kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News Daerah

Mahakam Memanggil: Ribuan Hati Bersatu di Bumi Etam, Antara Pekik Aspirasi dan Janji Menjaga Rumah Sendiri

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
6 bulan yang lalu
Mahakam Memanggil: Ribuan Hati Bersatu di Bumi Etam, Antara Pekik Aspirasi dan Janji Menjaga Rumah Sendiri
48
VIEWS

SAMARINDA – kabaronenews.com – Di bawah langit Kalimantan Timur yang kian bergolak, sebuah momentum besar tengah bersiap mencatat sejarah.

Selasa, 21 April 2026, bukan lagi sekadar tanggal di kalender; ia telah menjadi panggilan bagi ribuan jiwa yang haus akan perubahan.

Berita‎ Terkait

PT SDE Perkuat UMKM Magalau Hulu, Enam Usaha Terima Bantuan

Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Kotabaru Teguhkan Persatuan

SSC Bantu Sumur Bor, Warga Bekambit Asri Dapat Akses Air Bersih

Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim memastikan bahwa arus massa dari 44 elemen organisasi akan tumpah ruah ke jalanan, membawa harapan yang digantungkan di pundak-pundak para pejuang aspirasi.

Satu Atap, Satu Perjuangan
Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim akan menjadi saksi bisu pertemuan ribuan pasang mata. Mereka tidak datang membawa kebencian, melainkan membawa keresahan tentang tata kelola tanah kelahiran, isu lingkungan yang kian mencekik, hingga tuntutan nurani melawan praktik nepotisme.

Namun, di balik orasi yang membakar semangat, ada satu ikatan kuat yang tak kasat mata: Solidaritas.

Di sudut-sudut Jalan M. Yamin dan Jalan Milono, posko-posko logistik berdiri bukan sekadar tempat singgah.

Di sana, nasi bungkus dan botol air mineral mengalir dari tangan warga biasa yang mungkin tidak ikut berorasi, namun ikut merasakan denyut perjuangan yang sama.

“Ini soal kita semua, soal masa depan anak-anak kita di Kaltim,” bisik seorang warga saat mengantar bantuan dana—sebuah potret nyata bahwa aksi ini adalah milik kolektif, milik sebuah keluarga besar bernama Kalimantan Timur.

Pengamanan yang Memeluk, Bukan Memukul

Menanggapi gelombang massa yang kian membesar, 1.900 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP telah disiagakan.

Namun, ada yang berbeda kali ini. Polda Kaltim menegaskan instruksi tegas namun teduh: Pendekatan Humanis.

Aparat diminta bertindak layaknya orang tua yang mengayomi anak-anaknya. Seragam mereka bukan pembatas, melainkan pelindung bagi saudara sebangsa agar api demokrasi tetap menyala tanpa harus menghanguskan “rumah” yang mereka tinggali bersama.

Suara Bijak dari Arus Mahakam

Tokoh-tokoh besar Bumi Etam turut bersuara dengan nada yang menggetarkan sanubari. Syaharie Jaang, Ketua FPK Kaltim, mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak, namun kedamaian adalah amanah leluhur.

“Bumi Etam adalah rumah besar kita. Jangan sampai amarah sesaat meruntuhkan sendi-sendi kedamaian yang kita bangun dengan air mata dan doa,” ujarnya.

Pesannya jelas: Perjuangan ini ibarat arus Sungai Mahakam—kuat dan tak terbendung, namun harus tetap mengalir di jalurnya agar tidak menenggelamkan harapan orang lain.

Nada serupa datang dari mimbar religi. KH Siswanto Sunandar dan KH M. Fauzi Ahmad Bahtar mengingatkan bahwa di atas politik, ada hukum tertinggi bernama Persaudaraan.

Mereka mengetuk hati para demonstran agar tangan yang menggenggam poster tuntutan tidak digunakan untuk merusak fasilitas publik yang dibangun dari peluh rakyat sendiri.

Menanti Fajar 21 April
Kini, Kalimantan Timur tengah menahan napas.

Konsolidasi terus menguat, jumlah massa diprediksi terus bertambah.

Namun, di tengah gemuruh persiapan, ada sebuah filosofi yang tetap dijunjung tinggi: Rakat (Hidup Rukun).

Akankah 21 April menjadi pembuktian bahwa Kaltim adalah daerah yang mampu bersuara paling lantang untuk kebenaran, namun tetap menjadi yang paling lembut dalam menjaga harmoni?

Semua mata tertuju pada Bumi Etam, menanti fajar yang membawa perubahan tanpa menanggalkan identitas sebagai bangsa yang beradab.

NK

SendShareTweet

Related‎ Posts

PT SDE Perkuat UMKM Magalau Hulu, Enam Usaha Terima Bantuan
Daerah

PT SDE Perkuat UMKM Magalau Hulu, Enam Usaha Terima Bantuan

Oktober 8, 2026
7
Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Kotabaru Teguhkan Persatuan
Daerah

Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Kotabaru Teguhkan Persatuan

Oktober 8, 2026
9
SSC Bantu Sumur Bor, Warga Bekambit Asri Dapat Akses Air Bersih
Daerah

SSC Bantu Sumur Bor, Warga Bekambit Asri Dapat Akses Air Bersih

Oktober 7, 2026
9
DPRD Tanbu Jawab Pendapat Bupati soal Dua Raperda
Daerah

DPRD Tanbu Jawab Pendapat Bupati soal Dua Raperda

Oktober 7, 2026
7
Pemkab Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Krisis Air
Daerah

Pemkab Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Krisis Air

Oktober 7, 2026
9
Bupati Sampaikan Pendapat atas Dua Raperda DPRD Tanah Bumbu
Daerah

Bupati Sampaikan Pendapat atas Dua Raperda DPRD Tanah Bumbu

Oktober 6, 2026
14
Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Setujui Raperda Perubahan Perda BPD
Daerah

Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Setujui Raperda Perubahan Perda BPD

Oktober 6, 2026
12
Bupati Sampaikan Pendapat atas Dua Raperda DPRD Tanah Bumbu
Daerah

Bupati Sampaikan Pendapat atas Dua Raperda DPRD Tanah Bumbu

Oktober 6, 2026
15
Reses DPRD Kotabaru Serap 664 Aspirasi Warga
Daerah

Reses DPRD Kotabaru Serap 664 Aspirasi Warga

Oktober 6, 2026
7
TGB Kunjungi Kotabaru, Titip Pesan Jaga Sejarah dan Khazanah Daerah
Daerah

TGB Kunjungi Kotabaru, Titip Pesan Jaga Sejarah dan Khazanah Daerah

Oktober 6, 2026
9

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Mobil Dikendarai Personil KPK ke Kantor Pemkab Lamongan, Ada Apa Dengan Giat Tersebut?

Mobil Dikendarai Personil KPK ke Kantor Pemkab Lamongan, Ada Apa Dengan Giat Tersebut?

1 tahun yang lalu
35
Diduga Sarat “Penyimpangan,” Ahmad Saiful, Belum Bongkar Dan Perbaiki Kembali Saluran PHB Kelapa Gading.

Diduga Sarat “Penyimpangan,” Ahmad Saiful, Belum Bongkar Dan Perbaiki Kembali Saluran PHB Kelapa Gading.

1 tahun yang lalu
65
Suap Makelar Kasus Korupsi CPO Menggurita Hingga Panpud PN Jakarta Utara Wahyu Gunawan

Suap Makelar Kasus Korupsi CPO Menggurita Hingga Panpud PN Jakarta Utara Wahyu Gunawan

1 tahun yang lalu
38

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Terdakwa Dituntut Dua Tahun, Penasihat Hukum Tidak Melakukan Pembelaan

    Terdakwa Dituntut Dua Tahun, Penasihat Hukum Tidak Melakukan Pembelaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Trotoar dan Saluran di Jaktim Disorot, U-Ditch Diduga Dipasang Tanpa Lantai Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penasihat Hukum Terdakwa Tuding Dakwaan Jaksa, ‘Rekayasa’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA BUMDES KETAHAN PANGAN RP158 JUTA DI DESA KEBUNAGUNG Sapi Beli 5 Ekor Tinggal 1, Pembangunan Kandang Tak Terealisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA