Kabar One News .com- BALIKPAPAN, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, secara resmi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Polda Kaltim.
Prosesi yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Mahakam, Mapolda Kaltim, Balikpapan, pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Salah satu rotasi strategis dalam upacara tersebut adalah posisi Wakapolda Kaltim.
Irjen Pol Dr. H. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda, resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinannya.
Beliau mendapatkan promosi kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang dua (Irjen Pol) dan dipercaya mengemban amanah baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri.
Dalam apel pagi yang digelar sebelumnya pada Senin (5/1/2026), Irjen Pol Sabilul Alif telah menyampaikan salam pamit serta apresiasi mendalam kepada seluruh personel.
Beliau berterima kasih atas dedikasi jajaran Polda Kaltim yang telah bekerja sama menjaga kondusivitas wilayah selama masa jabatannya.
Jabatan Wakapolda Kaltim kini resmi diisi oleh Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han.
Sosok yang dikenal sebagai jenderal spesialis antiteror ini sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau.
Selain posisi Wakapolda, sertijab kali ini juga meresmikan pergantian jabatan Dirlantas Polda Kaltim dan Kapolresta Balikpapan.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan bahwa mutasi ini merupakan langkah penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.
“Rotasi ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengamanan objek vital, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan Timur pada tahun 2026 ini,” tegas Kapolda.
Profil Singkat Wakapolda Kaltim Baru:
Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo
Kehadiran Brigjen Pol Adrianto Jossy dipandang sebagai langkah strategis Polri dalam memperkuat keamanan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berikut adalah rekam jejak beliau:
Pendidikan
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 dengan keahlian mendalam di bidang reserse.
Karier Densus 88
Memiliki rekam jejak panjang sebagai “pemburu teroris”, termasuk pernah menjabat sebagai Direktur Penindakan Densus 88 AT Polri dan Kasatgaswil Densus 88 di wilayah rawan seperti Papua dan Sulawesi Tengah.
Pengalaman Kewilayahan
Sukses menjabat sebagai Wakapolda Riau (2025–2026), di mana beliau berhasil memimpin penanganan penambangan emas ilegal dan stabilitas keamanan wilayah.
Penugasan Brigjen Pol Adrianto Jossy di Kaltim diharapkan mampu memberikan proteksi ekstra terhadap ancaman radikalisme dan gangguan keamanan transnasional, mengingat posisi Kaltim sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
NK



















