kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Hukum

Tuduhan Pemalsuan Data Otentik Terhadap Tony Surjana Tidak Berdasarkan Hukum dan Kriminalisasi

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
1 tahun yang lalu
Tuduhan Pemalsuan Data Otentik Terhadap Tony Surjana Tidak Berdasarkan Hukum dan Kriminalisasi
22
VIEWS

Jakarta ,Kabaronenews.com,-Perkara dugaan pemalsuan yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rico, kepada Tony Surjana, merupakan kriminalisasi dan tidak berdasarkan hukum. Tuduhan tersebut merupakan permainan “mafia” tanah yang ingin menguasai tanah milik Tony Surjana dan Jhony Surjana. Hal itu disampaikan Tony Surjana, dalam nota pembelaan (Pledoi) melalui Penasehat Hukumnya Advocate Business and Consultant, Praneda dan Partners, yang dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, 10/6/2025.

Berdasarkan fakta fakta, keterangan saksi saksi dan alat bukti, pendapat Ahli dan keterangan terdakwa yang terungkap dalam persidangan, bahwa terdakwa tidak pernah menandatangani, menyuruh, menggunakan surat permohonan pengukuran tanah atas nama Tony Surjana dan Jhony Surjana, yang digunakan untuk mengganti blanko Sertifikat tanah di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jakarta Utara.

Berita‎ Terkait

Dua Warga Ngawi dan Tuban Disomasi Pengacara Surabaya, Diduga Gagal Bayar Proyek 18 SPPG 3T Senilai Rp 23,4 Miliar

Polda Metro Jaya Di duga Gelap Gulita Soal Penerapan Hukum, Saksi Korban Belum Di BAP Perkara Dihentikan

PN Jakarta Pusat menerima kunjungan Pengadilan Beijing Perkuat Kolaborasi Pengembangan Peradilan Digital

Dalam dakwaan JPU disebutkan, pada tahun 1998 dan Tahun 1999, Terdakwa Tony Surjana mengajukan permohonan ke Kantor BPN Kota Administrasi Jakarta Utara untuk penggantian blanko Sertifikat Hak Milik (SHM) No.512/Pusaka Rakyat, SHM No.610/Pusaka Rakyat sebagai verifikasi wilayah administrasi dari Kabupaten Bekasi menjadi Jakarta Utara kemudian untuk SHM No.64/Sukapura dalam rangka mengganti blanko sebagai verifikasi adanya perubahan wilayah administrasi dari Kelurahan Sukapura menjadi Kelurahan Rorotan. Atas dugaan pemalsuan tersebut terdakwa Tony Surjana dituntut dua tahun penjara sebagaimana pasal 266 KUHP Jo pasal 64 KUHP.

Namun, tuntutan tersebut merupakan kriminalisasi sebab terdakwa Tony Surjana, tidak pernah ke kantor BPN untuk mengajukan surat permohonan pengukuran tanah. Adanya pergantian 4 blanko SHM tanah atas nama Tony Surjana dan Jhony Surjana yang berlokasi di Cilincing itu, atas Laporan Polisi (LP) di Polres Metro Jakarta Utara, tentang penyerobotan tanah.

Tony Surjana pada tahun 2000 an, melaporkan adanya penyerobotan tanahnya diatas 4 SHM tersebut. Karena lokasi tanahnya masih berada di wilayah Kabupaten Bekasi, sehingga Polres Jakarta Utara tidak berhak melakukan Penyelidikan dan Penyidikan perkara yang dilaporkan Tony Surjana, lalu SHM tersebut harus diverifikasi supaya masuk ke wilayah Jakarta Utara, DKI Jakarta.

Tony surjana menyerahkan penanganan perkara tersebut ke Polres Jakarta Utara. Lalu Polres Jakarta Utara, memerintahkan Penyidik Sarman Marulitua Sinabutar untuk menangani perkara tersebut. Demi kepentingan Penyidikan perkara, saksi Sarman Sinabutar selaku Penyidik meminta ke kantor BPN Jakarta Utara supaya melakukan verifikasi SHM terhadap lokasi tanah milik Tony dimasukkan ke wilayah DKI Jakarta karena lokasi tanah masih berada di Kabupaten Bekasi. Lalu Penyidik Sarman bersama petugas ukur BPN Jakarta Utara melakukan pengukuran tanah sesuai Standar Prosedur Operasional (SOP), yang berlaku di kantor BPN.

