Gunungsitoli/KabarOne.com-Berinisial OH diduga Mirip salah satu Jurnalis TV Swasta yang berada di pulau Nias tak mau menjawab ketika di konfirmasi terkait dugaan keterlibatan dirinya pada Bisnis BBM Ilegal, Sabtu 15/11/2025
Kabarnya yang bersangkutan Menanda tangani kwitansi dari PT. Konstruksi Nias Sebesar Rp. 37.000.000 (Tiga puluh tujuh juta Rupiah) Untuk pembayaran pembelian Minyak solar sebanyak 2.000 Liter yang persatu liternya dihitung Rp.18.500 (Delapan belas ribu lima ratu rupiah) Untuk Minyak Alat berat pembangunan Rumah sakit Grasia Maris yang berada di Desa Miga.
Ironisnya berinisial SK Pemilik PT. Konstruksi Nias tak mau menjawab saat dikonfirmasi media melalui nomor 0852 6106 XXXX selelur mau pun via Chat pesan singkat Melalui Whatsapp tidak direspon yang bersangkutan membuat awak media semakin penasaran ada apa dibalik semua ini,,?
Diwaktu yang terpisah berinisial OH membantah tidak menjawab pertanyaan awak media terkait keberadaan tanda tangannya tersebut karena yang bersangkutan ingin tau dari mana sumber awak media mendapatkan informasi itu,
“Oh saya gimana bisa jawab kalau saya blm tau sumbernya dr mana kan itu sangat tdk etis kawan, ” Jawabnya melalui pesan chat Whatsapp semalam (14/11) sekitar pukul 09:01 Wib.
Namun awak media menjelaskan “Izin bang, hak untuk menyembunyikan identitas narasumber, yang dikenal sebagai hak tolak. Hak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang melindungi sumber berita agar tidak diungkapkan identitasnya demi keselamatan narasumber itu sendiri.
Sampai berita ini diterbitkan pihak perusahaan PT. Konstruksi Nias tidak memberikan jawaban terkait Dari mana diambil minyak solar tersebut, Dan terkesan ada yang disembunyikan dibalik ini, Namun awak media akan berusaha mengali informasi terkait persoalan ini. (Edward Lahagu)


















