kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Hukum

Kawiro Susilo Dirut PT.Amosys Indonesia Diadili Terkait Peredaran Kosmetik Tanpa Izin

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
4 bulan yang lalu
Kawiro Susilo Dirut PT.Amosys Indonesia Diadili Terkait Peredaran Kosmetik Tanpa Izin
123
VIEWS

Jakarta ,Kabaronenews.com,-Direktur Utama PT.Amosys Indonesia (Dirut PT.AI) Kawiro Susilo, diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara atas dugaan pelanggaran izin edar produk skincare impor kosmetik merek RDL.

Kawiro Susilo, dijerat dengan Undang Undang Kesehatan tentang, mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar yang sah (termasuk obat-obatan ilegal atau kosmetik berbahaya yang mengandung bahan terlarang seperti merkuri). Kawiro Susilo terancam 12 tahun penjara, dengan denda 5 miliar rupiah.

Berita‎ Terkait

Hakim PN Jakut Diduga Langgar Kode Etik Membiarkan Terdakwa Bebas Demi Hukum

PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

DPP Barikade Gus Dur : Pembubaran Ibadah di Tangerang Melanggar Norma Hukum

Dalam perkara ini Majelis Hakim pimpinan Abdul Basir didampingi hakim anggota Ranto Sabungan Silalahi dan Lia Giftiyani, terkesan memberikan keistimewaan terhadap terdakwa Kawiro Susilo. Dimana terdakwa dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara namun tidak dilakukan penahanan sebagaimana dialami terdakwa lainnya yang harus mengenakan baju tahanan saat akan menjalani persidangan.

Jaksa Penuntut Umum Pengganti (JPUP) Ari Sulton Abdullah, dalam dakwaannya menyebutkan, PT.Amosys Indonesia (PT.AI) pada 24 September 2016 ditunjuk sebagai distributor tunggal produk kosmetik merek RDL di Indonesia berdasarkan perjanjian keagenan dengan RDL Pharmaceutical Laboratory Inc, perusahaan asal Davao City, Filipina.

Perjanjian kerja sama kedua pihak ditandatangani terdakwa Kawiro Susilo selaku Dirut PT.Amosys Indonesia dan Leonara D. Lim selaku Presiden sekaligus CEO RDL. Dalam perjanjian kerjasama tersebut PT.Amosys Indonesia, wajib memenuhi target pembelian minimal 10 kontainer per bulan atau 120 kontainer per tahun selama masa kontrak lima tahun.

Perjanjian juga mengatur bahwa pihak principal berhak menunjuk distributor lain apabila target pembelian tidak terpenuhi, serta PT.AI diwajibkan menandatangani Clean Break Letter yang dapat digunakan sewaktu-waktu oleh Pharmaceutical Laboratory Inc untuk mengakhiri hubungan kerja sama apabila terjadi pelanggaran kontrak.

Pada Maret 2017, PT.AI mulai mengurus izin edar produk kosmetik RDL melalui BPOM RI. Setelah proses pengurusan ijin berjalan, terdakwa menandatangani dan menyerahkan Clean Break Letter kepada pihak Pharmaceutical Laboratory Inc, perantara Budi Santoso.

Namun, dalam perjalanannya PT. Amosys Indonesia diduga tidak lagi memenuhi kewajiban pembelian produk sejak Januari 2018, sehingga pihak RDL Pharmaceutical Laboratory Inc. melayangkan tiga kali surat somasi kepada PT.AI yakni bulan April, Mei dan Juni 2018.

Menurut JPU, upaya penyelesaian damai telah dilakukan pihak Pharmaceutical Laboratory Inc, melalui komunikasi dan permintaan data penjualan serta stok barang, namun data yang diberikan terdakwa tidak lengkap sehingga proses evaluasi dan penyelesaian persoalan distribusi mengalami hambatan.

Oleh karena PT.AI tidak ada itikad baik dalam penyelesaian perjanjian kerja sama, maka pada 16 Oktober 2018, RDL Pharmaceutical Laboratory Inc. mengirimkan surat pemutusan kontrak kepada PT.Amosys Indonesia, ditandatangani Robert D.Lim dan dikirim melalui jasa pengiriman internasional kepada Dirut perusahaan PT.AI yakni terdakwa Kawiro Susilo.

Ironisnya, walaupun perjanjian keagenan telah diputus tapi terdakwa tetap melakukan penjualan produk RDL Papaya Brightening Soap with Vitamin A, C, dan E ukuran 135 gram. Penyidik menemukan bukti bukti rekapitulasi penjualan nilai penjualan produk yang dilakukan terdakwa sejak Januari sampai 15 Mei 2019 mencapai 1,8 miliar rupiah.

Penyidikan juga menemukan barang bukti di gudang PT.Amosys Indonesia, berlokasi di kawasan Ancol Barat Business Park, Jakarta Utara. Barang bukti berupa puluhan picis sabun dan ribuan dus produk RDL Papaya Brightening Soap.

