SEMARANG,kabaronenews.com– PT PLN Indonesia Power (IP) UBP Semarang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
Salah satunya melalui program Khitan Massal Gratis menyambut liburan sekolah. Sebanyak 50 anak dari warga ring 1 PLN Indonesia Power dan masyarakat umum di Kota Semarang mengikuti kegiatan tersebut di Klinik Pratama Hasna, Semarang.
Ketua LAZ Annur PLN Indonesia Power UBP Semarang, Sutarto mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mendapatkan layanan khitan yang aman dan nyaman. Ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran PLN Indonesia Power di tengah masyarakat,” ujarnya di lokasi acara, Selasa (24/6/2025).
Selaras akan hal itu, Dadan Budiansyah, Officer Community Development PLN Indonesia Power UBP Semarang menambahkan bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial dan spiritual.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk hidup bersih dan taat beribadah. Semoga anak-anak yang dikhitan segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa, serta kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perusahaan,” jelasnya.
Kepala Perwakilan IZI Jawa Tengah, Djoko Adhi Saputro, juga menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan PLN Indonesia Power.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN Indonesia Power UBP Semarang atas kerja sama yang luar biasa. Program ini sangat dinanti, terutama oleh masyarakat yang belum memiliki akses layanan khitan karena keterbatasan biaya dan belum tercakup dalam BPJS. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.
Rasa syukur juga disampaikan oleh Kushartini, salah satu orang tua peserta khitan massal.
“Alhamdulillah anak saya bisa ikut khitan gratis. Ini sangat membantu bagi kami yang ekonominya terbatas. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar lebih banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa merasakan manfaatnya,” tuturnya haru.
Di sisi lain, Amar (11) peserta khitan dari Jangli kota Semarang mengaku lega dirinya sudah selesai dikhitan. ” Lega, sudah selesai khitannya, ternyata tidak sakit, cuman agak sakit sedikit pas pertama,” kata siswa kelas 5 SD Negeri Karanganyar Gunung 02.
Selain layanan khitan metode klamp, seluruh peserta juga mendapatkan fasilitas gratis berupa uang santunan, obat-obatan, sesi kontrol pasca khitan, serta edukasi kesehatan dalam sesi tanya jawab bersama dr. Zulfa selaku Kepala Klinik Pratama Hasna.
AMR



















