Kediri, KabarOneNews.com-15 Desember 2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) resmi memperkuat jejaring kolaborasi akademik melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (UNISKA). Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mempertegas orientasi kampus pada kerja nyata yang dirasakan langsung oleh publik. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menciptakan ekosistem pengembangan mutu yang saling menguatkan, baik pada level program studi maupun pada level kegiatan akademik internasional.
MoA ini menandai komitmen bersama dalam penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas luaran akademik, termasuk publikasi, forum ilmiah, dan program inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Ruang lingkup kerja sama difokuskan pada tiga program studi utama, yakni Prodi Magister Manajemen, Prodi Manajemen, dan Prodi Akuntansi. Melalui tiga jalur tersebut, kedua fakultas membuka peluang penyelenggaraan kegiatan bersama seperti kuliah tamu, seminar tematik, penyusunan modul dan bahan ajar, kolaborasi riset dosen dan mahasiswa, serta penguatan jejaring praktisi untuk memperkaya pendekatan pembelajaran berbasis kasus. Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperluas kesempatan magang, praktik kerja lapangan, dan proyek lintas kampus yang relevan dengan dinamika ekonomi regional maupun nasional.
Penandatanganan MoA Tri Dharma Perguruan Tinggi dilaksanakan pada 27 November 2025. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Dr. Ujang Syahrul Mubarrok, S.S., S.E., M.M., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kediri, dan Dr. Abid Muhtarom, S.E., MSE, selaku Dekan FEB UNISLA. Momentum penandatanganan ini dipandang sebagai penguatan institusional yang tidak berhenti pada seremonial, melainkan menjadi pintu masuk bagi implementasi program yang terukur, terdokumentasi, dan berdampak. Dalam suasana yang penuh semangat kolaboratif, kedua pimpinan fakultas menekankan pentingnya menjadikan MoA sebagai instrumen kerja yang menggerakkan agenda bersama, dengan indikator capaian yang jelas dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan akademik.
Salah satu fokus penting dalam kesepakatan ini adalah dukungan bersama terhadap penyelenggaraan Konferensi Internasional ICAMEKA (International Conference on Accounting, Management, Economics, and UNISKA) yang ke-2. Kedua fakultas sepakat untuk memperkuat peran ICAMEKA sebagai ruang ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi industri, hingga pemangku kebijakan. Melalui konferensi tersebut, FEB UNISLA dan Fakultas Ekonomi UNISKA mendorong pertukaran gagasan yang lebih luas terkait isu-isu kontemporer, mulai dari transformasi digital dalam akuntansi dan manajemen, penguatan tata kelola organisasi, ekonomi kreatif dan UMKM, keberlanjutan bisnis, hingga pengembangan kebijakan berbasis data. Penyelenggaraan ICAMEKA II juga diproyeksikan sebagai akselerator peningkatan kualitas publikasi, kolaborasi penelitian lintas institusi, serta perluasan jejaring internasional yang berdampak pada reputasi akademik kedua kampus.
Kerja sama ini juga menempatkan sinergi antarprogram studi sebagai mesin penggerak utama. Pada Prodi Magister Manajemen, kolaborasi diarahkan pada penguatan riset terapan, penajaman metode analisis manajerial, serta pengembangan studi kasus yang relevan dengan tantangan organisasi publik dan swasta. Kedua kampus menilai bahwa program magister memiliki peran strategis dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan dan inovasi manajerial yang dapat segera diimplementasikan di dunia kerja. Pada Prodi Manajemen, kegiatan bersama akan diarahkan pada penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, penguatan kompetensi kewirausahaan, serta pengembangan pembelajaran kolaboratif yang melatih kemampuan pemecahan masalah dan kepemimpinan. Sementara itu, pada Prodi Akuntansi, fokus kolaborasi meliputi peningkatan literasi pelaporan keuangan, audit, perpajakan, hingga pemanfaatan teknologi akuntansi dan data analytics sebagai kompetensi masa depan yang makin dibutuhkan oleh dunia usaha.
Selain penguatan akademik, MoA ini memberi perhatian serius pada program “kegiatan kampus berdampak”. Konsep kampus berdampak dipahami sebagai penguatan peran perguruan tinggi agar lebih hadir menjawab persoalan nyata di masyarakat, dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, pemberdayaan, dan pendampingan berkelanjutan. Dalam kerangka ini, kedua fakultas menyiapkan peluang program pengabdian masyarakat bersama yang menyasar peningkatan kapasitas UMKM, literasi keuangan keluarga, digitalisasi pencatatan keuangan usaha kecil, penguatan manajemen koperasi, serta peningkatan kompetensi pemasaran berbasis platform digital. Program pendampingan ini dirancang agar tidak berhenti pada pelatihan satu kali, tetapi berlanjut pada mentoring, pemantauan, hingga evaluasi capaian yang dapat diukur melalui perubahan perilaku, peningkatan omzet, kerapian pembukuan, maupun penguatan akses permodalan.
Kampus berdampak juga mencakup penguatan keterlibatan mahasiswa dalam proyek sosial-ekonomi yang dirancang secara sistematis. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi ditempatkan sebagai mitra kerja lapangan yang belajar mengidentifikasi masalah, merancang solusi, dan mengevaluasi hasil. Melalui pola ini, pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan membentuk kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, seperti komunikasi profesional, kolaborasi tim, kepemimpinan, serta kepekaan sosial. Bagi dosen, kolaborasi ini membuka ruang pengembangan penelitian dan pengabdian yang saling terhubung, sehingga luaran akademik tidak terpisah dari kebutuhan masyarakat. Bagi institusi, program kampus berdampak memperkuat legitimasi sosial perguruan tinggi serta memperluas jejaring kemitraan yang dapat mendukung keberlanjutan program.
Dalam implementasinya, kedua fakultas menyiapkan mekanisme koordinasi yang menitikberatkan pada perencanaan program bersama, penyusunan jadwal kegiatan, serta penetapan target luaran. Luaran tersebut dapat berupa publikasi ilmiah bersama, prosiding konferensi, modul pelatihan untuk UMKM, kegiatan sertifikasi atau workshop kompetensi, hingga pengembangan program kolaborasi pengajaran seperti team teaching dan kuliah tamu lintas kampus. Kolaborasi juga diharapkan menguatkan budaya mutu akademik melalui saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan program studi, sistem penjaminan mutu internal, dan pengembangan layanan mahasiswa.
MoA FEB UNISLA dengan Fakultas Ekonomi UNISKA menjadi sinyal kuat bahwa perguruan tinggi Islam di Jawa Timur terus bergerak membangun sinergi berbasis kompetensi dan kebutuhan zaman. Dengan memadukan kerja sama tiga program studi, penguatan penyelenggaraan ICAMEKA II sebagai panggung akademik internasional, peneguhan Tri Dharma melalui penandatanganan resmi pada 27 November 2025, serta orientasi program kampus berdampak, kedua institusi menegaskan komitmen untuk menghasilkan kontribusi yang dapat dirasakan oleh komunitas akademik sekaligus masyarakat luas. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan melahirkan inovasi yang relevan, jejaring yang kian kuat, serta ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap tantangan ekonomi, manajemen, dan akuntansi di era transformasi digital dan tuntutan keberlanjutan.(*).


















