kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News

Unisla dan Banar Ansor Kabupaten Lamongan Perlihatkan Kepedulian Lewat Seni di Peringatan Hari HIV/AIDS Sedunia

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
7 bulan yang lalu
Unisla dan Banar Ansor Kabupaten Lamongan Perlihatkan Kepedulian Lewat Seni di Peringatan Hari HIV/AIDS Sedunia
15
VIEWS

Lamongan, KabarOneNews.com-– Universitas Islam Lamongan (UNISLA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan mahasiswa yang peduli terhadap isu sosial dan kesehatan global. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni, kampus ini menggelar sebuah rangkaian acara bertajuk “Jauhi Penyakitnya Bukan Penyintasnya”, sebuah tema yang mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya pencegahan HIV/AIDS sekaligus menghilangkan stigma terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Acara ini dilaksanakan Senin,(1/12/2025)di Taman Seni Kampus UNISLA dengan suasana semarak namun tetap sarat pesan edukatif, menghadirkan pertunjukan seni, musik, puisi, serta sesi penyuluhan oleh narasumber profesional.

Sejak pagi, kawasan Taman Seni mulai dipadati mahasiswa dari berbagai fakultas. Mereka datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara kreatif oleh UKM Seni. Di area panggung terbuka, tampak dekorasi bertema merah–warna yang identik dengan solidaritas HIV/AIDS–terpajang rapi. Karya visual mahasiswa, seperti poster dan instalasi seni bertema edukasi kesehatan, turut menghiasi lokasi acara. Kehadiran beragam medium seni ini bukan hanya menambah estetika, tetapi juga memperkuat pesan moral yang ingin disampaikan oleh para panitia dan pengisi acara.

Berita‎ Terkait

DPRD Tanah Bumbu Setujui LPj APBD 2025, Perda Segera Diproses

Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Peringkat Ke-4 Kafilah MTQ Kalsel

Liburan Sekolah, YBM PLN UP2B Jateng – DIY dan IZI Gelar Khitan Massal

Rektor UNISLA, Dr. Abdul Ghofur, dalam sambutannya memberikan apresiasi besar terhadap inisiatif mahasiswa yang dianggap mampu membangun budaya literasi kesehatan sekaligus empati sosial. Ia menekankan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar secara akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang peduli terhadap sesama.
“UNISLA mendorong seluruh mahasiswanya untuk peduli terhadap isu-isu yang ada di masyarakat, termasuk isu kesehatan seperti HIV/AIDS. Kegiatan seperti ini sangat penting agar mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Menghilangkan stigma adalah langkah awal yang harus terus digelorakan,” ujarnya dalam sambutan pembuka.

Acara ini juga turut menghadirkan pemateri dari Banar Ansor Kabupaten Lamongan, yakni Dr. Abid Muhtarom, yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISLA. Dalam sesi penyuluhan, Dr. Abid menegaskan bahwa pemahaman tentang HIV/AIDS perlu terus ditingkatkan agar masyarakat dapat mengambil tindakan pencegahan yang tepat tanpa terjebak pada mitos atau stigma yang merugikan.
“Anak muda harus menjadi agen perubahan. Edukasi tentang HIV/AIDS bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk memberikan bekal agar generasi muda mampu menjaga diri, lingkungan, dan orang-orang di sekitarnya. Menjauhi penyakitnya bukan berarti menjauhi penyintas. Justru kita harus menciptakan lingkungan yang inklusif dan suportif,” jelasnya di hadapan peserta.

Ia juga menekankan bahwa pelibatan komunitas—seperti mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan kelompok seni—sangat sejalan dengan tema peringatan Hari HIV/AIDS Sedunia tahun ini, yakni “Let Communities Lead”. Menurutnya, komunitas merupakan garda terdepan dalam menggerakkan perubahan sosial, terutama dalam memerangi stigma dan memperluas akses informasi.

Ketua UKM Seni UNISLA, Imanuel, menyampaikan rasa bangganya karena acara ini berhasil menarik antusiasme besar dari mahasiswa dan berbagai pihak yang peduli terhadap isu kesehatan. Ia mengungkapkan bahwa seni dipilih sebagai medium utama karena memiliki kemampuan universal untuk menyentuh emosi sekaligus memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap pesan sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa seni tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga alat untuk membangun empati, mengedukasi, dan menyebarkan pesan kesehatan kepada masyarakat kampus,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh dosen pembimbing UKM Seni, Luthfillah, yang berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi program rutin tahunan. Menurutnya, isu HIV/AIDS tidak boleh hanya menjadi perbincangan pada momen tertentu, tetapi harus terus disosialisasikan agar masyarakat semakin dewasa dalam menyikapinya.
“Mahasiswa perlu memiliki kepekaan terhadap isu sosial dan kesehatan. Kegiatan seperti ini membantu menghilangkan stigma serta mengajak semua orang untuk lebih memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini, serta mampu menjauhi beberapa perilaku yang menjadi embrio penyebab HIV/AIDS yang sejalan dengan ajaran agama Islam,” tuturnya.

Puncak acara diwarnai dengan penampilan musik akustik, pembacaan puisi bertema solidaritas, serta pertunjukan teater mini yang menggambarkan perjalanan seorang penyintas HIV dalam menghadapi diskriminasi sosial. Para penonton tampak larut dalam suasana, beberapa bahkan terlihat menahan haru ketika adegan teater menyentuh sisi emosional penonton dengan kisah-kisah nyata yang sering terjadi di masyarakat.

