KUDUS,kabaronenews.com – YBM PT PLN (Persero) UP3 Kudus bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat.
Kali ini melalui penyaluran bantuan alat usaha kepada Fatimah (38 tahun), penyandang disabilitas sejak lahir yang tinggal di Desa Tanjungrejo RT 3 RW 4, Jekulo, kabupaten Kudus , Jum’at (12/6 2026)
Bantuan yang disalurkan berupa benang rajut berbagai warna lengkap, pengait tas berbahan nikel, magnet penutup dompet berbahan aluminium, ring light dan holder handphone untuk mendukung pemasaran digital, rak susun plastik sebagai sarana penyimpanan, serta tambahan modal usaha senilai Rp1.000.000.
Ketua YBM PT PLN (Persero) UP3 Kudus, Candra Mukti Saksono, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata amanah zakat pegawai PLN yang dikelola untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami melihat Ibu Fatimah memiliki semangat luar biasa dan potensi besar dalam bidang usaha kreatif. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat sekaligus sarana untuk mengembangkan usahanya sehingga semakin mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami juga berharap zakat yang ditunaikan oleh para pegawai PLN dapat menjadi keberkahan bagi seluruh pihak,” ungkapnya.
Kepala Perwakilan IZI Jateng, Retno Widowati, menuturkan bahwa Ibu Fatimah merupakan sosok inspiratif yang membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus berkarya.
“Semangat dan kreativitas yang dimiliki Ibu Fatimah menjadi modal yang sangat berharga untuk berkembang. Melalui kolaborasi bersama YBM PLN UP3 Kudus, kami berharap bantuan ini dapat memperkuat usaha yang telah dirintis sehingga mampu menjadi usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas. IZI Jawa Tengah akan terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berdampak,” jelas Retno.
Penerima manfaat, Fatimah pemiliki usaha rajut handmade ‘ Nifabear’ berkisah, dirinya sejak usia enam bulan mempunyai keterbatasan fisik dan membutuhkan uluran tangan dari keluarganya dalam memenuhi kebutuhannya.
Meski demikian, keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap produktif dan mandiri.
Ia merasa bersyukur serta bantuan yang diterima menjadi motivasi besar untuk terus berkarya dan mewujudkan impian yang selama ini dibangun.
” Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YBM PLN UP3 Kudus dan IZI Jawa Tengah atas perhatian serta bantuan yang diberikan,’ ucapnya.
” Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk mengembangkan usaha rajut handmade yang sedang saya jalankan bersama teman teman disabilitas FKDK Kudus, Semoga Allah membalas segala kebaikan para donatur dan saya berharap suatu saat usaha ini bisa berkembang lebih besar serta membuka kesempatan bagi orang lain untuk ikut bekerja bersama saya,” tutur Fatimah.
AMR


















