan dengan Dedy Setiono Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta
Beliau bilang menunggu kajian dan restu dari Gubernur dan Wakil, ungkap Hendrik Nur-Salim, 17/7/2026.
Penulis : P.Sianturi


















