Kotabaru,KabarOnenews.com- Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, Erwin Simanjuntak, turun langsung menghadiri kegiatan Senakin Bebas Stunting (SBS) yang digelar oleh PT Arutmin di Puskesmas Tamiang Geronggang, Kamis (23/4/2026).
Program SBS merupakan bagian dari Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) PT Arutmin Tambang Senakin yang telah berjalan sejak 2023, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru.
Fokus utama program ini adalah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu hamil, khususnya di wilayah Tambang Senakin yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Kegiatan ini menjadi sangat penting mengingat lokasi yang cukup jauh dari pusat kota serta minimnya ketersediaan dokter spesialis kandungan. Melalui program ini, ibu hamil dapat langsung mendapatkan pemeriksaan oleh tenaga medis, termasuk dokter spesialis kandungan, guna memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin.
Erwin Simanjuntak menyampaikan bahwa penanganan stunting dilakukan sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui USG untuk mengetahui perkembangan janin seperti panjang, berat, dan usia kehamilan.
“Jika ditemukan kondisi yang tidak sesuai, maka segera dilakukan intervensi berupa pemberian makanan tambahan seperti susu untuk ibu hamil, agar bayi yang dilahirkan tumbuh sehat sesuai harapan,” ujarnya.
Ia menambahkan, intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan sejak 2023 telah menunjukkan hasil positif. Pada tahun 2024, angka stunting di Kabupaten Kotabaru tercatat mengalami penurunan.
Erwin juga menyampaikan apresiasi kepada PT Arutmin atas komitmen dan konsistensinya dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya penanganan stunting.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini tidak hanya dilakukan oleh PT Arutmin, tetapi juga perusahaan lain di Kotabaru. Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan perlu keterlibatan semua pihak,” tegasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Kotabaru dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan, demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.



















