Kotabaru,KabarOnenews.com- Langkah Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli dalam membenahi persoalan birokrasi pendidikan tinggi di daerahnya menuai apresiasi luas dari kalangan akademisi.
Penghargaan Antasari Award 2026 yang diraihnya dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kebijakan konkret dan berpihak pada pengembangan sumber daya manusia.
Forum Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kabupaten Kotabaru menilai penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan hasil nyata dari terobosan yang selama ini dinanti.
Di bawah kepemimpinan Muhammad Rusli, berbagai persoalan lama seperti sengketa hibah aset dan keterbatasan akses pembiayaan mahasiswa mulai terselesaikan. Salah satu capaian yang disorot adalah penyelesaian hibah aset perguruan tinggi.
Pembina Yayasan STKIP Paris Barantai, H. Zulkifli, mengungkapkan bahwa persoalan hibah aset yang tertunda hampir 15 tahun akhirnya tuntas di masa kepemimpinan Bupati Rusli.
“Kami mengurus hibah aset ini bertahun-tahun tanpa kepastian. Baru di masa beliau aset tersebut dilepaskan dan dihibahkan secara resmi,” ujarnya.
Kepastian hukum tersebut menjadi dasar penting bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan fasilitas pendidikan.
Selain itu, kebijakan bantuan beasiswa juga dinilai berdampak langsung bagi mahasiswa.
Meski pendidikan tinggi merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemkab Kotabaru mengambil langkah strategis dengan menyalurkan bantuan melalui skema bantuan sosial pendidikan.
Ketua STID Darul Ulum, Dr. Muhammad Zaim, menyebut alokasi bantuan mengalami peningkatan signifikan, dari Rp 500 juta per perguruan tinggi pada 2025, menjadi proyeksi Rp2 miliar per perguruan tinggi pada 2026.
“Pemerintah daerah membantu masyarakat agar bisa kuliah, bukan semata-mata membantu institusi. Ini investasi SDM yang nyata,” tegas perwakilan Politeknik Kotabaru, Mohamad Erfan.
Forum PTS menilai kebijakan tersebut sejalan dengan visi Kotabaru Hebat, yang membutuhkan lulusan perguruan tinggi berkualitas dan berdaya saing. Dengan dukungan administratif dan finansial dari pemerintah daerah, perguruan tinggi diyakini mampu mencetak tenaga kerja lokal yang unggul.
Diraihnya Antasari Award 2026 menegaskan komitmen Bupati H. Muhammad Rusli dalam memajukan pendidikan tinggi, sekaligus menjadi standar baru bagi kepala daerah di Kalimantan Selatan dalam keberpihakan terhadap dunia pendidikan.
By: Herpani


