Berdasarkan keterangan saksi Sarman selaku Penyidik dan petugas ukur BPN Rohmat, serta keterangan Dedi Kasi Sengketa BPN Jakarta Utara, di hadapan Majelis Hakim pimpinan Aloysius Batuaji, mengatakan, bahwa pengukuran tanah tersebut dilakukan pada hari kerja, sesuai SOP pengukuran di BPN dan produk penggantian blanko SHM atas nama Tony Surjana dan Jhony Surjana, sah menurut hukum.

Oleh karena itu, Penasehat Hukum terdakwa Tony Surjana, memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara aquo tersebut, supaya membebaskan (vrijspraak) terdakwa dari segala tuntutan hukum. Seluruh unsur unsur sebagaimana pasal 266 ayat 1 KUHP, Jo pasal 64 ayat 1 KUHP, tidak terpenuhi.

Bahwa berdasarkan keterangan terdakwa dan saksi Jhony Surjana, bahwa kepemilikan objek tanah SHM No.690/Rorotan, SHM No.512/Pusaka Rakyat, SHM No.4077/Rorotan, SHM No.4076, sudah berbentuk sertifikat hak milik sejak tahun 1975, yang diperoleh secara warisan dengan mekanisme jual beli dari ayah terdakwa dan Jhony Surjana bernama Ali Surjana yang masih berada di wilayah Bekasi.

Dalam Pledoi disebutkan, bahwa dalam perkara ini saksi pelapor atau korban tidak pernah hadir dalam persidangan untuk memberikan keterangan sebagai korban yang dirugikan, walaupun sudah dipanggil secara patut dan layak oleh Jaksa Penuntut Umum dan keterangannya dibacakan Jaksa. Menurut JPU saksi korban Gozali telah meninggal dunia, saksi korban Taslimah sedang sakit sehingga tidak bisa hadir dalam persidangan, namun sampai tuntutan dibacakan JPU, surat sakit dan surat kematian tidak pernah ditunjukkan JPU dalam persidangan, pada hal Majelis Hakim sudah berulang kali mengingatkan JPU agar menunjukkan bukti bukti sakit dan surat keterangan kematian para saksi korban atau pelapor perkara ini.

Berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan dapat disimpulkan, bahwa ahli waris Asmad bin Pungut yang mengaku memiliki tanah berdasarkan Girik C.3411 persil 31.S.II, seluas 14.920 m2, atas nama Asmad bin H.Pungut, yang kenyataannya tanah yang dimiliki para ahli waris berbeda dengan persil 24.S.II, yang menjadi dasar kepemilikan SHM 512/Pusaka Rakyat seluas 9.675 m2, SHM 4076/Rorotan seluas 2.075 m2, SHM 4077/Rorotan seluas 4.888 m2 dengan total luas 16.638 m2 merupakan SHM milik terdakwa Tony Surjana dan Jhony Surjana.

Penasehat Hukum terdakwa menyampaikan, bahwa korban dalam perkara ini tidak pernah menunjukkan eksistensinya selama persidangan dan hanya menunjuk wakil kuasa hukum sehingga dapat disimpulkan bahwa ahli waris patut diduga hanya sebagai boneka dari oknum mafia tanah yang berhasrat dan berniat untuk mengambil, merebut tanah milik terdakwa Tony Surjana dan Jhony Surjana.

Bahwa berdasarkan fakta hukum tersebut, terdakwa memohon kepada Majelis Hakim, supaya menyatakan tidak sependapat dengan JPU, dan menyatakan menerima nota pembelaan terdakwa. Menyatakan Tony Surjana tidak terbukti secara sah meyakinkan melanggar hukum, dan membebaskan Tony Surjana dari segala tuntutan hukum, ungkap Penasehat Hukum terdakwa.

Ditambahkan, bahwa saat ini di lahan milik terdakwa ada perusahaan milik Edi Sugiarto yang diduga ingin menguasai tanah milik terdakwa. Katanya mereka menyewa lahan tersebut dari ahli waris Asmat bin H.Pungut. kontrak sewanya sudah habis sejak 2022 lalu tapi masih tetap bertahan di lokasi yang bukan miliknya tersebut walau masa sewa sudah habis.
“Kami akan mengambil langkah hukum terhadap pemilik perusahaan tersebut, kita selesaikan dulu satu satu masalahnya, fokus pidana ini, ungkapnya.

