No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
Home News

FEB UNISLA Jadi Mitra Strategis Dinas Koperasi Lamongan dalam Pelatihan Penyusunan Proposal Business Plan dan Mitigasi Risiko KDMP

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
5 bulan yang lalu
FEB UNISLA Jadi Mitra Strategis Dinas Koperasi Lamongan dalam Pelatihan Penyusunan Proposal Business Plan dan Mitigasi Risiko KDMP
75
VIEWS

Lamongan, KabarOne News.com— Dunia usaha saat ini bergerak dengan sangat cepat, dan para pelaku bisnis dituntut untuk memiliki kemampuan manajerial yang tangguh, strategi perencanaan yang matang, serta kemampuan dalam mengelola risiko. Menyadari pentingnya hal tersebut, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan bertajuk “Penyusunan Proposal Business Plan dan Mitigasi Risiko KDMP” yang diikuti oleh seratus peserta dari berbagai sektor usaha mikro dan koperasi Selasa(04/11/2025).IMG 20251104 WA0015

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Mohammad Yaskun, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA).

Berita‎ Terkait

Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April

Asrama Polsek Kalideres Terbakar, Penghuni Kocar Kacir Selamatkan Diri

Di Balik Riuh Video Viral Polresta Balikpapan, Kapolda Kaltim Bicara Soal Etika, Luka Lama, dan Marwah Institusi

Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha di Lamongan untuk memperkuat fondasi bisnis mereka melalui kemampuan menyusun rencana usaha yang realistis, terukur, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan ekonomi. Selain itu, materi mengenai mitigasi risiko KDMP (Keberlanjutan, Dampak, Mitigasi, dan Pengendalian) menjadi topik strategis yang relevan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian pasca-pandemi dan fluktuasi ekonomi internasional.

Dalam paparannya, Dr. Mohammad Yaskun menekankan bahwa penyusunan business plan bukan sekadar dokumen administratif untuk mendapatkan modal atau kredit usaha, melainkan sebagai peta jalan strategis yang menentukan arah dan keberlanjutan bisnis. “Sebuah proposal bisnis yang baik harus mampu menjawab tiga pertanyaan fundamental: apa yang ingin dicapai, bagaimana cara mencapainya, dan bagaimana mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi,” ujarnya di hadapan para peserta yang memenuhi aula kegiatan.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa banyak pelaku UMKM yang gagal bukan karena tidak memiliki ide bagus, tetapi karena tidak memiliki perencanaan yang matang serta kurang memahami risiko yang mengintai. Mitigasi risiko, menurutnya, harus menjadi bagian integral dari setiap rencana bisnis, karena setiap keputusan usaha membawa konsekuensi finansial dan operasional yang harus dikelola dengan bijak. Dalam konteks KDMP, pelaku usaha didorong untuk memahami risiko dari empat dimensi utama: keberlanjutan usaha, dampak terhadap lingkungan dan sosial, mitigasi melalui inovasi dan diversifikasi, serta pengendalian dalam tata kelola keuangan dan operasional.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga diisi dengan sesi praktik langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk menyusun rancangan business plan sederhana sesuai bidang usaha masing-masing. Dalam sesi ini, Dr. Yaskun memberikan arahan satu per satu kepada peserta agar mereka memahami logika dasar dalam menyusun visi usaha, analisis SWOT, segmentasi pasar, hingga proyeksi keuangan yang realistis. “Business plan yang baik harus bisa dibaca oleh investor sebagai peluang, bukan sekadar narasi indah. Data dan analisis yang kuat adalah kunci utama,” tegasnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha kuliner, industri kreatif, peternakan, hingga koperasi wanita yang bergerak di bidang simpan pinjam. Salah satu peserta, Sri Wahyuni, pemilik usaha olahan ikan di Kecamatan Paciran, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “Selama ini kami hanya menjalankan usaha berdasarkan intuisi. Lewat pelatihan ini saya jadi tahu pentingnya membuat perencanaan tertulis dan menghitung risiko. Jadi lebih siap kalau mau mengembangkan usaha,” ujarnya dengan semangat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tumbuhnya wirausaha tangguh dan berdaya saing. Ia menyebut bahwa Dinas Koperasi secara rutin menggandeng kalangan akademisi seperti FEB UNISLA untuk memberikan pelatihan berbasis riset dan kebutuhan riil lapangan. “Sinergi dengan perguruan tinggi seperti UNISLA sangat penting agar pelaku usaha di Lamongan tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang dengan strategi bisnis yang ilmiah dan adaptif,” ungkapnya.

Selain memperdalam aspek perencanaan bisnis, pelatihan ini juga memberikan wawasan mengenai pengelolaan risiko berbasis keberlanjutan. Dr. Yaskun mengajak para peserta untuk berpikir lebih luas, tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari setiap aktivitas usaha. Ia mencontohkan pentingnya penggunaan bahan baku lokal, pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, serta kolaborasi dengan komunitas sekitar sebagai bagian dari tanggung jawab sosial usaha.

Menurutnya, konsep Smart and Sustainable Business kini menjadi tren global yang harus diantisipasi sejak dini oleh para pelaku usaha mikro. “Kalau dulu yang penting usaha jalan dan untung, sekarang yang ditanya adalah apakah usaha Anda berkelanjutan dan memberi manfaat sosial. Investor dan lembaga keuangan pun kini menilai hal-hal itu,” tuturnya.

