Jakarta, Kabaronenews.com,-Personel gabungan PPSU, Dinas Perhubungan, Sudin Sumber Daya Air, Satpol PP, dan TNI Polri, Pemerintah Kota Jakarta Pusat, menertibkan tujuh bangunan liar (Bangli) yang berdiri di atas saluran air sepanjang Jalan Kampung Bali XXXII RT 02 / RW 09, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, 8/7/2026.
Penertiban menggunakan perlengkapan dua truk sampah dan satu alat berat becho dipimpin langsung Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekko Administrasi Jakarta Pusat, Suprayogie didampingi Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami, dan Lurah Kampung Bali Musa.
Menurut Lurah Dwiarti Indriani Utami mengatakan, tujuh bangunan liar berdiri di atas saluran air yang telah diokupasi selama puluhan tahun. Keberadaan bangunan liar ini melanggar Perda No.8 Tahun 2007 perihal ketertiban umum.
“Kami menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas saluran air menindaklanjuti pengaduan warga. Hari ini, kami melakukan penertiban untuk mengembalikan fungsi fasos dan fasum,” ujarnya.
Dijelaskannya, penataan pembuatan saluran dan jalan dilakukan pasca penertiban bangunan liar di Jalan Kampung Bali XXXII. Penataan akan berproses setelah penertiban rampung.
Pihaknya memberikan solusi relokasi ke rumah susun sebelum dilaksanakan penertiban bangunan liar di Jalan Kampung Bali XXXII RT 02 / RW 09, Tanah Abang, tapi tidak direspon pemilik bangunan liar.
Sebelum penertiban bangunan non permanen tersebut, Kami sudah melayangkan surat peringatan 1 hingga 3 kepada penghuni sebelum dilakukan penertiban. Mereka saat ini baru meminta lagi relokasi dan kami siap mengusulkan ke instansi terkait,” ungkapnya.
Sebagaimana disampaikan melalui Kominfotik Jakarta Pusat, Ketua RW 09 Kampung Bali Akmam menyampaikan, bangunan liar di atas trotoar di Jalan Kampung Bali XXXII sudah berulang kali diadakan warga melalui kanal cepat respon masyarakat. Pada prinsipnya warga Kampung Bali XXXII tidak keberatan dilakukan penertiban bangunan liar di atas saluran air guna mengantisipasi banjir, ucapnya.
Penulis : P.Sianturi



















