Pangkalpinang, Kabar One News.com – Penyelesaian pekerjaan Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Propinsi Bangka belitung (Babel), terutama di Sekolah Raudhatul Athfal (RA) Perwanida lll, di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Bacang Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.pada Rabu (8/7/2026) masih terus berlangsung.
Terlihat pekerjaan hampir selesai, dimana sejumlah pekerja masih terlihat melakukan perapian pembuatan pagar sekolah dan penyelesaian instalasi listrik ruangan. Salah seorang pekerja membenarkan hal tersebut.
“Hampir beres, dan tidak sampai sebulan lagi pekerjaan ini akan selesai. Hanya masih pekerjaan pemasangan instalasi listrik serta perapian saja, ” ujar pekerja tersebut.
Pada pemantauan sebelumnya, terlihat ada pasangan batangan rangka atap baja ringan (kanal) yang telah berkarat dan salah satu titiknya berlobang banyak karena kesalahan pemboran. Terlihat juga salah satu bagian kanal bermasalah ini sekilas tampak seperti kanal lama, karena warnanya mulai memudar berbanding yang lainnya.
Namun saat pemantauan ulang, bagian atap plapon pada ruangan kelas tersebut dimana ltitik lokasi ditemukan sejumlah kanal bermasalah tersebut, telah tertutup rapat karena proses pemasangan telah selesai dikerjakan.
Apakah batangan rangka kanal bermasalahl tersebut telah digant, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementerian PU RI Dirjen Prasarana Strategis, Satker Prasarana Strategis Propinsi Bangka Belitung yaitu Roby telah berusaha dihubungi kembali melalui pesan WA pada Kamis (9/7/2026). Namun hingga berita ini rilis (10/7/2026) belum merespon juga.
Sebelumnya, pihak kontraktor atau penyedia jasa melalui pelaksana lapangannya, yaitu Pita dilokasi proyek telah menjelaskan permasalahan sejumlah temuan saat itu dilapangan baik terkait karat maupun ketebalan genteng atap metal (metal roof) berpasir.
Terkait dengan adanya sejumlah karat pada batangan rangka atap baja ringan (kanal), dikatakan Pita hal itu karena rangka atap tersebut saling ketimpa/bertindih.
“Itu karat karena ketimpa aja, “kata Pita beralasan.
Pita menyebutkan, jika perakitan rangka atap baja ringan tersebut telah dimulai pada bulan Februari 2026 lalu.
“Untuk fabrikasi rangka atap pada bulan Februari,, tetapi baru dipasang pada bulan (Mei) ini, “terangnya.
Saat ditanyakan batangan rangka baja ringan yang telah berkarat tersebut apakah material baru atau bekas, dikatakan Pita material baru.
“Material baru semua. Kami memakai ada 3 merek. “Katanya.
Terkait adanya bagian material baja ringan yang bolong – bolong pada titik tertentu karena kesalahan pengeboran, dijelaskan Pita karena perubahan ketinggian pemasangan.
“Seting ulang lagi, karena ada perubahan ketinggian. Sehingga rangka yang telah terpasang dibongkar dan kemudian dipasang lagi dengan baja ringan yang sudah ada, “jelasnya.
Mengenai ketebalan genteng metal roof berpasir, disebutkan Pita sesuai spek.
“Kita memakai 0,4 hingga 0,45 sesuai speksifikasi, “katanya.
Dalam hal pemakaian material genteng metal roof ini, Pita merasa was-was tentang keuntungan.
“Dengan ketebalan seperti ini, kita ngak tahu apakah bisa untung atau tidak, “ujarnya.
Saat ditanyakan mengapa ada temuan potongan metal roof yang tipis dan diperkirakan ukurannya dibawah 0,4 mm, dijelaskan Pita material tersebut diperkirakan sisa material lama.
“Itu bukan punya kami, mungkin material lama, jelas Pita (16/6) saat itu.
Untuk proyek ini, pada plang informasinya diketahui dikerjakan oleh PT Bintang Milenium Perkasa dengan Pagu Rp 19,2 milyar dari APBN tahun 2025 – 2026. Paket pekerjaan ada pada 5 lokasi, dengan Kota Pangkalpinang terdapat 1 paket, Kabupaten Bangka Tengah 1 Paket dan Kabupaten Bangka ada 3 paket . Proyek ini dibawah Kementerian PU RI Dirjen Prasarana Strategis, Satker Prasarana Strategis Propinsi Bangka Belitung (Har)



















