No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
Home Lipsus

Inspektorat Kabupaten Lamongan Di minta Turun Lapangan Terkait Proyek Desa Patihan Lamongan,

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
6 bulan yang lalu
Inspektorat Kabupaten Lamongan Di minta Turun Lapangan Terkait Proyek Desa Patihan  Lamongan,
244
VIEWS

Lamongan, KabarOneNews.com-Kinerja Pemerintah Desa Patihan kecamatan Babat kabupaten Lamongan, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Hal tersebut di karenakan proyek pembangunan Jalan poros desa yang di biayai dari Bantuan keuangan (BK) senilai RP. 100.000.000 juta, itu baru dua minggu, namun kondisinya sudah rusak parah, terlihat sudah retak, patah Rabat beton yang sudah pecah dalam waktu singkat,oleh karena Tim Inspektorat dan Badan pemeriksaan keuangan (BPK)di minta harus turun langsung ke Desa Patihan Kecamatan Babat kabupaten Lamongan untuk mengecek kembali proyek Rabat Beton yang dibangun beberapa minggu yang lalu. Jumat (17/10/2025 ).IMG 20251018 WA0002

Proyek Rabat beton dengan volume: 75x4x0.15 meter, kegiatan pengerjaan Rabat Beton di kerjakan oleh Tim pelaksanaan kegiatan(TPK) bersumber dari BK tahun angaran 2025 . Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, di temukan baru beberapa minggu selesai pembangunan, jalan Rabat Beton tersebut diduga , kini suda rusak dan pecah” kurangnya komposisi bahan matrial, jelas mengurangi dan kualitas jalan tersebut, jalan rabat beton tersebut di duga di kerjakan asal jadi dan tidak sesuai Spesifikasi.IMG 20251018 WA0005

Berita‎ Terkait

NGO Jalak Soroti Proyek Repit Setting Flyover Daan Mogot Rp16,7 M, Dinilai Minim Kajian Teknis”

PU Bina Marga Pusat PPK 4.5 Babat Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan

MBG Bulutengger Lamongan Klarifikasi Perihal Pemberitaan Salah Terkait Menu Kering

Saat Awak Media mencoba mengonfirmasi dengan mendatangi ke Balaidesa sangat miris gak ada satupun perangkat desa yang masuk saat jam kerja dan tampak pintu Ruangan tertutup,IMG 20251018 WA0004

untuk berimbangnya pemberitaan Tim Jurnalis KabarOne News.com menkonfirmasi kepala desa Patihan melalui pesan WhatsApp tidak ada jawaban lalu mencoba menghubungi salah satu perangkat yang bernama Asrori lewat via Telfon Whats apps mengatakan,” retaknya Rabat Beton karna cuaca yang panas, kalau cuaca panas di buat acuan retaknya bangunan sangat tidak masuk di akal , kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan kualitas material dan proses pengerjaan.
Penyebab rabat beton cepat pecah
Perbandingan material tidak tepat . Campuran beton yang tidak sesuai standar, misalnya terlalu banyak air, akan membuat beton menjadi lemah dan mudah retak saat mengering.
Pengeringan terlalu cepat.Beton yang mengering terlalu cepat akibat cuaca panas atau tidak adanya perawatan (curing) yang memadai akan mengalami retak susut.kondisi fisik di lapangan yakni Pondasi atau tanah tidak stabil.Jika rabat beton dibangun di atas tanah yang tidak padat atau tidak stabil, pergeseran tanah di bawahnya akan menyebabkan beton pecah,”Ujarnya.

Terkait permalasahan tersebut di konfirmasi ke Ketua Non Government organization jaring pelaksana antisipasi keamanan (NGO JALAK) Ketua DPC Lamongan Rudi Hartono mengatakan,”
Kurangnya pengawasan: Proyek yang dikerjakan dengan asal-asalan karena minimnya pengawasan sering kali menghasilkan kualitas pekerjaan yang buruk dan mudah rusak.

Penyimpangan dalam pelaksanaan. Jika ada indikasi penyimpangan dalam penggunaan dana atau spesifikasi teknis, kualitas proyek bisa sangat dipertanyakan.
Dugaan penyimpangan pada proyek dana BK.

Kasus pecahnya rabat beton yang didanai oleh Bantuan Keuangan (BK) dalam waktu singkat memicu kecurigaan adanya dugaan penyimpangan. Beberapa hal yang sering menjadi sorotan dalam kasus seperti ini meliputi:
Manipulasi spesifikasi: Diduga pelaksana tidak menggunakan material dengan kualitas yang sesuai standar.
Pengurangan volume: Adanya dugaan pengurangan volume material, seperti campuran semen yang lebih sedikit, untuk memperbesar keuntungan.

Pekerjaan tidak sesuai bestek. Pelaksanaan di lapangan tidak mengikuti standar teknis yang telah ditetapkan dalam rencana anggaran biaya (RAB). Jika Dugaan itu terbukti adanya pengurangan bahan material bertujuan untuk meraup keuntungan pribadi, maka dapat di jerat dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001tentang pemberantasan tindak pidana korupsi pasal 7 ayat (1) UU Tipikor: mengenai kecurangan, pelaku dapat di ancam pidana penjara minimal 2 tahun dan maksimal 7 tahun, serta denda minimal Rp, 100 juta.

