No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
Home Lipsus

Proyek Pustu Cambai Bangka Tengah Diduga Asal Jadi, Rp 800 Juta Uang Negara Terancam Mubazir

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
6 bulan yang lalu
Proyek Pustu Cambai Bangka Tengah Diduga Asal Jadi, Rp 800 Juta Uang Negara Terancam Mubazir
131
VIEWS

Bangka Tengah, Kabar One News.com – Proyek Rehabilitasi dan Pemeliharaan bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Cambai, Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah hingga Senin (24/11/2025) masih terus dikerjakan penyelesaiannya oleh pihak pekerja.IMG 20251124 WA0003

Namun dalam tahapan pengerjaannya diduga ada yang tak beres, karena ditemukan sejumlah kejanggalan dilapangan terhadap proyek tersebut.IMG 20251124 WA0002 IMG 20251124 WA0001

Berita‎ Terkait

Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran

Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan

Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum

Seperti dinding beton luar yang bentuknya meliuk mirip ular namun belum dikerjakan pemulihan (rehab) agar bentuknya mendekati normal, tetapi malah dinding ini telah selesai dikerjakan pengecatannya.

Demikian pula untuk bagian dalamnya juga ada bagian tidak direhab, karena ditemukan dinding beton yang melebar ukuran bagian atasnya kesisi kusen jendela aluminium, sementara sisi bawahnya mengecil.

Perbedaan ukurannya cukup mencolok, setelah diukur untuk sisi atas dari dinding ke kusen jendela sekitar 5 cm, sedangkan sisi bawah hanya 3 cm, berselisih sekitar 2 cm, cukup jauh dari kewajaran.

Untuk bukaan lebar dinding kusen pintu kamar, juga ditemukan ketidak seragaman ukuran lebarnya. Pada titik ini bahkan ada salah satu yang agak parah indikasi penyimpangan dalam pengerjaannya.

Pada bagian ini setelah diukur, lebar dinding ke dinding beton sisi atas 86 cm, berbeda jauh dengan sisi bawahnya yang melebar hingga 91 cm.

Adanya perbedaan cukup signifikan antara sisi atas dengan sisi bawah ini berimbas kepada pemasangan kusen aluminium untuk pintu tersebut, yang sisi bawahnya harus diganjal dengan potongan triplek tebal mirip papan dikedua sisinya.

Pengganjalan dengan potongan dari bahan kayu bukan logam ini dalam jangka panjang bisa mempengaruhi daya tahan, karena diketahui bahan dari kayu akan mudah rusak oleh berbagai faktor.

Dan pada sisi ini juga, lebar kusen pintu untuk sisi atas 85 cm, sementara sisi bawah normal, yaitu 87 cm. Karena lebar sisi atas dan bawah yang tidak sama tersebut, berimbas kepada pemasangan daun pintu kusen.

Pintu kusen pada sisi ini ternyata diduga ada pengurangan dari ukuran normal. Ketika diukur, untuk sisi atas lebar pintu 77 cm, sedangkan sisi bawah menjadi 78 cm.

Sementara diketahui, untuk ukuran normal lebar daun pintu setelah dilakukan pengecekan pada sejumlah daun pintu lainnya yang keseluruhan sebanyak 10 unit, yaitu 80 cm.

Demikian pula untuk pengerjaan pengecatan beton luar sisi bawah yang berwarna hijau tua mengkilap. Cat hijau tua mengkilap tersebut terlihat rapuh karena mudah terkelupas.

Setelah diamati, ternyata dibalik cat mengkilap hijau tua tersebut ada cat dasar yang berwarna putih. Cat dasar berwarna putih ini terlihat tipis, dengan jenis cat yang tampak tidak saling merekat dengan cat mengkilap hijau tua tersebut. Dan hal inilah yang diduga kuat menjadi pemicu cat mengkilap hijau tua tersebut mudah terkelupas.

Sebelumnya, salah seorang pekerja yang berhasil ditemui di lokasi pada Sabtu (22/11/2025) mengatakan jika proyek tersebut dikerjakan oleh pemborong inisial I.

“Pemborongnya yaitu I dari Kota Pangkalpinang, “jelas pekerja tersebut yang tidak sempat ditanyakan namanya.

Lebih lanjut dikatakannya jika dari pihak Pelaksana (Penyedia Jasa) tidak pernah ke lokasi.
“Untuk I ini tidak pernah ke lokasi. “Katanya.

Disebutkan pekerja tersebut, untuk material selalu dikirim, dan terkait gaji dibayarkan melalui transfer.

“Material keperluan proyek sesuai kebutuhan mereka kirim. Dan untuk gaji kami pembayarannya dilakukan melalui transfer oleh bos I. “Ujarnya.

Pihak Tim sudah dua kali memantau ke lokasi proyek, dan sebagaimana membenarkan keterangan pekerja tersebut, dalam dua kali pemantauan belum pernah bertemu baik dengan pihak pelaksana maupun pengawas lapangan.