Selain itu, para peserta juga diberikan edukasi mengenai cara penularan HIV, langkah pencegahan, serta pentingnya tes kesehatan secara berkala. Panitia memastikan bahwa informasi yang disampaikan bersifat ilmiah, mudah dipahami, dan dikemas secara kreatif melalui visual dan presentasi interaktif. Pendekatan ini terbukti efektif karena banyak mahasiswa yang terlihat aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber.

Sebagai simbol penutup, panitia mengadakan aksi pembagian pita merah kepada seluruh peserta. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral terhadap ODHA, sekaligus menegaskan komitmen kolektif untuk bersama-sama melawan stigma dan diskriminasi. Para peserta tampak mengenakan pita merah tersebut dengan antusias, menjadikannya simbol bahwa perubahan sosial harus dimulai dari diri sendiri.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, UNISLA dan Banar Ansor Kabupaten Lamongan menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan melalui cara yang kreatif, menarik, dan bermakna. Acara ini tidak hanya memperkuat kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi lintas komunitas dalam membangun lingkungan sosial yang lebih inklusif dan humanis. Dengan memanfaatkan seni sebagai jembatan komunikasi, pesan untuk menjauhi penyakitnya tanpa mengucilkan penyintas semakin menggema luas di kalangan mahasiswa dan masyarakat Lamongan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain untuk terus berinovasi dalam menyampaikan pesan-pesan sosial yang penting. Sebab pada akhirnya, upaya menghapus stigma dan meningkatkan kesadaran tidak hanya memerlukan pengetahuan, tetapi juga kreativitas, empati, dan keberanian untuk memulai perubahan dari lingkungan terdekat. Dengan semangat kolaboratif yang ditunjukkan UNISLA dan Banar Ansor Lamongan, harapan untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan inklusif semakin nyata.(*).

SendShareTweet

Related‎ Posts

DPRD Tanah Bumbu Setujui LPj APBD 2025, Perda Segera Diproses
Daerah

DPRD Tanah Bumbu Setujui LPj APBD 2025, Perda Segera Diproses

Juli 1, 2026
5
Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Peringkat Ke-4 Kafilah MTQ Kalsel
Daerah

Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Peringkat Ke-4 Kafilah MTQ Kalsel

Juli 1, 2026
4
Liburan Sekolah, YBM PLN UP2B Jateng – DIY dan IZI Gelar Khitan Massal
News

Liburan Sekolah, YBM PLN UP2B Jateng – DIY dan IZI Gelar Khitan Massal

Juli 1, 2026
4
Siswa SMA Muhammadiyah 09 Bekasi Tabrak Anak Sekolah , Korban Luka Berat
Metropolitan

Siswa SMA Muhammadiyah 09 Bekasi Tabrak Anak Sekolah , Korban Luka Berat

Juni 30, 2026
25
Kotabaru Melonjak ke Peringkat 4 MTQ Nasional Kalsel, Prestasi Terbaik dalam Beberapa Tahun Terakhir
Daerah

Kotabaru Melonjak ke Peringkat 4 MTQ Nasional Kalsel, Prestasi Terbaik dalam Beberapa Tahun Terakhir

Juni 29, 2026
11
YBM PLN UP3 Kudus dan IZI Berdayakan Masyarakat, Salurkan Alat Usaha untuk Penyandang Disabilitas
News

YBM PLN UP3 Kudus dan IZI Berdayakan Masyarakat, Salurkan Alat Usaha untuk Penyandang Disabilitas

Juni 29, 2026
8
Janji Anggaran Rp400 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Kabupaten Dairi, Masyarakat Minta Transparansi dan Bukti Nyata
Daerah

Janji Anggaran Rp400 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Kabupaten Dairi, Masyarakat Minta Transparansi dan Bukti Nyata

Juni 28, 2026
11
Ketua DPRD Kotabaru: Kejurnas Gantole Jadi Ajang Silaturahmi, Promosi Wisata, dan Penggerak UMKM
Daerah

Ketua DPRD Kotabaru: Kejurnas Gantole Jadi Ajang Silaturahmi, Promosi Wisata, dan Penggerak UMKM

Juni 28, 2026
4
Kejurnas Gantole dan Paralayang di Kotabaru Resmi Ditutup
Daerah

Kejurnas Gantole dan Paralayang di Kotabaru Resmi Ditutup

Juni 27, 2026
6
DPRD Kotabaru Bahas Empat Raperda Prioritas
Daerah

DPRD Kotabaru Bahas Empat Raperda Prioritas

Juni 26, 2026
8

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kisah Dipta Dwipakusuma memang pantas menjadi teladan, RT berharaf kembali lagi wilayah Petojo Utara karena masih banyak yang harus dibenahi

Kisah Dipta Dwipakusuma memang pantas menjadi teladan, RT berharaf kembali lagi wilayah Petojo Utara karena masih banyak yang harus dibenahi

5 bulan yang lalu
31
Jadi Saksi Wahyu Gunawan DiPerkara Suap Vonis Korporasi CPO

Jadi Saksi Wahyu Gunawan DiPerkara Suap Vonis Korporasi CPO

9 bulan yang lalu
12
Fraksi Golkar Ajak Semua Fraksi DPRD Kawal dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Fraksi Golkar Ajak Semua Fraksi DPRD Kawal dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

1 tahun yang lalu
11

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    Ribuan Relawan MBG Demo di Depan Gedung Pemda Lamongan, Minta Program Dilanjutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditengarai Memalsukan Skincare Produk Orang Lain, Dokter Lee Diseret Ke Persidangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Jakarta Pusat Diminta Bongkar Tower BTS di Cempaka Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMA Muhammadiyah 09 Bekasi Tabrak Anak Sekolah , Korban Luka Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris, Proyek Rehab Madrasah PHTC Babel Rp 19 Milyar Diduga Pakai Rangka Atap Berkarat, Kualitas Diragukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA