KabarOneNews.com , BALIKPAPAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan resmi memulai babak baru kepengurusan masa bakti 2025-2029.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome pada Rabu (7/1/2026) malam.
Acara ini mengusung tema besar: “Era Baru Bangkitnya Olahraga Balikpapan Menuju Indonesia Emas: Satu Gerak, Satu Semangat, Satu Balikpapan.”
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 66 pengurus Cabang Olahraga (Cabor) turut dilantik, menandai kesiapan kolektif untuk memajukan prestasi olahraga di Kota Minyak.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Kota Balikpapan dan Kalimantan Timur, Ketua KONI kabupaten/kota se-Kaltim, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan.
Dalam sambutannya, Ketua Harian KONI Balikpapan, Dr. Yudhi Saharuddin, M.M., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus yang baru saja dikukuhkan.
Ia menegaskan bahwa tugas besar untuk membangkitkan prestasi olahraga sudah menanti di depan mata.
“Selamat kepada pengurus 66 cabor yang telah dilantik.
Saya berharap seluruh pengurus segera bertindak cepat dan nyata untuk mencetak juara-juara baru yang akan mengharumkan nama daerah,” ujar Dr. Yudhi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KONI Balikpapan, Gasali, dalam sambutan perdananya menekankan bahwa jabatan ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas tinggi.
“Balikpapan tidak pernah kekurangan talenta olahraga. Fokus kita ke depan adalah memastikan keberlanjutan dan tata kelola ekosistem olahraga yang lebih baik,” tegas Gasali.
Ia menambahkan bahwa visi besar ini mustahil tercapai tanpa sinergi lintas sektor. “KONI tidak bisa berjalan sendiri.
Kita membutuhkan dukungan serta komitmen kolektif dari pemerintah, pemangku kepentingan (stakeholder), dan seluruh elemen masyarakat demi kejayaan olahraga Balikpapan,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Gasali menginstruksikan agar KONI Balikpapan segera bergerak mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser.
Menurutnya, persiapan matang adalah kunci agar seluruh cabor mampu memberikan hasil maksimal.
“Porprov sudah di depan mata. Kita harus benar-benar siap agar seluruh cabor bisa meraih hasil optimal. Target kita tentu Juara Umum, namun hal itu harus dibarengi dengan upaya yang terukur dan realistis,” tegasnya.
Terkait aspek pendanaan, Gasali mengakui adanya keterbatasan dana hibah yang diterima. Untuk tahun 2026, KONI Balikpapan mendapatkan alokasi hibah sebesar Rp1 miliar, menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah dan kebijakan anggaran nasional. Namun, pihaknya telah mengambil langkah proaktif untuk menutupi kekurangan tersebut.
“Sebagai solusi, kami telah menjalin kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan sektor swasta melalui program CSR, di antaranya dengan Bank BTN dan perusahaan lokal Balikpapan,” ungkapnya.
Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi KONI Balikpapan untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih profesional dan transparan dalam mencetak atlet-atlet berprestasi demi menyongsong target Indonesia Emas.
NK



















