kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News Metropolitan

Pedagang Keluhkan Dugaan Intimidasi dan Jual-Beli Kios, dan Lahan Taman Kadishub DKI Didesak Evaluasi dan Copot Kepala Terminal Senen

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
16 detik yang lalu
Pedagang Keluhkan Dugaan Intimidasi dan Jual-Beli Kios, dan Lahan Taman Kadishub DKI Didesak Evaluasi dan Copot Kepala Terminal Senen
1
VIEWS

Berita‎ Terkait

Mendikdasmen Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi

Refresing RT, RW, LMK, FKDM 2026 Ditutup, Kebersamaan Warga Petojo Utara Jadi Kekuatan Utama

HUT ke-11 Sudut Pandang, Menteri Koperasi Ferry Juliantono hingga OC Kaligis Raih Award 2026

Jakarta Pusat, kabaronenews.com – Penggiat antikorupsi sekaligus Koordinator Hukum dan Investigasi LSM/NGO Jaring Pelaksana Keamanan (Jalak), M. Syahroni, mendesak Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin segera mengevaluasi kinerja Kepala Terminal Senen, Bona Siregar.IMG 20260911 WA0014
Desakan tersebut mencuat menyusul adanya keluhan sejumlah pedagang terkait dugaan intimidasi, keberadaan oknum yang disebut-sebut sebagai preman dan makelar kios, hingga dugaan praktik jual-beli atau pengalihan kios kepada pihak lain di kawasan Terminal Senen, Jakarta Pusat.
Syahroni mengatakan, pihaknya menerima informasi dari sejumlah pedagang yang mengaku merasa tidak nyaman dengan kondisi di lingkungan terminal. Bahkan, menurut dia, terdapat dugaan keterlibatan oknum tertentu yang disebut kerap melakukan tekanan terhadap pedagang.
“Kami mendapatkan informasi dari sejumlah pedagang bahwa Kepala Terminal Senen diduga melakukan persekongkolan dengan oknum preman dan makelar kios. Oknum tersebut diduga dipelihara untuk melakukan intimidasi terhadap sejumlah pedagang dengan tujuan menguasai kios dan kemudian menjual atau mengalihkannya kepada pihak lain,” kata Syahroni kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).
Atas informasi tersebut, Syahroni meminta Dishub DKI Jakarta tidak tinggal diam. Ia mendorong adanya pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Terminal Senen, termasuk tata kelola kios dan hubungan antara pengelola terminal dengan para pedagang.
“Kami mendesak Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta segera mengevaluasi dan bila ditemukan pelanggaran, mencopot Bona Siregar dari jabatannya sebagai Kepala Terminal Senen. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan sehingga merugikan pedagang,” tegasnya.
Pedagang Mengaku Merasa Tertekan
Keluhan serupa disampaikan sejumlah pedagang yang sehari-hari mencari nafkah di kawasan Terminal Senen.
Seorang pedagang perempuan berusia sekitar 60 tahun, yang meminta identitasnya tidak disebutkan dan akrab disapa “Nenek”, mengaku kerap merasa tertekan akibat ulah oknum yang disebut berada di sekitar terminal.
Menurut dia, sejumlah orang yang diduga berperan sebagai preman dan makelar kios kerap terlihat berkeliaran di kawasan Terminal Senen.
Ia menduga keberadaan mereka berkaitan dengan upaya penguasaan sejumlah lapak atau kios milik pedagang.
“Preman dan orang-orang yang diduga sebagai makelar kios itu setiap hari berkeliaran di sekitar terminal,” ujarnya.
Namun demikian, tudingan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak pengelola Terminal Senen maupun Dishub DKI Jakarta.
Pedagang lainnya, Kurdi, mengaku telah berjualan kopi di Terminal Senen selama kurang lebih tujuh tahun. Ia mengatakan situasi yang dirasakan pedagang saat ini berbeda dibandingkan ketika terminal dipimpin kepala terminal sebelumnya.
“Selama kepemimpinan kepala terminal sebelumnya, kami sebagai pedagang merasa aman dan nyaman. Setelah terjadi pergantian pimpinan, kami mulai merasa kurang nyaman dan sering diusik oleh oknum dengan berbagai cara,” kata Kurdi.