JPU menambahkan, pada 5 Desember 2018, BPOM RI telah menerima pemberitahuan resmi dari RDL Pharmaceutical Laboratory Inc. tentang berakhirnya status PT.Amosys Indonesia sebagai distributor eksklusif. Penggantian distributor resmi baru produk RDL di Indonesia adalah PT.Dwi Mitra Artha berdasarkan surat penunjukan keagenan yang telah disepakati sesuai surat perjanjian kerja sama.

Dalam perkara ini, terdakwa Kawiro Susilo didakwa melanggar Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, ungkap JPU di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Penulis : P.Sianturi

SendShareTweet

Related‎ Posts

Hakim PN Jakut Diduga Langgar Kode Etik Membiarkan Terdakwa Bebas Demi Hukum
Hukum

Hakim PN Jakut Diduga Langgar Kode Etik Membiarkan Terdakwa Bebas Demi Hukum

September 25, 2026
17
PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban
Hukum

PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

September 23, 2026
306
DPP Barikade Gus Dur : Pembubaran Ibadah di Tangerang Melanggar Norma Hukum
Hukum

DPP Barikade Gus Dur : Pembubaran Ibadah di Tangerang Melanggar Norma Hukum

September 23, 2026
19
Pinjam Uang 2.8 M Rosmawati Gunawan Diadili Terancam 4 Tahun Penjara
Hukum

Pinjam Uang 2.8 M Rosmawati Gunawan Diadili Terancam 4 Tahun Penjara

September 22, 2026
56
Berawal dari Pinjam Karaoke, Wanita Deket Ditipu Rp72,9 Juta
Hukum

Berawal dari Pinjam Karaoke, Wanita Deket Ditipu Rp72,9 Juta

September 22, 2026
8
Ada Apa dengan Penegak Hukum Kita? Kasus Penganiayaan di Jakarta Utara Sudah Hampir 2 Tahun Berlalu Kok Belum Tuntas Juga
Hukum

Ada Apa dengan Penegak Hukum Kita? Kasus Penganiayaan di Jakarta Utara Sudah Hampir 2 Tahun Berlalu Kok Belum Tuntas Juga

September 18, 2026
165
JPU Belum Bacakan Tuntutan, Masa Tahanan Mau Habis Terdakwa Berpotensi Bebas Demi Hukum
Hukum

JPU Belum Bacakan Tuntutan, Masa Tahanan Mau Habis Terdakwa Berpotensi Bebas Demi Hukum

September 18, 2026
64
Hakim PN Jakut Hukum Sri Rahayu 6 Bulan Penjara Terbukti Tanpa Izin Angkut Batu Hitam
Hukum

Hakim PN Jakut Hukum Sri Rahayu 6 Bulan Penjara Terbukti Tanpa Izin Angkut Batu Hitam

September 16, 2026
45
Kadis Perumahan DKI Jakarta Dinilai “Sadis dan Kejam” Usir Penghuni Rusun
Hukum

Kadis Perumahan DKI Jakarta Dinilai “Sadis dan Kejam” Usir Penghuni Rusun

September 13, 2026
154
JPU Erma Oktora Diteriaki Minta Uang 200 Juta Untuk Meringankan Tuntutan Perkara Narkoba
Hukum

JPU Erma Oktora Diteriaki Minta Uang 200 Juta Untuk Meringankan Tuntutan Perkara Narkoba

September 10, 2026
103

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

WARGA MASYARAKAT DESA KARANG SETIAP JUM’AT WAGE GELAR DOA BERSAMA DI MAKAM

WARGA MASYARAKAT DESA KARANG SETIAP JUM’AT WAGE GELAR DOA BERSAMA DI MAKAM

2 bulan yang lalu
57
Kotabaru Peringati Hari Pahlawan 10 November dan HKN ke-61 Dengan Upacara Khidmat

Kotabaru Peringati Hari Pahlawan 10 November dan HKN ke-61 Dengan Upacara Khidmat

11 bulan yang lalu
23
Perbankan vs UMKM: FAME Jawa Timur Dorong Rekonsiliasi Strategis Demi Penguatan Ekonomi Nasional

Perbankan vs UMKM: FAME Jawa Timur Dorong Rekonsiliasi Strategis Demi Penguatan Ekonomi Nasional

7 bulan yang lalu
100

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA BUMDES KETAHAN PANGAN RP158 JUTA DI DESA KEBUNAGUNG Sapi Beli 5 Ekor Tinggal 1, Pembangunan Kandang Tak Terealisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Apa dengan Penegak Hukum Kita? Kasus Penganiayaan di Jakarta Utara Sudah Hampir 2 Tahun Berlalu Kok Belum Tuntas Juga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Jakarta Pusat Serap Aspirasi Dewan Kota dan Warga di Kecamatan Gambir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Pembangunan Saluran Air di Rawamangun Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA