LAMONGAN , KabarOne News.com- Warga Perumahan Graha Indah, Paciran, Lamongan menggelar protes keras akibat masifnya polusi debu putih sisa pengolahan batu yang mengepung permukiman mereka. Polusi udara ini memicu gangguan pernapasan akut, sehingga warga mendesak perusahaan segera memasang alat pengendali debu (dust collector) dan mengevaluasi total sistem penyaringan udara mereka.
Merespons jeritan warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan bergerak cepat. Sekretaris DLH Kabupaten Lamongan Inganatul Muhimmah mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Lamongan Etik Sulistyani menegaskan akan menerjunkan tim ke lapangan pada hari Senin untuk memeriksa secara total lima industri dolomit di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi legalitas, persetujuan lingkungan, pengendalian pencemaran udara/air, hingga pengelolaan limbah B3.
“Jika hasil verifikasi menunjukkan pelanggaran, kami akan berikan evaluasi tegas. Secara teknologi, debu ini harusnya bisa dieliminasi agar industri dan masyarakat bisa berdampingan,” tegas Sekretaris DLH Lamongan. Minggu sore 13 September 2026, di Caffee Wetan Kali Dekat Paciran.
Di sisi lain, perwakilan pihak perusahaan, H. Warto, memilih bersikap kooperatif dan enggan berspekulasi lebih jauh. “Sementara kita tidak bisa menyimpulkan terlalu dini. Kita mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh pihak DLH dan menunggu hasil pihak dinas lebih lanjut untuk turun ke lapangan,” ujarnya.
Namun, terdapat perbedaan keterangan mengenai jenis material yang diolah. Staf perusahaan SDL, Luthfi, mengklarifikasi bahwa aktivitas di lokasi tersebut bukanlah penggilingan batu kapur atau dolomit, melainkan penggilingan bintonite.
Fakta operasional perusahaan, izin operasi terdaftar sebagai penggilingan batu kapur/dolomit. Realisasi produksi, melakukan penggilingan bintonite tanpa proses granulasi.
Asal bahan baku, dikirim dari Blitar (digunakan untuk penguatan cangkang telur ayam sebagai bahan dasar pakan ternak unggas).
Distribusi produk, hasil produksi dikirim ke perusahaan Pokphand Sidoarjo, serta berbagai wilayah di luar daerah hingga luar Jawa. Sementara itu, aktivitas penggilingan dolomit diklaim berada di sisi timur.(Red).



