Pedagang Mengaku Diminta Mengosongkan Lapak
Keluhan lebih keras disampaikan Nasution, 45, pedagang lainnya. Ia mengaku pernah mendapat tekanan untuk membongkar dan mengosongkan lapak yang telah lama digunakannya untuk berjualan.
“Saya dipaksa untuk membongkar dan mengosongkan lapak tempat saya sudah lama berjualan,” ujar Nasution, Jumat (11/9/2026).
Menurut Nasution, persoalan tersebut membuat dirinya dan sejumlah pedagang lainnya merasa khawatir kehilangan tempat usaha yang selama ini menjadi sumber penghasilan.
Para pedagang berharap pemerintah daerah dapat turun tangan memastikan pengelolaan kios dan lapak di Terminal Senen berlangsung transparan, adil, serta tidak merugikan pedagang yang telah lama menjalankan usaha.
Dishub DKI Diminta Buka Tata Kelola Kios
Syahroni menilai dugaan persoalan kios tidak cukup diselesaikan secara internal. Ia meminta Dishub DKI Jakarta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas penguasaan kios, mekanisme penempatan pedagang, pungutan yang diberlakukan, hingga kemungkinan adanya pengalihan kios kepada pihak lain.
“Kalau benar ada praktik jual-beli atau pengalihan kios kepada pihak lain, harus dibuka siapa yang menguasai kios, bagaimana prosesnya, siapa yang memberikan izin, dan apakah semuanya sesuai aturan,” katanya.
Ia juga meminta pengawasan diperkuat untuk mencegah munculnya praktik percaloan, intimidasi, maupun penguasaan fasilitas publik oleh pihak-pihak tertentu.
Menurut Syahroni, Terminal Senen merupakan fasilitas publik yang semestinya dikelola secara profesional dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk para pedagang yang menggantungkan hidupnya di kawasan tersebut.
“Jangan sampai fasilitas publik justru menjadi ruang bagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Dishub DKI harus turun tangan dan memeriksa persoalan ini secara objektif,” pungkasnya.
Belum Ada Klarifikasi
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta,
Budi Awaluddin dan
Kepala Unit Pengelola Terminal (UPT) Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Zulkifli
belum memberikan keterangan terkait berbagai keluhan dan dugaan yang disampaikan para pedagang.
Sama halnya dengan Sigit ,selaku Kepala Operasional Terminal dan Angkutan Jalan DKI Jakarta juga belum memberikan keterangan resmi.
Kepala Terminal Senen Jakarta Pusat,Bona Siregar saat dikonfirmasi Jumat (11/9)diruang kerjanya menjelaskan keberadaan kios yang di lokasi akses jalan menuju pasar jaya, tersebut, tidak bertuan dan layak untuk dimanfaatkan, kebetulan ada pedang boru Nainggolan yang mengusulkan ke saya dua bulan lalu untuk diajukan untuk wajib retribusi sehingga kita mengajukan ke UPT. Pungkas bona berkelit.
Konfirmasi dan klarifikasi dari pihak terkait masih dinantikan untuk memberikan penjelasan mengenai tata kelola kios, keberadaan pihak-pihak yang disebut sebagai preman atau makelar, serta tudingan intimidasi terhadap pedagang.
Pihak Dishub DKI Jakarta juga diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai mekanisme resmi pengelolaan kios dan lapak di Terminal Senen serta langkah pengawasan yang dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan. (Red)

SendShareTweet

Related‎ Posts

Mendikdasmen Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi
Metropolitan

Mendikdasmen Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi

September 5, 2026
11
Refresing RT, RW, LMK, FKDM 2026 Ditutup, Kebersamaan Warga Petojo Utara Jadi Kekuatan Utama
Metropolitan

Refresing RT, RW, LMK, FKDM 2026 Ditutup, Kebersamaan Warga Petojo Utara Jadi Kekuatan Utama

September 5, 2026
17
HUT ke-11 Sudut Pandang, Menteri Koperasi Ferry Juliantono hingga OC Kaligis Raih Award 2026
Metropolitan

