Lamongan, KabarOne News.com-Respon Bupati Lamongan H.Yuhronur Efendi M. B. A M. EK. atas banyaknya nelayan lamongan tidak berani melaut dan lebih memilih parkir kapal nya di tambat labuh pelabuhan nusantara brondong lamongan yang disebabkan banyaknya operasi dibarengi penangkapan oleh PSDKP di saat bekerja di tengah laut.
Hal itu di sebabkan banyak nelayan tidak mempunyai ijin kapal, kalau pun mengurus perijinan, waktu yang dibutuhkan tidak cukup sehari, seminggu, sebulan bahkan bisa setahun lebih,kondisi dilematis , melaut takut di tangkap tidak melaut hampir dipastikan tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari hari, untuk anak istri di rumah, jeritan itu disampaikan nelayan saat audiensi dengan bupati lamongan p yes satu setengah bulan yang lalu di ruang pendopo kabupaten lamongan.
Gayung bersambut respon yuhronur terhadap problems nelayan tersebut, kemarin selasa, (09/09/2025) tim dari pusat datang, terdiri dari unsur kementerian kelautan dan perikanan ukon ahmad furkhon direktur usaha penangkapan ikan ( perizinan kapal) KKP. unsur polri, kepala satuan tugas husus optimalisasi penerimaan negara, bareskrim Mabes polri, hotman, dari kementerian perhubungan , KSOP brondong . pertemuan tersebut tersebut di gelar di guest house pendopo lamongan
Dalam pertemuan tersebut Yuhronur Efendi bupati lamongan mengusulkan agar pengurusan perizinan tidak memakan waktu lama dan di permudah birokrasinya serta nelayan di beri tenggang waktu sampai ahir tahun, selama mengurus izin kapal yuhronur memohon agar tidak terjadi penangkapan oleh PSDKP, agar nelayan lamongan bisa berangkat melaut dengan rasa tenang agar bisa memenuhi kebutuhan harian mereka ( nelayan) ujarnya dengan keprihatinan yang mendalam.
Merespon semua usulan bupati p yes ( nama akrabnya) p furkon dari kementerian kelautan dan perikanan menyambut positif dan berharap segera mengurus” pas” nya dulu, untuk yang lainnya menyusul, agar nelayan lamongan segera mendapatkan kepastian hukum saat melaut dan tentu tidak dibarengi rasa hawatir di tangkap saat melaut ungkap furkon
Dalam kesempatan yang sama furkon menginformasikan bahwa pada hari ini rabo 10 September 2025 diselenggarakan simulasi pengurusan izin kapal di kantor ppn brondong, mengakhiri sambutanya(YANI)



















