BALIKPAPAN – kabaronenews.com – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Mishbahush Shudur, Gang Batu Arang, Kelurahan Baru Tengah, pada Rabu malam (4/3/2026).
Di bawah naungan bulan suci, momen Safari Ramadhan Pemerintah Kota Balikpapan kali ini berubah menjadi sebuah perjalanan spiritual dan nostalgia yang menggetarkan hati.
Bukan sekadar agenda birokrasi biasa, kunjungan ini merupakan momen “pulang kampung” bagi sang Walikota.
Sebagai putra asli kelahiran Batu Arang, Kampung Baru, kehadirannya disambut layaknya pahlawan yang kembali ke pelukan ibu kandung.
Warga masyarakat tumpah ruah, memadati pelataran hingga sudut-sudut masjid demi menyaksikan langsung sosok pemimpin yang tumbuh besar di gang yang sama dengan mereka.
Prosesi ibadah berjalan dengan sangat khidmat dan khusyuk. Doa-doa yang dipanjatkan serasa lebih meresap, menyatukan frekuensi antara pemimpin dan rakyatnya dalam balutan ukhuwah islamiyah.
Ketulusan sang Walikota terpancar saat ia menyapa satu per satu tetangga lama dan para sesepuh yang dulu menyaksikannya tumbuh dewasa.
Puncak emosi pecah sesaat setelah rangkaian acara dan sesi foto bersama berakhir.
Seolah tak ingin kehilangan momen, masyarakat seketika merangsek maju, saling berebut untuk sekadar bersalaman atau mencium tangan sang pemimpin.
Isak haru dan tawa bahagia bercampur aduk, menciptakan pemandangan dramatis yang membuktikan bahwa meski jabatan telah di pundak, ikatan batin dengan tanah kelahiran takkan pernah luntur.
Safari Ramadhan malam itu bukan hanya tentang bantuan atau sambutan, melainkan tentang kepulangan sebuah hati ke akar sejarahnya.
NK



