Dalam penutupan sesi, Dr. Yaskun juga menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak datang dalam semalam. Ia mengajak peserta untuk terus belajar dan membangun jejaring. “Proposal bisnis yang Anda buat hari ini bisa jadi batu loncatan menuju kemajuan yang lebih besar. Tapi keberhasilan sejati lahir dari kemauan belajar, disiplin mengelola, dan keberanian untuk berubah,” pungkasnya dengan tegas.

Kegiatan Penyusunan Proposal Business Plan dan Mitigasi Risiko KDMP ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok yang berlangsung hangat. Para peserta menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam pengelolaan usaha, mulai dari kendala permodalan hingga strategi pemasaran digital. Menanggapi hal tersebut, Dr. Yaskun memberikan sejumlah solusi praktis, termasuk pentingnya penggunaan media sosial untuk promosi dan bagaimana mengakses pembiayaan melalui lembaga keuangan berbasis koperasi.

Dari keseluruhan kegiatan, terlihat jelas bahwa sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha mikro menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan berdaya saing. Lamongan, dengan potensi wirausaha yang melimpah, memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan UMKM yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.

Pelatihan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan langkah strategis dalam membangun karakter wirausaha Lamongan yang cerdas, mandiri, dan siap menghadapi tantangan ekonomi modern. Dengan pembekalan ilmu yang diberikan oleh Dr. Mohammad Yaskun serta dukungan penuh dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, diharapkan para peserta mampu menulis, merencanakan, dan menjalankan bisnisnya dengan visi besar: membangun ekonomi Lamongan yang tangguh dan berkelanjutan.(*).

SendShareTweet

Related‎ Posts

Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April
Daerah

Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April

April 18, 2026
1
Asrama Polsek Kalideres Terbakar, Penghuni Kocar Kacir Selamatkan Diri
News

Asrama Polsek Kalideres Terbakar, Penghuni Kocar Kacir Selamatkan Diri

April 17, 2026
5
Di Balik Riuh Video Viral Polresta Balikpapan, Kapolda Kaltim Bicara Soal Etika, Luka Lama, dan Marwah Institusi
News

Di Balik Riuh Video Viral Polresta Balikpapan, Kapolda Kaltim Bicara Soal Etika, Luka Lama, dan Marwah Institusi

April 16, 2026
6
Liturgi Pigmen di Tanah Retak: Endeng Mursalin dan Estetika Perlawanan dari Jantung Palu
Daerah

Liturgi Pigmen di Tanah Retak: Endeng Mursalin dan Estetika Perlawanan dari Jantung Palu

April 16, 2026
71
Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Dorong Pariwisata dan UMKM Banua Mendunia
Daerah

Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Dorong Pariwisata dan UMKM Banua Mendunia

April 16, 2026
7
Kotabaru Matangkan Persiapan Haji 2026, 308 Jamaah Siap Berangkat dengan Layanan Maksimal
Daerah

Kotabaru Matangkan Persiapan Haji 2026, 308 Jamaah Siap Berangkat dengan Layanan Maksimal

April 15, 2026
5
DPRD Tanah Bumbu Tetapkan Rekomendasi LKPJ 2025 dalam Paripurna, Bupati Beri Apresiasi
Daerah

DPRD Tanah Bumbu Tetapkan Rekomendasi LKPJ 2025 dalam Paripurna, Bupati Beri Apresiasi

April 15, 2026
5
Misteri Proyektil di Balikpapan Tengah: Teror Penembakan Hantui Pemukiman Warga
Daerah

Misteri Proyektil di Balikpapan Tengah: Teror Penembakan Hantui Pemukiman Warga

April 15, 2026
5
TEROR PELURU SENYAP: Kaca Mobil Ditembak, Warga Sumberejo Terjebak Intimidasi Misterius
Daerah

TEROR PELURU SENYAP: Kaca Mobil Ditembak, Warga Sumberejo Terjebak Intimidasi Misterius

April 15, 2026
8
DPRD Kotabaru Bahas 3 Raperda Strategis: Dari Penanggulangan Bencana hingga Pengelolaan Sampah
Daerah

DPRD Kotabaru Bahas 3 Raperda Strategis: Dari Penanggulangan Bencana hingga Pengelolaan Sampah

April 14, 2026
8

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

4 bulan yang lalu
9
Sampah Warga Rusun Menumpuk, Alasan Kasatpel Mobil Angkutan Rusak

Sampah Warga Rusun Menumpuk, Alasan Kasatpel Mobil Angkutan Rusak

1 tahun yang lalu
56
Pemkab Kotabaru Bangun 12 Rumah untuk Korban Kebakaran di Desa Gerongang

Pemkab Kotabaru Bangun 12 Rumah untuk Korban Kebakaran di Desa Gerongang

1 tahun yang lalu
47

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hakim PN Jakut Perintahkan JPU Hadirkan Saksi Perkara Pemalsuan SHM Terdakwa Notaris dan Pengacara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termohon Eksekusi Berikan Apresiasi Kepada Ketua PN Jakarta Selatan Atas Penundaan Eksekusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Liturgi Pigmen di Tanah Retak: Endeng Mursalin dan Estetika Perlawanan dari Jantung Palu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Majelis Hakim PT Banten Perintahkan Tergugat Supaya Melunasi Pengadaan Kursi Tamu Di Pelabuhan Merak Dan Bakauheni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA