kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News

Terapan Organik Bela Negara FKBN Buat PH Tanah Normal, Petani Hasil Melimpah dan Bebas Hama Penyakit.

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
32 detik yang lalu
Terapan Organik Bela Negara FKBN Buat PH Tanah Normal, Petani Hasil Melimpah dan Bebas Hama Penyakit.
1
VIEWS

Lamongan, KabarOne News com- Terapan Organik Bela Negara terbukti nyata meningkatkan PH tanah di beberapa lahan uji coba di beberapa tempat di Kabupaten Lamongan. Tanah pertanian dari awalnya rata-rata hanya 3,5 sampai 4,5 menjadi 7,0 (Normal-Red). Hasil ini sesuai dengan harapan dan para petani mengatakan bahwa pertanian mereka jadi sangat efektif dan efisien, lebih ekonomis, tidak mudah diserang hama penyakit seperti sundep, asem-aseman, termasuk jauh dari tikus, serta yang paling penting bagi petani adalah hasil panen melimpah naik, berhasil tanam. IMG 20260504 201220

Melihat pertanian di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela Negara, Kader FKBN Sugio, milik Abu Syafi’i, pengujian dilakukan menggunakan alat ukur pH tanah untuk mengetahui tingkat keasaman tanah sebelum dan sesudah perlakuan.

Berita‎ Terkait

DPRD Kotabaru Soroti Kinerja Pemda, Rekomendasi LKPj 2025 Jadi Alarm Perbaikan

Looping Jalur Hijau Panen Tapu Jaya, Diduga Ada Penyimpangan Proyek,Kasudin TamHut Jakarta Timur Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berkekuatan hukum tetap, Kejari Jakarta Pusat musnahkan barang bukti tindak pidana

Hasil awal menunjukkan PH tanah berada di angka 3,5 yang tergolong sangat asam dan kurang ideal bagi pertumbuhan tanaman. Namun, setelah diberikan agen penyubur tanah organik Bela Negara, hasil pengukuran ulang menunjukkan perubahan signifikan. Dalam waktu hanya beberapa jam saja, pH tanah meningkat menjadi 6,0 atau mendekati kondisi netral yang lebih baik untuk mendukung kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.

Sementara itu, Sugianto petani asal Dusun Lebak, Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan mengatakan hal yang sama, bahwa sangat heran dalam waktu singkat kondisi PH lahan pertaniannya langsung dapat naik drastis dari 3,5 jadi 7,0 dalam waktu singkat, dan dirinya akan menerapkan metode terapan organik Bela Negara di musim tanam kali ini.

Keterangan lainnya, Petani muda milenial di Desa Sukolilo, Dusun Dukoh, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan juga merasakan manfaatnya setelah menerapkan sistem Terapan Organik Bela Negara ini.

Zaky, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerapkan sistem pertanian organik selama kurang lebih satu tahun terakhir. Lahan yang digarapnya berada di Dusun Dukoh, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, dengan luas sekitar 200 cengkal.

“Alhamdulillah, lahan saya relatif aman dari serangan penyakit. Padahal, di wilayah Sukodadi tahun ini banyak lahan yang terkena hama seperti kamper, sundep, dan santomonas,” ujar Zaky. Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menjelaskan, serangan hama dan faktor cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab utama menurunnya produktivitas pertanian di wilayah Sukodadi. Bahkan, diperkirakan sekitar 60 persen lahan pertanian di wilayah Sukodadi mengalami gagal panen atau penurunan hasil panen secara signifikan.

Namun, berbeda dengan lahan yang dikelola Zaky. Dengan metode pertanian organik Bela Negara, hasil panen yang diperoleh mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Untuk lahan saya cengkal 200, panen kali ini bisa mencapai 1,7 Ton gabah kering sawah. Sedangkan sawah tetangga yang luasnya sama hasilnya di bawah 1 Ton malah banyak juga yang gagal panen sampai 60% petani sini,” jelasnya.

Penerapan sistem organik terbukti mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama sekaligus menjaga kualitas tanah. Ia juga membandingkan dengan lahan pertanian di sekitarnya yang masih menggunakan metode konvensional kimia.

“Terbukti, dibandingkan lahan tetangga kanan kiri, hasil panen saya masih lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa terapan organik cukup efektif, lebih ekonomis untuk penggunaan pupuk tapi hasil melimpah,” tambahnya.

Keberhasilan Terapan Organik Bela Negara FKBN ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani lain di Indonesia, khususnya petani di Kabupaten Lamongan, dapat di terapkan dan diikuti oleh para petani untuk mulai beralih ke sistem pertanian organik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim, kondisi tanah kurang bagus, PH rendah dan serangan hama yang semakin kompleks.

Hal ini juga harus mendapatkan dukungan dan perhatian negara, baik pemerintah pusat, daerah dan desa, demi masa depan Indonesia, dan bisa menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. (Red)

SendShareTweet

Related‎ Posts

DPRD Kotabaru Soroti Kinerja Pemda, Rekomendasi LKPj 2025 Jadi Alarm Perbaikan
Daerah

DPRD Kotabaru Soroti Kinerja Pemda, Rekomendasi LKPj 2025 Jadi Alarm Perbaikan

Mei 4, 2026
1
Looping Jalur Hijau Panen Tapu Jaya, Diduga Ada Penyimpangan Proyek,Kasudin TamHut Jakarta Timur Bungkam Saat Dikonfirmasi
Metropolitan

Looping Jalur Hijau Panen Tapu Jaya, Diduga Ada Penyimpangan Proyek,Kasudin TamHut Jakarta Timur Bungkam Saat Dikonfirmasi

April 30, 2026
39
Berkekuatan hukum tetap, Kejari Jakarta Pusat musnahkan barang bukti tindak pidana
News

Berkekuatan hukum tetap, Kejari Jakarta Pusat musnahkan barang bukti tindak pidana

April 30, 2026
18
Halal Bihalal Batu Ampar Estate: Perkuat Silaturahmi, Apresiasi Pemanen Terbaik dengan Hadiah Sepeda Motor
Daerah

Halal Bihalal Batu Ampar Estate: Perkuat Silaturahmi, Apresiasi Pemanen Terbaik dengan Hadiah Sepeda Motor

April 30, 2026
110
Menjaga Nalar di Rimba Digital: Kolaborasi Akademisi dan Polri dalam Menjawab “Quo Vadis” Media Sosial di Kalimantan Timur
Daerah

Menjaga Nalar di Rimba Digital: Kolaborasi Akademisi dan Polri dalam Menjawab “Quo Vadis” Media Sosial di Kalimantan Timur

April 29, 2026
7
TP PKK Tanah Bumbu Gelar Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Pola Makan Bergizi
Daerah

TP PKK Tanah Bumbu Gelar Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Pola Makan Bergizi

April 29, 2026
10
Diduga Berseteru Dengan Komisi III, Bupati Nias Utara Bantah Abaikan DPRD
Daerah

Diduga Berseteru Dengan Komisi III, Bupati Nias Utara Bantah Abaikan DPRD

April 29, 2026
47
Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Penanganan Karhutla
Daerah

Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

April 29, 2026
5
SMP Negeri 2 Sekaran bersama Dapur SPPG 2 BuluTengger Lakukan Edukasi Gizi MBG ke Siswa
News

SMP Negeri 2 Sekaran bersama Dapur SPPG 2 BuluTengger Lakukan Edukasi Gizi MBG ke Siswa

April 29, 2026
73
PERAHU Kotabaru, Layanan Humanis Jemput Bola: Hukum dan Kesehatan Gratis untuk Warga
Daerah

PERAHU Kotabaru, Layanan Humanis Jemput Bola: Hukum dan Kesehatan Gratis untuk Warga

April 29, 2026
14

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Sowan ke Kedaton, Gubernur Kaltim Cium Tangan Sultan Kutai Usai Insiden Kursi di Peresmian RDMP

Sowan ke Kedaton, Gubernur Kaltim Cium Tangan Sultan Kutai Usai Insiden Kursi di Peresmian RDMP

4 bulan yang lalu
35
Kotabaru Gencarkan Kawasan Tanpa Rokok, Tegaskan Komitmen Lindungi Kesehatan Publik

Kotabaru Gencarkan Kawasan Tanpa Rokok, Tegaskan Komitmen Lindungi Kesehatan Publik

11 bulan yang lalu
35
Mafia Tanah” Manfaatkan Ormas dan Penegak Hukum Kuasai Lahan Dengan Mempidanakan Penghuni

Mafia Tanah” Manfaatkan Ormas dan Penegak Hukum Kuasai Lahan Dengan Mempidanakan Penghuni

12 bulan yang lalu
92

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Halal Bihalal Batu Ampar Estate: Perkuat Silaturahmi, Apresiasi Pemanen Terbaik dengan Hadiah Sepeda Motor

    Halal Bihalal Batu Ampar Estate: Perkuat Silaturahmi, Apresiasi Pemanen Terbaik dengan Hadiah Sepeda Motor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Parkir Liar Mobil Jaksa dan Pengacara Dikempesin Didepan PN Jakarta Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Jaktim Diduga Biarkan Bangunan Berdiri di Atas Drainase, Warga Soroti Ketidaktegasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mensertifikatkan Tanah Milik Orang Lain, Taruhannya ‘Bui’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA