kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Lipsus

Tambang Timah Tepi Jalan Desa Teru Milik Apin, Diduga Rambah Hutan Konservasi Tahura Bukit Mangkol

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
1 tahun yang lalu
Tambang Timah Tepi Jalan Desa Teru Milik Apin, Diduga Rambah Hutan Konservasi Tahura Bukit Mangkol
90
VIEWS

Bangka Tengah, Kabar One. Com – Penambangan timah diduga Ilegal menggunakan 1 unit alat berat penggali atau eksavator merk Hitachi, tampak tengah beraktifitas di ujung Desa Teru, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, pada Senin (28/4/2025).IMG 20250428 WA0004

Penambangan ini tepat berada ditepi Jalan Propinsi arah Kota Pangkalpinang menuju Pelabuhan Sungai Selan, persisnya di ujung Desa Teru dekat perbatasan dengan Desa Beruas.

Berita‎ Terkait

PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN

Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru

Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.

Penambangan ini dari jalan aspal agak kurang terlihat, karena sekelilingnya ditutupi dengan terpal plastik warna hitam setinggi 2 meter lebih.

Namun untuk alat eksavatornya, ketika sedang menggali akan jelas terlihat dari tepi jalan karena posisi eksavator terkadang berada diatas gundukan galian.

Salah seorang warga Desa Teru tetapi menghindari namanya disebutkan, mengatakan jika tambang timah tersebut milik Apin.

“Kalau tambangnya milik Apin, warga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. “Ujarnya.

Penambangan ini bisa lancar ternyata karena ada yang membekingnya yaitu seorang oknum TNI AD inisial St yang selalu hadir dilokasi.

“Untuk oknum TNI yang sering dilokasi yaitu St. “Jelas warga tersebut.

Penambangan timah ini tampaknya disinyalir sudah memasuki areal Kawasan Hutan Konservasi TAHURA (Taman Hutan Rakyat) Bukit Mangkol.

Hal ini terlihat dengan telah melampui batas Plang Informasi TAHURA Bukit Mangkol yang dipasang oleh PEMPROV BABEL (Bangka Belitung).

Ini sangat jelas terlihat dari lobang galian tambang yang telah melewati beberapa puluh meter dari batas plang informasi tersebut.

Mengenai hasil dikatakan warga tersebut lumayan banyak, sehari hingga 6 kampil bijih timah, dimana 1 kampil rata-rata beratnya 50 kg bahkan lebih.

“Untuk hasilnya pada bagian galian yang telah melampaui papan plang informasi tersebut, sehari dapat 6 kampil. Aktifitasnya pada bagian ini sekitar seminggu lebih. “Ungkap warga tersebut.

Pada bagian ini, pemilik tambang Apin membayar biaya fee kepada pemilik lahan kebun yang sudah ditanami dengan pohon lada dan sawit.

“Lahan dimiliki oleh Wak Haji warga Desa Teru, dan Apin membayar sejumlah fee. “Katanya.

Karena pemilik lahan tidak mengijinkan lagi penggarapan lahan yang telah ditanami, penambangan timah ini kini menyasar kearah tepi jalan aspal milik Propinsi Babel, dan berjarak cuma beberapa meter saja dari tepi aspal.

“Pemilik lahan kebun tidak mengijinkan lagi karena Dia sayang dengan tanam tumbuhnya walaupun timahnya masih banyak, jadi penambangan kini beralih kedekat jalan raya. “Ujar warga tersebut.

Untuk lahan yang sekarang ditambang, dikatakan memang milik Apin.

“Kalau lahan yang diarah jalan yang sekarang ditambang, memang milik Apin karena sebelumnya telah dibeli. “Beber warga tersebut.

Untuk harga timah, dikatakan warga ini dilokasi banyak warga yang melimbang (mengumpulkan timah sisa hasil pemisahan antara pasir dengan bijih timah primer).

“Untuk harga timah hasil warga melimbang tersebut dijual kisaran Rp 140.000 per kilogram. “Ujarnya.

Untuk harga timah bukan sisa (timah primer) yang didapatkan pemilik tambang tentu jauh diatas harga hasil warga melimbang, yang bahkan bisa Rp 150.000 hingga Rp 170.000 per kilogramnya.

Sehingga jika dihitung kasar untuk hasil yang didapatkan pada bagian diareal kebun tersebut, sehari hingga 300 kg lebih. Jika dikalikan Rp 150.000 saja, maka sehari bisa mencapai Rp 50 juta kotor untuk pemasukan pemilik tambang.

Publik Babel tentunya mempertanyakan kemana APH. Mengapa penambangan ilegal yang sangat jelas terlihat ini dilakukan pembiaran, bahkan sudah merambah Kawasan Hutan Konservasi TAHURA Bukit Mangkol yang jelas telah melanggar UU Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999, serta UU No. 3 tahun 2020 tentang Minerba

Akan hal tersebut sejumlah pihak masih diupayakan konpirmasinya. (Tim)

.

SendShareTweet

Related‎ Posts

PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN
Lipsus

PMI ASAL KARAWANG KORBAN TPPO MINTA DIPULANGKAN

Juli 1, 2026
6
Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru
Lipsus

Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru

Juni 29, 2026
39
Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.
Lipsus

Hak Jawab Dinas Pendidikan Lamongan Terkait Buku Pendamping di Sekolah SD Bersifat Sukarela.

Juni 18, 2026
57
NGO Jalak Desak Pemkot Jakarta Timur Bongkar Ratusan Unit Bangunan Diduga Melanggar Aturan
Lipsus

NGO Jalak Desak Pemkot Jakarta Timur Bongkar Ratusan Unit Bangunan Diduga Melanggar Aturan

Mei 22, 2026
25
Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran
Lipsus

Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran

April 27, 2026
96
Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan
Lipsus

Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan

April 21, 2026
281
Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum
Lipsus

Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum

April 16, 2026
17
Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan
Lipsus

Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan

April 15, 2026
95
NGO Jalak Soroti Proyek Repit Setting Flyover Daan Mogot Rp16,7 M, Dinilai Minim Kajian Teknis”
Lipsus

NGO Jalak Soroti Proyek Repit Setting Flyover Daan Mogot Rp16,7 M, Dinilai Minim Kajian Teknis”

April 7, 2026
59
PU Bina Marga Pusat PPK 4.5 Babat Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan
Lipsus

PU Bina Marga Pusat PPK 4.5 Babat Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan

Maret 6, 2026
46

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Perkembangan Kasus Penganiayaan oleh Oknum Polisi Beserta Komplotan Di Kace Timur Terhadap Anak Dibawah Umur, Mulai Terkuak

Perkembangan Kasus Penganiayaan oleh Oknum Polisi Beserta Komplotan Di Kace Timur Terhadap Anak Dibawah Umur, Mulai Terkuak

1 tahun yang lalu
32
FEB UNISLA Tunjukkan Daya Gedor Lewat PKKMB “Berdampak 2025”: Menanam Nilai, Membangun Aksi

FEB UNISLA Tunjukkan Daya Gedor Lewat PKKMB “Berdampak 2025”: Menanam Nilai, Membangun Aksi

10 bulan yang lalu
106
Badan Kordinator Pusat FKBN Melaporkan Rengiat Semester I 2025 ke Kementerian Pertahanan.

Badan Kordinator Pusat FKBN Melaporkan Rengiat Semester I 2025 ke Kementerian Pertahanan.

10 bulan yang lalu
296

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditengarai Memalsukan Skincare Produk Orang Lain, Dokter Lee Diseret Ke Persidangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMA Muhammadiyah 09 Bekasi Tabrak Anak Sekolah , Korban Luka Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris, Proyek Rehab Madrasah PHTC Babel Rp 19 Milyar Diduga Pakai Rangka Atap Berkarat, Kualitas Diragukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA