Kabar One News – Balikpapan – Di tengah semarak perayaan seni dan budaya lokal pada gelaran Pekan Budaya Borneo, area gelar lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Taman Bekapai menjadi salah satu titik paling ramai dikunjungi.
Ratusan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan kuliner memanfaatkan fasilitas tenda yang disiapkan panitia.
Namun, satu lapak kuliner non-Borneo berhasil mencuri perhatian dan “diserbu” pembeli: Lontong Kikil khas Jawa Timur.
Lapak yang dikelola oleh Ari tersebut tampak paling padat sejak sore tadi. Dengan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp 15 ribu per porsi, hidangan berkuah kental dengan potongan kikil sapi kenyal itu laris manis diserbu pengunjung.
Ari, sang pemilik lapak, terlihat kewalahan melayani antrean pembeli yang terus memanjang.
“Alhamdulillah, responsnya luar biasa. Kami tidak menyangka seramai ini,” ujarnya sambil sibuk meracik pesanan.
Ari merupakan pemilik sekaligus pengelola Warung Lontong Kikil Pak Jenggot yang berlokasi di Jalan Strat 2, Gang Mulyo nomor 50, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.
Ditemui di lokasi, salah seorang pembeli bernama Santi mengungkapkan alasannya memilih lontong kikil di tengah banyaknya pilihan kuliner khas Borneo.
“Rasanya pas di lidah, bumbunya medok, dan harganya cuma Rp 15 ribu itu murah sekali untuk porsi sebanyak ini,” kata Santi. “Selain itu, ini juga sedikit mengobati rasa rindu kampung halaman di Jawa Timur. Jadi pas banget mumpung ada di sini,” tambahnya sambil menikmati sajian di tangannya.
Fenomena larisnya kuliner lintas daerah ini menunjukkan antusiasme masyarakat Balikpapan terhadap keberagaman kuliner yang hadir dalam gelaran Pekan Budaya Borneo, sekaligus memperkaya pengalaman multikultural di acara tersebut.
NK


