Penulis : P.Sianturi

SendShareTweet

Related‎ Posts

Dua Warga Ngawi dan Tuban Disomasi Pengacara Surabaya, Diduga Gagal Bayar Proyek 18 SPPG 3T Senilai Rp 23,4 Miliar
Hukum

Dua Warga Ngawi dan Tuban Disomasi Pengacara Surabaya, Diduga Gagal Bayar Proyek 18 SPPG 3T Senilai Rp 23,4 Miliar

Oktober 31, 2026
8
Polda Metro Jaya Di duga Gelap Gulita Soal Penerapan Hukum, Saksi Korban Belum Di BAP Perkara Dihentikan
Hukum

Polda Metro Jaya Di duga Gelap Gulita Soal Penerapan Hukum, Saksi Korban Belum Di BAP Perkara Dihentikan

Oktober 30, 2026
20
PN Jakarta Pusat menerima kunjungan Pengadilan Beijing Perkuat Kolaborasi Pengembangan Peradilan Digital
Hukum

PN Jakarta Pusat menerima kunjungan Pengadilan Beijing Perkuat Kolaborasi Pengembangan Peradilan Digital

Oktober 30, 2026
3
Di Usia 80 Tahun, Naning Gugat BSD dan Sinar Mas Land : Berharap Hakim Tegakkan Keadilan
Hukum

Di Usia 80 Tahun, Naning Gugat BSD dan Sinar Mas Land : Berharap Hakim Tegakkan Keadilan

Oktober 28, 2026
137
Jaksa: “Keterangan saksi meringankan Bangun Paulus dalam persidangan tak relevan”.
Hukum

Jaksa: “Keterangan saksi meringankan Bangun Paulus dalam persidangan tak relevan”.

Oktober 26, 2026
11
Saksi ahli beberkan fakta baru di sidang lanjutan Bangun Paulus
Hukum

Saksi ahli beberkan fakta baru di sidang lanjutan Bangun Paulus

Oktober 21, 2026
16
Hakim Pertanyakan Barang Bukti Kasus Urugan Tanah, Dua Ekskavator Disita, Dump Truck Tak Diamankan
Hukum

Hakim Pertanyakan Barang Bukti Kasus Urugan Tanah, Dua Ekskavator Disita, Dump Truck Tak Diamankan

Oktober 21, 2026
188
Hari Ini Jaksa Hadirkan 2 Penyidik di Sidang Bangun Paulus
Hukum

Hari Ini Jaksa Hadirkan 2 Penyidik di Sidang Bangun Paulus

Oktober 15, 2026
19
Kuasa Hukum Pelapor Berharap, Proses Hukum Dapat Berjalan Secara Transparan dan Akuntabel
Hukum

Kuasa Hukum Pelapor Berharap, Proses Hukum Dapat Berjalan Secara Transparan dan Akuntabel

Oktober 14, 2026
111
Pemohon PK, Minta Agar Pengadilan Menunda Pelaksanaan Eksekusi Lahan Sengketa
Hukum

Pemohon PK, Minta Agar Pengadilan Menunda Pelaksanaan Eksekusi Lahan Sengketa

Oktober 10, 2026
64

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Proyek Gapura di Jakarta Utara Dibongkar

Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Proyek Gapura di Jakarta Utara Dibongkar

9 bulan yang lalu
135
Pemkab Kotabaru Luncurkan Proyek Inovatif “Kampung Damai” Wujudkan Stabilitas dan Kesejahteraan Masyarakat

Pemkab Kotabaru Luncurkan Proyek Inovatif “Kampung Damai” Wujudkan Stabilitas dan Kesejahteraan Masyarakat

1 tahun yang lalu
37
Mutasi Polri, Wakapolda Metro Jaya Diangkat Jadi Kapolda Kaltara. Berikut Profil Brigjen Pol Djati

Mutasi Polri, Wakapolda Metro Jaya Diangkat Jadi Kapolda Kaltara. Berikut Profil Brigjen Pol Djati

1 tahun yang lalu
56

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Mediasi PT PAL dan Warga Sidokelar Buntu: Kuota Karyawan Tetap Tak Jelas, Janji Perusahaan Dipertanyakan

    Mediasi PT PAL dan Warga Sidokelar Buntu: Kuota Karyawan Tetap Tak Jelas, Janji Perusahaan Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Usia 80 Tahun, Naning Gugat BSD dan Sinar Mas Land : Berharap Hakim Tegakkan Keadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Saluran PT Mawany Intikarya Kembali Disorot, Kinerja Dan Integritas Abdul Rauf Gafar Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Kejanggalan Revitalisasi Rp. 294,7 Juta di TK Al-Wardah 9 Kebalandono Kecamatan Babat Lamongan Mencuat, Dinding dan Atap Jadi Sorotan – Disdik Diminta Audit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MMA Sunan Drajat Raih Gold Award 2026, Teguhkan Tradisi Kitab Kuning di Era Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA