kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News

Terapan Organik Bela Negara FKBN Buat PH Tanah Normal, Petani Hasil Melimpah dan Bebas Hama Penyakit.

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
2 bulan yang lalu
Terapan Organik Bela Negara FKBN Buat PH Tanah Normal, Petani Hasil Melimpah dan Bebas Hama Penyakit.
16
VIEWS

Lamongan, KabarOne News com- Terapan Organik Bela Negara terbukti nyata meningkatkan PH tanah di beberapa lahan uji coba di beberapa tempat di Kabupaten Lamongan. Tanah pertanian dari awalnya rata-rata hanya 3,5 sampai 4,5 menjadi 7,0 (Normal-Red). Hasil ini sesuai dengan harapan dan para petani mengatakan bahwa pertanian mereka jadi sangat efektif dan efisien, lebih ekonomis, tidak mudah diserang hama penyakit seperti sundep, asem-aseman, termasuk jauh dari tikus, serta yang paling penting bagi petani adalah hasil panen melimpah naik, berhasil tanam. IMG 20260504 201220

Melihat pertanian di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela Negara, Kader FKBN Sugio, milik Abu Syafi’i, pengujian dilakukan menggunakan alat ukur pH tanah untuk mengetahui tingkat keasaman tanah sebelum dan sesudah perlakuan.

Berita‎ Terkait

Ribuan Petani,Petambak Ikan, Peternak Ayam Lakukan Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan Dukung Program MBG Berlanjut

Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

PT Pelsart Tambang Kencana Apresiasi 200 Siswa Berprestasi di Wilayah Ring 1

Hasil awal menunjukkan PH tanah berada di angka 3,5 yang tergolong sangat asam dan kurang ideal bagi pertumbuhan tanaman. Namun, setelah diberikan agen penyubur tanah organik Bela Negara, hasil pengukuran ulang menunjukkan perubahan signifikan. Dalam waktu hanya beberapa jam saja, pH tanah meningkat menjadi 6,0 atau mendekati kondisi netral yang lebih baik untuk mendukung kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.

Sementara itu, Sugianto petani asal Dusun Lebak, Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan mengatakan hal yang sama, bahwa sangat heran dalam waktu singkat kondisi PH lahan pertaniannya langsung dapat naik drastis dari 3,5 jadi 7,0 dalam waktu singkat, dan dirinya akan menerapkan metode terapan organik Bela Negara di musim tanam kali ini.

Keterangan lainnya, Petani muda milenial di Desa Sukolilo, Dusun Dukoh, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan juga merasakan manfaatnya setelah menerapkan sistem Terapan Organik Bela Negara ini.

Zaky, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerapkan sistem pertanian organik selama kurang lebih satu tahun terakhir. Lahan yang digarapnya berada di Dusun Dukoh, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, dengan luas sekitar 200 cengkal.

“Alhamdulillah, lahan saya relatif aman dari serangan penyakit. Padahal, di wilayah Sukodadi tahun ini banyak lahan yang terkena hama seperti kamper, sundep, dan santomonas,” ujar Zaky. Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menjelaskan, serangan hama dan faktor cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab utama menurunnya produktivitas pertanian di wilayah Sukodadi. Bahkan, diperkirakan sekitar 60 persen lahan pertanian di wilayah Sukodadi mengalami gagal panen atau penurunan hasil panen secara signifikan.

Namun, berbeda dengan lahan yang dikelola Zaky. Dengan metode pertanian organik Bela Negara, hasil panen yang diperoleh mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Untuk lahan saya cengkal 200, panen kali ini bisa mencapai 1,7 Ton gabah kering sawah. Sedangkan sawah tetangga yang luasnya sama hasilnya di bawah 1 Ton malah banyak juga yang gagal panen sampai 60% petani sini,” jelasnya.

Penerapan sistem organik terbukti mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama sekaligus menjaga kualitas tanah. Ia juga membandingkan dengan lahan pertanian di sekitarnya yang masih menggunakan metode konvensional kimia.

“Terbukti, dibandingkan lahan tetangga kanan kiri, hasil panen saya masih lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa terapan organik cukup efektif, lebih ekonomis untuk penggunaan pupuk tapi hasil melimpah,” tambahnya.

Keberhasilan Terapan Organik Bela Negara FKBN ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani lain di Indonesia, khususnya petani di Kabupaten Lamongan, dapat di terapkan dan diikuti oleh para petani untuk mulai beralih ke sistem pertanian organik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim, kondisi tanah kurang bagus, PH rendah dan serangan hama yang semakin kompleks.

Hal ini juga harus mendapatkan dukungan dan perhatian negara, baik pemerintah pusat, daerah dan desa, demi masa depan Indonesia, dan bisa menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. (Red)

SendShareTweet

Related‎ Posts

Ribuan Petani,Petambak Ikan, Peternak Ayam Lakukan Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan Dukung Program MBG Berlanjut
News

Ribuan Petani,Petambak Ikan, Peternak Ayam Lakukan Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan Dukung Program MBG Berlanjut

Juni 23, 2026
8
Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan
News

Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

Juni 23, 2026
137
PT Pelsart Tambang Kencana Apresiasi 200 Siswa Berprestasi di Wilayah Ring 1
Daerah

PT Pelsart Tambang Kencana Apresiasi 200 Siswa Berprestasi di Wilayah Ring 1

Juni 23, 2026
9
Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji di Madinah Lewat “Live Info Haji”
Daerah

Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji di Madinah Lewat “Live Info Haji”

Juni 23, 2026
5
Sambut HUT RI, RW 02 Kelurahan Petojo Utara Jakarta Pusat Bentuk Panitia Kegiatan
Metropolitan

Sambut HUT RI, RW 02 Kelurahan Petojo Utara Jakarta Pusat Bentuk Panitia Kegiatan

Juni 22, 2026
14
Milad Ponpes Al Fattah ke 84 dan Haul Kyai Abd Fattah 35 Tahun
News

Milad Ponpes Al Fattah ke 84 dan Haul Kyai Abd Fattah 35 Tahun

Juni 21, 2026
79
DPP-PLPN Desak Kejari Jakpus Periksa Kasektor CKTRPTanah Abang, Diduga Terima Upeti Pengamanan Bangunan Bermasalah
Metropolitan

DPP-PLPN Desak Kejari Jakpus Periksa Kasektor CKTRPTanah Abang, Diduga Terima Upeti Pengamanan Bangunan Bermasalah

Juni 21, 2026
45
Gelora Bumi Kaktus Bergetar: Libu Mbaso Pemuda Kaili Jadi Episentrum Kebangkitan Adat dan Lompatan Peradaban di Tanah Tadulako
Daerah

Gelora Bumi Kaktus Bergetar: Libu Mbaso Pemuda Kaili Jadi Episentrum Kebangkitan Adat dan Lompatan Peradaban di Tanah Tadulako

Juni 21, 2026
78
BKPSDM Kotabaru dan BSI Gelar Sharing Session Pengelolaan Keuangan bagi ASN
Daerah

BKPSDM Kotabaru dan BSI Gelar Sharing Session Pengelolaan Keuangan bagi ASN

Juni 21, 2026
10
Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Penutupan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Laut Timur
Daerah

Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Penutupan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Laut Timur

Juni 19, 2026
8

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

FKBN Lamongan Gelar Halal Bihalal dan Matangkan Program Bela Negara 2026.

FKBN Lamongan Gelar Halal Bihalal dan Matangkan Program Bela Negara 2026.

3 bulan yang lalu
13
Sekda Kotabaru Tekankan Integritas dan Ketulusan kepada Kepala Dinas

Sekda Kotabaru Tekankan Integritas dan Ketulusan kepada Kepala Dinas

10 bulan yang lalu
30
Pengurus PWRI Kotabaru Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Siap Berkontribusi untuk Daerah

Pengurus PWRI Kotabaru Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Siap Berkontribusi untuk Daerah

1 tahun yang lalu
89

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditengarai Memalsukan Skincare Produk Orang Lain, Dokter Lee Diseret Ke Persidangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Milad Ponpes Al Fattah ke 84 dan Haul Kyai Abd Fattah 35 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelora Bumi Kaktus Bergetar: Libu Mbaso Pemuda Kaili Jadi Episentrum Kebangkitan Adat dan Lompatan Peradaban di Tanah Tadulako

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris, Proyek Rehab Madrasah PHTC Babel Rp 19 Milyar Diduga Pakai Rangka Atap Berkarat, Kualitas Diragukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA