kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News Daerah

Tuai Sorotan, Proyek Rehab Pada Jaringan IIrigasi Mubazir di Desa Paya Benua Rp 14 M Oleh BWS Babel Diduga Asal Jadi

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
3 bulan yang lalu
Tuai Sorotan, Proyek Rehab Pada Jaringan IIrigasi Mubazir di Desa Paya Benua Rp 14 M Oleh BWS Babel Diduga Asal Jadi
172
VIEWS

Bangka, Kabar One News. Com – Proyek pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi, yang salah satu lokasi pekerjaannya ada di Desa Paya Benua Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka, Propinsi Babel yang dikerjakan tahun 2025 lalu menuai sorotan publik.IMG 20260723 WA0001

Berdasarkan pantauan, proyek ini diduga dikerjakan asal jadi. Dan untuk jaringan irigasi di Desa Paya Benua, jenis pekerjaan yang dikerjakan berupa mengganti 2 unit daun pintu saluran dan pengecatan 1 unit daun pintu saluran yang lama.IMG 20260723 WA0003

Berita‎ Terkait

Dispersip Kotabaru Gencarkan Literasi Lewat Lomba Bercerita

Lantik 41 Kades, Bupati Kotabaru Tekankan Pelayanan dan Persatuan

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi dan Promosi Daerah

Kemudian ada pekerjaan perbaikan beton saluran irigasi dengan jenis pekerjaan yang telah dikerjakan berupa pemelesteran pada bagian tertentu dari rangkaian saluran beton tersebut pada titik yang memang perlu diperbaiki.

Hasil pekerjaan rehab plesteran terlihat kurang maksimal dan nampak asal-asalan, diperkirakan hanya saat awal pekerjaan saja yang terlihat mulus betonnya. Namun setelah beberapa bulan kemudian plesteran tersebut telah retak kembali, bahkan ada retak bercelah cukup besar dan celahnya ditumbuh rerumputan dengan keadaan retak memanjang dari pondasi keatas saluran.

Kondisi rehab plesteran yang kembali retak tersebut memunculkan pertanyaan terkait kekuatan plesteran apakah sudah sesuai dengan komposisi campuran maupun mutu yang tertera dalam.speksifikasinya, atau justru sebaliknya.

Ironisnya, pekerjaan rehab jaringan irigasi di Desa Paya Benua yang memakan uang Negara sangat besar ini dengan manfaat yang boleh dikatakan tidak ada sama sekali, dengan mengabaikan bagian pekerjaan yang seharusnya dikerjakan perbaikannya.

Seperti terlihat rangkaian saluran beton yang hampir roboh, ternyata tidak diperbaiki sama sekali. Terlihat sepanjang sekitar 2 meteran saluran tersebut, dari sisi atas belakang hingga kebawah arah pondasi masiih berongga yang apabila dibiarkan berterusan, dipastikan bisa ambruk tidak kuat menahan gerusan terutama air hujan.

Dan terkait penggantian daun pintu air sebanyak 2 unit, dengan 1 unit lagi hanya dilakukan pengecatan ulang daun pintu yang lama. Untuk 1 unit daun pintu air yang dicat ulang tersebut, pengecatannya nampak hanya pada sisi atas, dengan sisi bawah terlihat sudah mulai berkarat kembali.

Sementara untuk penggantian salah satu daun pintu air dari 2 unit yang diganti, ternyata daun pintu yang lama tidak dibongkar dan dibiarkan teronggok pada posisi lamanya. Hal ini membuat aliran air tertahan, sementara pemasangan daun pintu yang baru pada posisi disebelah daun pintu lama.

Kenyataan ini membuat daun pintu yang baru tidak ada kegunaan sama sekali walaupun memang bisa disetel naik turun. Tidak bergunanya daun pintu ini karena aliran air tertahan oleh daun pintu lama yang tidak dibongkar tersebut.

Seorang warga yang berhasil ditemui sebelumnya, yaitu Pendi bersama rekannya membenarkan hal tersebut.

“Pintu air yang baru ini tidak berguna karena tidak bisa mengatur aliran air. Hal ini karena daun pintu yang lama dan tertanam dibeton tidak dibongkar. Oleh karena daun pintu lama tersebut macet, otomatis menahan aliran air. “Ujarnya.

Warga tersebut juga mempertanyakan manfaat proyek ini, sebab disekitaran area proyek tidak ada lagi kegiatan penanaman padi ataupun persawahan.

“Disini tidak ada lagi aktifitas penanaman padi. Sekitar 10 tahun yang lalu memang ada aktifitas persawahan, tetapi kini terhenti sama sekalinya. “Katanya.

Dilanjutkan, aktifitas yang dilakukan masyarakat dilokasi tersebut hanya berupa penanaman sayur-sayuran saja.

“Paling sekarang adalah petani yang mengusahakan kawasan ini untuk menanam sayuran seperti timun dan cabe. “Jelasnya.

Pihak warga juga mempertanyakan urgensi dari diadakannya proyek yang memakan anggaran cukup besar tersebut yang mereka nilai mubazir.

“Tampaknya proyek ini hanya memubazirkan uang Negara saja tanpa manfaat yang jelas, “ungkap mereka.

