Balikpapan – kabaronenews.com – Kerukunan Keluarga Besar Sulawesi Tengah (KKBST) Balikpapan menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi rumah yang kokoh bagi seluruh anggotanya komitmen tersebut disepakati dalam agenda rapat bulanan pada (18/4/2026).
Bukan sekadar organisasi, KKBST menjelma menjadi tempat bersandar di perantauan, di mana rasa persaudaraan di atas segalanya.
Bertempat di rumah kediaman Bendahara KKBST, Yanti. Rapat kerja terbaru, pengurus merumuskan pedoman pengelolaan dana kas yang lebih transparan dan berbasis kepedulian, bertujuan merajut kebersamaan dan mengukuhkan persaudaraan.
“Organisasi ini adalah rumah kita bersama. Dana kas yang kita kelola adalah napas perjuangan, wujud gotong royong untuk saling menopang saat suka maupun duka. Ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” ujar Aan, Ketua KKBST Balikpapan, dalam keterangannya kepada media.
Berikut adalah butir-butir kesepakatan dan pedoman kas KKBST Balikpapan:
1. Iuran Kas: “Tabungan Kasih Sayang”
Sebagai wujud nyata gotong royong, anggota berkomitmen menyisihkan Rp20.000 per bulan. Dana ini adalah bentuk “Tabungan Kasih Sayang” yang akan diserahkan setiap rapat bulanan (tunai/transfer) untuk memastikan kerapian administrasi.
“Kami menjamin transparansi penuh. Laporan keuangan akan dibagikan terbuka di grup setiap pertemuan. Setiap rupiah yang dititipkan adalah amanah yang akan kembali untuk kemaslahatan anggota,” tambah Aan.
Selain iuran wajib, tersedia Celengan Sukarela di setiap pertemuan sebagai ruang keikhlasan untuk mendukung aksi sosial.
2. Komitmen dan Disiplin Saudara
Disiplin adalah kunci soliditas. Komitmen ini bertujuan agar roda organisasi berputar dengan baik. Anggota yang tidak memenuhi kewajiban iuran selama 3 bulan berturut-turut, dengan berat hati, santunan sosial (sakit/duka) akan dihentikan sementara hingga kewajiban dipenuhi.
“Ini bukan tentang angka, tapi tentang komitmen. Mari saling mengingatkan, jangan sampai ada saudara kita yang tertinggal dalam kesulitan,” tegasnya.
3. Santunan: Hadir di Kala Sulit
Kas yang terkumpul akan kembali kepada anggota, pasangan (suami/istri), dan anak yang belum menikah, sebagai wujud nyata kepedulian:
Santunan Rawat Inap (Opname): Rp500.000 (Maksimal 2 kali dalam setahun).
Santunan Duka Cita: Rp1.000.000.
Panggilan Kemanusiaan: Doa dan Uluran Tangan untuk Ibu Aisa
Soliditas KKBST teruji dalam momen krusial saat ini. Salah satu bagian dari keluarga besar, Ibu Aisa, saat ini sedang berjuang menjemput kesembuhan di Makassar.
Jarak yang jauh tidak menghalangi ikatan batin keluarga besar KKBST Balikpapan.
Berdasarkan hasil rapat, pengurus resmi membuka Donasi Sukarela untuk membantu meringankan beban pengobatan Ibu Aisa.
“Berapa pun yang Bapak/Ibu berikan, itu adalah wujud nyata bahwa di KKBST, tidak ada yang berjuang sendirian. Ibu Aisa adalah kita, perjuangan beliau adalah perjuangan kita juga,” tutur Aan dengan nada haru.
Donasi dapat disalurkan melalui pengurus.
Semoga kebaikan Bapak/Ibu menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi keluarga.
Mari jaga semangat soliditas
ini agar KKBST Balikpapan terus tumbuh, kokoh, dan berkelanjutan.
KKBST Balikpapan – Satu Rasa, Satu Keluarga, Satu Tujuan.
NK



















