BALIKPAPAN – kabaronenews.com – Di bawah guratan langit senja yang mulai meredup, semangat ukhuwah justru membuncah di jantung Kota Balikpapan.
Menjemput keberkahan di bulan yang penuh ampunan, Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD Kota Balikpapan menggelar aksi kemanusiaan bertajuk berbagi takjil serentak, Kamis (5/3/2026).
Gema takbir dan selawat seolah mengiringi langkah para pendekar saat jarum jam menunjukkan pukul 17:00 WITA.
Bertempat di depan Kantor Dinas Kehutanan Balikpapan, pemandangan tak biasa tersaji: tangan-tangan kokoh yang biasa menggenggam jurus di atas matras, kini dengan lembut menyodorkan paket takjil kepada para musafir dan pengendara yang mengejar waktu berbuka.
Aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari gerakan kolosal keluarga besar Persinas ASAD di seluruh penjuru Nusantara.
Kehadiran para pengurus harian hingga atlet berprestasi di pinggir jalan ini menjadi bukti nyata bahwa seorang pesilat sejati tidak hanya tangguh dalam bela diri, tetapi juga luhur dalam budi pekerti (akhlakul karimah).
Ketua Persinas ASAD Balikpapan, Iptu (Purn) Joko Yawiono, yang memimpin langsung jalannya aksi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah jembatan hati untuk mempererat silaturahmi.
“Ini adalah wujud pengabdian dan khidmat kami kepada umat. Kami ingin menanamkan karakter luhur dan jiwa itsar (mendahulukan orang lain) kepada seluruh anggota, terutama atlet muda.
Di bulan suci ini, kami ingin mereka paham bahwa kemenangan sejati adalah saat kita bisa memberi manfaat bagi sesama,” ujar Iptu (Purn) Joko Yawiono dengan nada penuh wibawa.
Senada dengan itu, Mayor Cba Sohinanto, S.P., selaku Koordinator Acara, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran agenda besar ini.
“Alhamdulillah, atas izin Allah, hari ini kami menjalankan instruksi langsung dari Pengurus Besar (PB) Persinas ASAD untuk bergerak serentak se-Indonesia. Sebanyak 45 personel kami turunkan, bukan untuk bertanding, melainkan untuk melatih otot kepedulian sosial mereka,” ungkapnya.
Ketulusan para pendekar ini disambut antusiasme luar biasa dari masyarakat. Tak butuh waktu lama, 500 paket takjil ludes terbagi, menjadi pelepas dahaga bagi mereka yang masih tertahan di perjalanan.
“Harapan kami sederhana, semoga butiran kurma dan seteguk air yang kami bagikan menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak, sekaligus membantu saudara-saudara kita menyegerakan sunnah berbuka puasa,” tutup Mayor Sohinanto.
Seiring kumandang adzan Maghrib yang mulai bersahutan, aksi ini berakhir dengan khidmat. Persinas ASAD Balikpapan sekali lagi membuktikan bahwa di balik seragam silat yang gagah, bersemayam jiwa religius yang siap melayani umat demi meraih rida Ilahi.
NK


