Dibagian hilir dari jaringan irigasi yang direhab tersebut hanya terlihat hamparan semak belukar. Saat ditelusuri mengikuti jalanan kebun yang ada, terlihat hanya segelintir warga memanfaatkan lahan untuk menanam aneka sayuran, dan ada juga yang mengusahakan lahan untuk beternak sapi. Tidak nampak sama sekali areal yang ditanami padi.

Pihak PPK Proyek dari Balai Wilayah Sungai Propinsi Babel yaitu Bernard telah berusaha dihubungi melalui Pesan WA dengan nomor yang tersedia pada Rabu (22/7/2026). Pesan terlihat contreng dua, namun hingga berita ini tayang (23/7/2026) belum ada respon.

Sebelumnya di plang informasi proyek yang berupa spanduk yang digantung dipohon besar tertera jika proyek ini berupa Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I/D.I.R Kewenangan Daerah Propinsi Babel. Proyek berada dibawah Kementerian PU Dirjen Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka belitung SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Babel.

Lokasi pekerjaan D. I. R Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan. Nilai Kontrak Rp 14,1 milyar, dengan Sumber Dana APBN 2025. Untuk tanggal dan nomor kontrak : HK. 02.01./08/IKD-Babel/Bws 23.7.1/2025 dan 24 Juni 2025, dengan jangka waktu pelaksanaan 90 hari Kalender, serta masa pemeliharan 90 hari. Dengan Kontraktor PT Brantas Abipraya.

Dan sesuai prinsip keberimbangan dalam Kode Etik Jurnalistik, sebagaimana tertera dalam UU Pers nomor 40 tahun 1999, Media memberikan ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait yang disebutkan dalam berita, agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Har)

SendShareTweet

Related‎ Posts

Dispersip Kotabaru Gencarkan Literasi Lewat Lomba Bercerita
Daerah

Dispersip Kotabaru Gencarkan Literasi Lewat Lomba Bercerita

Oktober 21, 2026
3
Lantik 41 Kades, Bupati Kotabaru Tekankan Pelayanan dan Persatuan
Daerah

Lantik 41 Kades, Bupati Kotabaru Tekankan Pelayanan dan Persatuan

Oktober 21, 2026
26
Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi dan Promosi Daerah
Daerah

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi dan Promosi Daerah

Oktober 21, 2026
6
Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat dan RS di Tanjung Lalak
Daerah

Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat dan RS di Tanjung Lalak

Oktober 21, 2026
8
Diskominfo Kotabaru Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Daerah

Diskominfo Kotabaru Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Oktober 21, 2026
6
Disdukcapil Kotabaru Gandeng Tiga Instansi, Percepat Layanan Publik
Daerah

Disdukcapil Kotabaru Gandeng Tiga Instansi, Percepat Layanan Publik

Oktober 21, 2026
7
Tak Kuat Cium Bau Menyengat, Warga Sidomukti Seret PT CIMP ke Meja Dewan
Daerah

Tak Kuat Cium Bau Menyengat, Warga Sidomukti Seret PT CIMP ke Meja Dewan

Oktober 19, 2026
11
Fraksi Golkar Soroti SiLPA dan Pemerataan Pembangunan dalam RAPBD 2027
Daerah

Fraksi Golkar Soroti SiLPA dan Pemerataan Pembangunan dalam RAPBD 2027

Oktober 19, 2026
7
Fraksi PAN Sampaikan Catatan terhadap RAPBD TA 2027
Daerah

Fraksi PAN Sampaikan Catatan terhadap RAPBD TA 2027

Oktober 19, 2026
7
Proyek Trotoar Cawang Rp40,7 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran K3 dan Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Daerah

Proyek Trotoar Cawang Rp40,7 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran K3 dan Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

Oktober 19, 2026
88

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kotabaru Gelar Rembuk Stunting 2025, Sinergi Kuat Menuju Generasi Emas 2045

Kotabaru Gelar Rembuk Stunting 2025, Sinergi Kuat Menuju Generasi Emas 2045

1 tahun yang lalu
31
Pemkab Kotabaru Hadiri Upacara Adat Bawanang sebagai Bentuk Komitmen Pelestarian Budaya Lokal

Pemkab Kotabaru Hadiri Upacara Adat Bawanang sebagai Bentuk Komitmen Pelestarian Budaya Lokal

1 tahun yang lalu
47
Siap Jadi Percontohan, Plt. Lurah Sumber Rejo Dorong Kang Bejo Jadi Model Kampung Madani

Siap Jadi Percontohan, Plt. Lurah Sumber Rejo Dorong Kang Bejo Jadi Model Kampung Madani

8 bulan yang lalu
18

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Proyek Trotoar Cawang Rp40,7 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran K3 dan Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

    Proyek Trotoar Cawang Rp40,7 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran K3 dan Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik 41 Kades, Bupati Kotabaru Tekankan Pelayanan dan Persatuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terdakwa Dituntut Dua Tahun, Penasihat Hukum Tidak Melakukan Pembelaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi C DPRD Lamongan Sidak Lima Pabrik Dolomit Paciran, Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal Polusi Debu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA