BALIKPAPAN — kabaronen
ews.com – Suasana tenang di kawasan Sumberejo 5, Balikpapan Tengah, mendadak berubah mencekam.
Sebuah insiden yang diduga kuat merupakan aksi penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) kini menjadi fokus utama penyelidikan aparat kepolisian setelah sebuah proyektil peluru ditemukan bersarang di kendaraan milik warga.
Tim gabungan dari Polsek Balikpapan Utara langsung bergerak cepat menyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kediaman korban, M. Said, tepatnya di RT 46 Nomor 41.
Garis polisi kini melintang tegas, mengisolasi area yang kini menjadi saksi bisu dugaan aksi teror tersebut.
Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa A, mengungkapkan bahwa penemuan ini bermula dari kejadian yang cukup mengejutkan pemilik rumah.
“Berdasarkan kronologi yang kami himpun, proyektil peluru tersebut awalnya ditemukan di atas kap mobil. Saat pemilik membuka cover (penutup) kendaraan, benda logam mematikan itu terjatuh,” ujar Kompol Rezsa dengan nada serius saat memimpin olah TKP.
Dugaan penembakan semakin menguat setelah petugas melakukan identifikasi fisik pada kendaraan.
Ditemukan kerusakan nyata berupa retakan atau pecahan pada kaca bagian depan mobil yang searah dengan posisi jatuhnya proyektil.
Hantaman keras tersebut diduga kuat berasal dari senjata api yang dilepaskan ke arah rumah korban.
“Proyektil sudah kami sita sebagai barang bukti kunci. Kami akan mendalami kasus ini secara menyeluruh, mencari jejak pelaku, serta mengungkap dari mana sumber tembakan tersebut berasal,” tegasnya.
Langkah kepolisian tidak berhenti di olah TKP.
Kompol Rezsa menyatakan akan menempuh jalur saintifik untuk mengungkap jenis senjata yang digunakan.
“Untuk memastikan jenis dan asal-usulnya, proyektil ini akan dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri atau melalui mekanisme berjenjang sesuai arahan pimpinan. Kami butuh hasil yang akurat secara forensik,” tambah Rezsa.
Tantangan penyelidikan saat ini terletak pada minimnya saksi mata saat kejadian berlangsung.
Pemilik rumah diketahui tengah bekerja di luar daerah saat peristiwa terjadi, sehingga polisi perlu menjadwalkan pemeriksaan mendalam terhadap korban dan sejumlah saksi di sekitar lingkungan tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan ketegangan masih terasa di sekitar lokasi.
Pemasangan police line dilakukan untuk menjaga sterilitas TKP guna mencari bukti tambahan yang mungkin terlewat.
Pihak kepolisian pun mengimbau warga Balikpapan untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.
Kasus ini menjadi alarm bagi keamanan pemukiman, dan polisi berjanji akan mengusut tuntas siapa dalang di balik jatuhnya proyektil yang mengancam keselamatan warga tersebut.
NK



