Bila permasalahan ini tidak di tindak lanjuti Kita akan segera laporkan ke Pihak APH ,” ungkapnya ( Yani).

SendShareTweet

Related‎ Posts

NGO Jalak Soroti Proyek Repit Setting Flyover Daan Mogot Rp16,7 M, Dinilai Minim Kajian Teknis”
Lipsus

NGO Jalak Soroti Proyek Repit Setting Flyover Daan Mogot Rp16,7 M, Dinilai Minim Kajian Teknis”

April 7, 2026
29
PU Bina Marga Pusat PPK 4.5 Babat Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan
Lipsus

PU Bina Marga Pusat PPK 4.5 Babat Berikan Klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan

Maret 6, 2026
19
MBG Bulutengger Lamongan Klarifikasi Perihal Pemberitaan Salah Terkait Menu Kering
Lipsus

MBG Bulutengger Lamongan Klarifikasi Perihal Pemberitaan Salah Terkait Menu Kering

Maret 5, 2026
77
Pembanguna Gapura Jakut Diduga Besi Tak Sesuai Spek dan Tanpa Cat Dasar — Kasudin PRKP Belum Perintahkan Pembongkaran
Lipsus

Pembanguna Gapura Jakut Diduga Besi Tak Sesuai Spek dan Tanpa Cat Dasar — Kasudin PRKP Belum Perintahkan Pembongkaran

Februari 11, 2026
51
Proyek DAS Ampal Rp136 Miliar Dinilai Gagal Fungsi, DPRD Balikpapan Desak Audit Forensik
Lipsus

Proyek DAS Ampal Rp136 Miliar Dinilai Gagal Fungsi, DPRD Balikpapan Desak Audit Forensik

Februari 8, 2026
37
Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Proyek Gapura di Jakarta Utara Dibongkar
Lipsus

Diduga Asal Jadi, Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Proyek Gapura di Jakarta Utara Dibongkar

Februari 2, 2026
89
Terkait Bantahan Klarifikasi  Berita Dugaan Korupsi Kades Taman Prijek, ini faktanya .
Lipsus

Terkait Bantahan Klarifikasi  Berita Dugaan Korupsi Kades Taman Prijek, ini faktanya .

Januari 11, 2026
105
Surharyanti Belum Bongkar Gapura Kali Baru Yang Dikerjakan PT. Petalun Jaya Tidak Sesuai Kontrak
Lipsus

Surharyanti Belum Bongkar Gapura Kali Baru Yang Dikerjakan PT. Petalun Jaya Tidak Sesuai Kontrak

Januari 9, 2026
98
Proyek Gapura Diduga PHO Meski Belum Rampung? Muncul Desakan Agar APH Periksa Oknum ASN Sudin PRKP Jakarta Utara
Lipsus

Proyek Gapura Diduga PHO Meski Belum Rampung? Muncul Desakan Agar APH Periksa Oknum ASN Sudin PRKP Jakarta Utara

Desember 23, 2025
110
DidugaTidak Selesai Dikerjakan Sesuai Kontrak, Proyek Gapura Sudah Di-PHO APH Segera Periksa Pejabat Sudin PRKP Jakut
Lipsus

DidugaTidak Selesai Dikerjakan Sesuai Kontrak, Proyek Gapura Sudah Di-PHO APH Segera Periksa Pejabat Sudin PRKP Jakut

Desember 22, 2025
96

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Dorong Penguatan Perlindungan Profesi Advokat dan Perempuan Korban, KAPI Kirim Surat ke DPR RI

Dorong Penguatan Perlindungan Profesi Advokat dan Perempuan Korban, KAPI Kirim Surat ke DPR RI

8 bulan yang lalu
18
Kejagung Diminta Gelar Ulang Perkara Pasal 167 KUHP Atas Dugaan Permainan Penanganan Perkara di Kejari Jakut

Kejagung Diminta Gelar Ulang Perkara Pasal 167 KUHP Atas Dugaan Permainan Penanganan Perkara di Kejari Jakut

10 bulan yang lalu
44
Wujudkan Kota Global yang Madinatul Iman, Wali Kota Balikpapan Buka Safari Ramadan 1447 H

Wujudkan Kota Global yang Madinatul Iman, Wali Kota Balikpapan Buka Safari Ramadan 1447 H

2 bulan yang lalu
31

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menenun Arus Budaya: Balikpapan Pimpin Estafet Kolaborasi Seni di Jantung Indonesia Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Camat Johar Baru Dinilai Kurang Etika, Tertawa Saat Walikota Menyampaikan Pemaparan Warganya Miskin dan Kurang Gizi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hendak Jual Tanah Orang Lain Pengacara dan Notaris Diadili Perkara Pemalsuan Surat Kuasa dan KTP KK Pemilik Tanah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Artis Penyanyi Personel ‘Seven Icons’ Mengaku Banyak Kenal Dengan Petinggi Di Mabes Polri, Uang Korban-pun Lenyap Rp 3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA