Lamongan,KabarOneNews.com– Suasana khusyuk menyelimuti Dusun Karang, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. Warga setempat menggelar kegiatan Tasyakuran dan kirim doa bersama untuk ahli kubur, Minggu (7/9/2026).
Kegiatan rutin ini menjadi wujud rasa syukur, kepedulian sosial, sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah mendahului.
Acara slametan dan tahlil bersama dilanjutkan dengan ziarah serta doa bersama di makam Dusun Karang untuk mendoakan arwah ahli kubur.
Kegiatan diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat dusun, RT/RW, dan seluruh warga Dusun Karang Kecamatan Sekaran.
Pusat kegiatan dipusatkan di makam umum Dusun Karang, Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan,Minggu, (10 /092026).
Slametan dan kirim doa ini merupakan tradisi turun-temurun warga Nahdliyin. Tujuannya untuk mendoakan arwah keluarga dan leluhur, mempererat tali silaturahmi antar warga, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga dusun.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil, yasin, dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Setelah itu warga menggelar slametan dengan membawa nasi Tumpeng dan lauk pauk sebagai bentuk sedekah.sebelumnya acara yang sering diadakan setiap hari Jumat Wage tak pernah memakai tumpeng selama ini seakan melupakan adat dan budaya.
Rangkaian dilanjutkan dengan pembacaan memanjatkan doa khusus untuk para ahli kubur.
Kepala Desa karang Muhtar dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga untuk menanamkan nilai gotong royong dan kepedulian antar warga.insya Allah pada hari Minggu besok kita mulai adakan pengurukan makam berkat partisipasi donatur dari seluruh warga dusun karang.kami dari pemdes karang mohon rukun guyub seluruh warga,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan oleh Agus Afandi Ketua Penjaga Makam umum Islam kepada awak media mengatakan,”Melalui doa bersama ini kita mendoakan orang tua, leluhur, dan seluruh ahli kubur. Semoga amal ibadah mereka diterima dan kita yang masih hidup diberi keselamatan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekhusyukan. Warga berharap tradisi baik ini terus dilestarikan sebagai pengingat bahwa hubungan dengan yang telah wafat tetap terjalin melalui doa. (As.Red)



