HUT ke-11 Sudut Pandang, Menteri Koperasi Ferry Juliantono hingga OC Kaligis Raih Award 2026

September 5, 2026
10
Refresing RT, RW,02 LMK ,FKDM Perkuat Kolaborasi
Metropolitan

Refresing RT, RW,02 LMK ,FKDM Perkuat Kolaborasi

September 4, 2026
46
Pemasangan Turap di Atas Genangan Air. Proyek Rp1,13 Miliar di Kayu Putih Diduga Bermasalah, Pengawasan Sudin SDA Jakarta Timur Dipertanyakan
Metropolitan

Pemasangan Turap di Atas Genangan Air. Proyek Rp1,13 Miliar di Kayu Putih Diduga Bermasalah, Pengawasan Sudin SDA Jakarta Timur Dipertanyakan

September 3, 2026
45
Pecah, Malam Puncak HUT RI Ke 81 Warga RW 02 Kelurahan Petojo Utara
Metropolitan

Pecah, Malam Puncak HUT RI Ke 81 Warga RW 02 Kelurahan Petojo Utara

Agustus 22, 2026
47
Mitra Driver Gojek Kibarkan Merah Putih, Pertama dan Satu-Satunya di Indonesia!
Metropolitan

Mitra Driver Gojek Kibarkan Merah Putih, Pertama dan Satu-Satunya di Indonesia!

Agustus 19, 2026
17
SAMBUT HUT KEMERDEKAAN RI KE 81, KETUA RT011 DAN WARGA MENGAPRESIASI KETUA RW 02 , KELURAHAN PETOJO UTARA
Metropolitan

SAMBUT HUT KEMERDEKAAN RI KE 81, KETUA RT011 DAN WARGA MENGAPRESIASI KETUA RW 02 , KELURAHAN PETOJO UTARA

Agustus 19, 2026
21
Warga RT 09/ RW 02 Kelurahan Petojo Utara Meriahkan HUT Ke-81 RI dengan Beragam Lomba
Metropolitan

Warga RT 09/ RW 02 Kelurahan Petojo Utara Meriahkan HUT Ke-81 RI dengan Beragam Lomba

Agustus 17, 2026
65
Warga Pembangunan 5 RW02 Kelurahan Petojo Utara Rayakan HUT RI ke 81
Metropolitan

Warga Pembangunan 5 RW02 Kelurahan Petojo Utara Rayakan HUT RI ke 81

Agustus 16, 2026
100

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Walikota Jakpus Minta SDA Percepat Pengerukan Anak Kali Ciribut Antisipasi Genangan dan Banjir

Walikota Jakpus Minta SDA Percepat Pengerukan Anak Kali Ciribut Antisipasi Genangan dan Banjir

8 bulan yang lalu
24
Pemkab Kotabaru Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-21 Guru Sekumpul

Pemkab Kotabaru Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-21 Guru Sekumpul

8 bulan yang lalu
21
UMKM Jangan Tumbang di 2026: Spirit Satu Abad NU sebagai Solusi Bertahan di Pasar yang Tak Konsisten

UMKM Jangan Tumbang di 2026: Spirit Satu Abad NU sebagai Solusi Bertahan di Pasar yang Tak Konsisten

7 bulan yang lalu
44

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Warga Dusun Karang Sekaran Adakan Tasyakuran dan Kirim Doa untuk Ahli Kubur

    Warga Dusun Karang Sekaran Adakan Tasyakuran dan Kirim Doa untuk Ahli Kubur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JPU Erma Oktora Diteriaki Minta Uang 200 Juta Untuk Meringankan Tuntutan Perkara Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUGAAN PENGANIAYAAN WARGA MEDAN MASIH BERGULIR DI POLRES TUBAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Revitalisasi SDN Karangbinangun APBN 2026 jadi sorotan masyarakat.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nyawa Dipertaruhkan di Ujung Rujukan, Warga Sidogembul Meninggal: Mengapa Permintaan ke RSI Nashrul Ummah Tak Dikabulkan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA