SEMARANG, kabaronenews.com – OMRON Healthcare Indonesia bekerja sama dengan Datascrip meresmikan OMRON Experience Center (OEC) di Munro Restoran Semarang, Rabu (4/2/2026).
Pembukaan OEC di Semarang bertujuan untuk memperluas jangkauan perangkat kesehatan serta menghadirkan layanan purna jual yang lebih cepat bagi masyarakat di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Berlokasi di Datascrip, Ruko Peterongan Plaza Blok A-10, Jl. MT. Haryono No. 719, Wonodri, Semarang, Omron Experience Center menyediakan layanan purna jual, termasuk servis dan kalibrasi alat.
Direktur Omron Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe menyampaikan, kehadiran OEC di Semarang merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat di Jawa Tengah.
” Melalui misi global Going for Zero, Omron berkomitmen untuk menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.” tuturnya.
” Untuk mendukung komitmen tersebut, pemantauan tekanan darah secara rutin menjadi kebutuhan penting yang perlu ditopang oleh layanan yang mudah diakses, cepat, dan andal,” kata Watanabe.
“Omron Experience Center kami hadirkan sebagai pusat layanan teknis, termasuk servis dan kalibrasi alat yang efisien, sehingga masyarakat di Semarang dan sekitarnya dapat menjaga rutinitas pemeriksaan tekanan darah tanpa hambatan,” jelasnya.
Marketing Manager Omron Healthcare Indonesia, Fanny Himawan menyampaikan bahwa pelanggan juga bisa mencoba berbagai perangkat kesehatan.
Seperti tensimeter digital, monitor komposisi tubuh, nebulizer, perangkat manajemen nyeri, dan termometer digital.
“Jadi, pelanggan bisa memutuskan tipe mana yang tepat untuk mereka sebelum melakukan pembelian pada toko alat kesehatan, apotek, atau kanal resmi online,” kata Fanny.
Selain layanan teknis, Omron turut mendorong edukasi kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan tenaga medis sebagai narasumber terpercaya, kampanye digital, dan event untuk pelanggan di kota-kota tempat OEC hadir.
Menanggapi pentingnya pencegahan dan pengendalian hipertensi, Dr. Bagus Andi Pramono, Ketua Pokja Hipertensi PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), menekankan karakteristik hipertensi serta pentingnya pengelolaan yang tepat.
“Hipertensi merupakan kondisi kronis dengan karakter tekanan darah yang dinamis dan berubah-ubah, dipengaruhi oleh aktivitas fisik, stres, waktu pengukuran, lingkungan, serta kepatuhan pasien terhadap terapi. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan darah yang akurat, terstandar, dan berulang menjadi kunci utama dalam diagnosis, stratifikasi risiko, serta evaluasi keberhasilan terapi hipertensi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa penggunaan alat ukur tekanan darah yang telah tervalidasi secara klinis, disertai edukasi cara pengukuran yang benar, berperan penting dalam mencegah kesalahan klasifikasi hipertensi.
” Kehadiran Experience Center diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat dan tenaga kesehatan terkait pentingnya pengukuran tekanan darah sesuai standar,” lanjut Bagus.
Pokja Hipertensi PERKI juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pencatatan dan pemantauan tekanan darah jangka panjang, sejalan dengan rekomendasi penanganan hipertensi terkini yang menekankan pentingnya pemantauan tekanan darah di luar fasilitas kesehatan.
Diketahui, selain Kota Semarang, OEC juga hadir di Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Jakarta, Palembang, Medan, Makassar, Padang, Bali, Balikpapan, dan Manado.
AMR



