Dan yang berhasil ditemui hanya para pekerja yang tampaknya dibiarkan bekerja tanpa pengawasan, sehingga hal inilah yang disinyalir mempengaruhi kualitas pekerjaan.

Dan apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan perencanaan sebagaimana tertera dalam dokumen kontrak, sebelumnya pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka telah dihubungi pada Minggu (23/11/2025).

Dan Melalui Kepala Dinas yaitu Zaitun ditanyakan terkait sejumlah persoalan tersebut, seperti dinding beton yang dinilai bermasalah mengapa belum diupayakan perbaikan oleh pihak pemborong (Penyedia Jasa) melalui pesan WA.

Zaitun menyebutkan jika persoalan tersebut akan ditanyakan dulu ke pihak Penyedia Jasa.

“Kami konfirm ke Penyedianya. “Ujar Zaitun singkat via pesan WA.

Di plang informasi proyek diketahui proyek ini merupakan paket kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Pembantu (Pustu) Cambai. Tanggal Kontrak 18 Juli 2025, dan tanggal selesai 15 Desember 2025. Harga Kontrak Rp 824 juta, dengan Penyedia Jasa CV BCK, dibawah Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah. (*/Har)

SendShareTweet

Related‎ Posts

Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran
Lipsus

Walikota Munjirin Belum Bongkar Bangunan Berdiri di Atas Saluran

April 27, 2026
78
Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan
Lipsus

Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan

April 21, 2026
255
Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum
Lipsus

Skandal “Minyakita” di Balikpapan: Menakar Dusta dalam Kemasan, Polda Kaltim Seret Direktur Nakal ke Ranah Hukum

April 16, 2026
11
Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan
Lipsus

Proyek RTH Rp2,4 Miliar di Rawamangun Disorot, Diduga Mubazir dan Sarat Penyimpangan

April 15, 2026
72
NGO Jalak Soroti Proyek Repit Setting Flyover Daan Mogot Rp16,7 M, Dinilai Minim Kajian Teknis”
Lipsus

NGO Jalak Soroti Proyek Repit Setting Flyover Daan Mogot Rp16,7 M, Dinilai Minim Kajian Teknis”

April 7, 2026
47
PU Bina Marga Pusat PPK 4.5 Babat Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan
Lipsus

PU Bina Marga Pusat PPK 4.5 Babat Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan

Maret 6, 2026
26
MBG Bulutengger Lamongan Klarifikasi Perihal Pemberitaan Salah Terkait Menu Kering
Lipsus

MBG Bulutengger Lamongan Klarifikasi Perihal Pemberitaan Salah Terkait Menu Kering

Maret 5, 2026
88
Pembanguna Gapura Jakut Diduga Besi Tak Sesuai Spek dan Tanpa Cat Dasar — Kasudin PRKP Belum Perintahkan Pembongkaran
Lipsus

Pembanguna Gapura Jakut Diduga Besi Tak Sesuai Spek dan Tanpa Cat Dasar — Kasudin PRKP Belum Perintahkan Pembongkaran

Februari 11, 2026
57
Proyek DAS Ampal Rp136 Miliar Dinilai Gagal Fungsi, DPRD Balikpapan Desak Audit Forensik
Lipsus

Proyek DAS Ampal Rp136 Miliar Dinilai Gagal Fungsi, DPRD Balikpapan Desak Audit Forensik

Februari 8, 2026
42
Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Proyek Gapura di Jakarta Utara Dibongkar
Lipsus

Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Proyek Gapura di Jakarta Utara Dibongkar

Februari 2, 2026
101

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Benarkah? Pengurus Partai Banteng Bag Cacing Kepanasan Adanya Gugatan No.113 di PTUN

Benarkah? Pengurus Partai Banteng Bag Cacing Kepanasan Adanya Gugatan No.113 di PTUN

11 bulan yang lalu
29
“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”

“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”

3 bulan yang lalu
47
Amin Thohari Kritik Langsung Kinerja Buruk Bulog Bojonegoro Serap Gabah

Amin Thohari Kritik Langsung Kinerja Buruk Bulog Bojonegoro Serap Gabah

1 tahun yang lalu
16

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • PT. Delta Mega Persada Digugat, Dituding Melakukan Perbuatan Melawan Hukum

    PT. Delta Mega Persada Digugat, Dituding Melakukan Perbuatan Melawan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang Pemalsuan Surat Kuasa, Pengacara Sopar Napitupulu Dapat Rp 140 Juta Notaris 5,5 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Launching lembaga bahasa Al Fattah Yayasan pondok pesantren Al Fattah Siman Lamongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demi Kepastian Hukum Majelis Hakim Diminta Kabulkan Sita Jaminan Lahan Apartemen Yang Diduga Diserobot PT.Summarecon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Parkir Liar Mobil Jaksa dan Pengacara Dikempesin Didepan PN Jakarta Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA