Jakarta Pusat- kabaronenews.com, Kinerja Lurah Kelurahan Petojo Selatan Kecamatan Gambir Kota Administrasi Jakarta Pusat, Ojoh Juhariah
layak dan patut kita acungi jempol, pasalnya Lurah Petojo Selatan tersebut langsung gercep( gerak cepat) melaksanakan tugas hasil rapat bersama Pemkot Jakpus dan Kecamatan Gambir, demikian disampaikan M. Syahroni,kordinator hukum dan investigasi Non Goverment Organization Jaring Pelaksana Antisipasi Keamanan (NGO Jalak) kepada Wartawan Senen (8/6).
Kami dari LSM/NGO Jalak yang melaporkan permasalahan bangunan tersebut ke Walikota Jakarta Pusat mengapresiasi langkah dan tindikan nyata yang dilakukan oleh Lurah Petojo Selatan Ojoh, bersama jajarannya dengan monitoring dan investigasi langsung ke lapangan tambah Syahroni.
Menurut Syahroni, langkah
investigasi kelokasi bangunan bermasalah di Jalan Tanah Abang V No. 6 dan No 4.untuk mengetahui sikon serta upaya mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah.
Semetara pantauan Wartawan kabaronenews.com di lokasi Jalan Tanah Abang V Lurah Petojo Selatan bersama rombongan yang didampingi dari unsur tiga pilar Babinsa,Babinkantibmas dan dibantu Manpol PP Kelurahan tampak melakukan pengecekan terhadap dua unit bangunan yang diduga bermasalah tidak sesuai PBG. Segel yang sebelumnya di sembunyikan pemborong bangunan, tampak Manpol PP Kelurahan Petojo Selatan AA. Anas dengan tegas langsung menyuruh /memerintahkan ke mandor bangun agar memasang kembali segel tersebut dan di tempatkan di sebelahan depan bangunan biar dapat dilihat masyarakat. Mas pasang segelnya didepan mas ujar Anas tegas kepada mandor.
Informasi lain yang dihimpun dari sejumlah sumber, ada dua untit banguan yang diduga tidak sesuai dengan Izin, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Diketahui Lokasi bangunan tersebut di Jalan Tanah Abang V Petojo Selatan.
Salah satu bangunan tersebut dikabarkan sudah lama disegel oleh Sudin Citata Jakarta Pusat, walaupun sudah di segel namaun sampai saat ini kegiatan pembangunan masih berlanjut dengan cara menyembunyikan segel milik Pemkot tersebut, dan anehnya kegiatan tesebut diduga dibiarkan oleh oknum pejabat Sudin Citata.(Red)



















