Gunungsitoli,KabarOnenews.com-Beredar isu miring Alias tak Sedap di tengah-tengah Masyarakat melalui media sosial, Dansubdenpom 1/2-5 Nias Berikan penjelasan klarifikasi. Juma’at 10/07/2026
Kabarnya, isu tersebut diduga digiring seakan-akan mengawasi pekerjaan pembangunan Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias dan diduga mengintimidasi yang katanya mengaku seorang aktivis, Berikut Penjelasannya Kapten Cpm Hendri Silalahi
“Saya menjelaskan kejadian tersebut yang terjadi pada tanggal 19 Juli 2026 yang lalu, sekira pukul 11:00 Wib, Saya bersama empat (4) orang anggota sedang melaksanakan survey rute lokasi jembatan karya bakti skala besar di kabupaten nias yang akan dikunjungi oleh pejabat TNI dan direncanakan akan ditutup pada tanggal 30 Juli 2026 kemarin namun kegiatan tersebut di undur,
Setelah perjalanan menuju pulang saya mendapat informasi dari warga, Saya yang kebetulan berada di lokasi tersebut bahwa terjadinya keributan di kawasan proyek Revitalisasi SMA Negeri unggulan Sukma Nias yang menyangkut nama jabatan dan institusi kami yang mengatakan bahwa kami melakukan pengamanan atau pun pengawasan diproyek tersebut,
Selanjutnya, karena jarak tidak terlalu jauh kami berinisiatif singgah kelokasi untuk mengklarifikasi bahwa dugaan tersebut tidak benar hingga sampai saat ini kami tidak pernah terlibat ataupun melibatkan diri dalam kegiatan pengamanan dilokasi proyek itu,
Lalu sesampainya kami dilokasi kami menemui sejumlah masyarakat yang sedang duduk diwarung dalam lokasi proyek melihat kedatangan kami, seseorang yang tidak kami kenal merekam video kedatangan kami sembari melempar bahasa tuduhan yang tidak benar, Sambil merekam dan melempar tuduhan yang tidak benar kepada kami meski demikian, kami tidak terpancing emosi dan menyikapinya dengan baik, tidak lama kami berdiskusi dilokasi tersebut, Kemudian kami meninggalkan lokasi,
Perlu kami tegaskan bahwa kami tidak ada kepentingan apapun dalam kegiatan proyek apalagi mengunakan kewenangan jabatan saya, dan kami tidak ada bermaksud untuk mengintimidasi siapa pun dalam hal ini sehingga perlu kami lakukan klarifikasi berita dan informasi yang beredar luas di tengah masyarakat dan media sosial agar tidak terjadi kesalahan pahaman dikemudian hari.” Jelasnya Dan sub denpom 1/2-5 Nias kepada awak media.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak yang menamakan dirinya Aktivis pada saat itu, Namun awak media akan berusaha menghubungi yang bersangkutan dalam waktu dekat.
(Edward lahagu)


















