Surakarta,KabarOneNews.com-Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu ekonomi dan manajemen terkemuka di Indonesia. Hal itu tercermin dalam pelaksanaan Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Ilmu Ekonomi Senin,(12/01/2026)dengan Minat Utama Manajemen, yang digelar khidmat dan penuh nuansa akademik di kampus UNS. Pada ujian terbuka tersebut, Moh. Heru Budi Santoso tampil sebagai promovendus yang mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji, sebagai tahapan akhir dalam meraih gelar doktor.
Disertasi yang dipertahankan mengangkat tema kepemimpinan yang semakin relevan di tengah dinamika dunia kerja modern, khususnya sektor jasa. Dengan judul “Pengaruh Benevolent Leadership pada Task Performance: Peran Mediasi Work Engagement, Leader Member Exchange (LMX), dan Creativity (Studi pada Karyawan Jasa Travel di Eks Karesidenan Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro)”, penelitian ini menawarkan perspektif segar mengenai bagaimana kepemimpinan yang berlandaskan kepedulian, empati, dan perhatian terhadap kesejahteraan karyawan mampu mendorong kinerja tugas secara optimal.
Ujian terbuka promosi doktor tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Tim Penguji, dengan Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CFrA. sebagai Sekretaris. Adapun promotor dalam penelitian ini adalah Prof. Dr. Asri Laksmi Riani, M.S., yang mendampingi proses akademik promovendus sejak awal perumusan hingga penyelesaian disertasi. Turut mendampingi sebagai Ko-Promotor yakni Dr. Mugi Harsono, S.E., M.Si., C.CCM., C.CLM. dan Dr. Joko Suyono, S.E., M.Si., yang memberikan penguatan metodologis dan substansi keilmuan.
Komposisi tim penguji yang hadir mencerminkan bobot akademik ujian terbuka ini. Penguji internal terdiri atas Prof. Dr. Salamah Wahyuni, S.U., Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si., serta Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si., M.M. Sementara itu, perspektif eksternal dihadirkan oleh Prof. Dr. Euis Soliha, S.E., M.Si. dari Universitas Negeri Semarang, yang memberikan pandangan kritis sekaligus penguatan kontribusi lintas institusi.
Dalam pemaparan disertasinya, Moh. Heru Budi Santoso menegaskan bahwa benevolent leadership kepemimpinan yang menekankan kebaikan hati, perhatian personal, dan dukungan terhadap pengembangan individu memiliki pengaruh signifikan terhadap task performance karyawan. Penelitian ini secara khusus menyoroti sektor jasa travel yang beroperasi di wilayah eks Karesidenan Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro, wilayah dengan karakteristik persaingan tinggi dan tuntutan pelayanan yang kompleks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kepemimpinan benevolen terhadap kinerja tugas tidak bersifat langsung semata, melainkan diperkuat melalui beberapa mekanisme penting. Work engagement terbukti menjadi faktor kunci yang menjembatani hubungan antara kepemimpinan dan kinerja, di mana karyawan yang merasa diperhatikan dan dihargai cenderung memiliki keterikatan kerja yang lebih tinggi. Selain itu, kualitas hubungan antara pemimpin dan anggota organisasi yang tercermin dalam Leader Member Exchange (LMX) turut berperan signifikan dalam mendorong efektivitas kerja. Aspek creativity juga muncul sebagai variabel mediasi penting, terutama dalam konteks industri jasa yang menuntut inovasi berkelanjutan.
Diskusi ilmiah selama ujian terbuka berlangsung dinamis dan konstruktif. Para penguji memberikan berbagai catatan kritis, mulai dari penguatan kontribusi teoritis terhadap pengembangan kajian kepemimpinan, hingga implikasi praktis yang dapat diterapkan oleh pelaku industri jasa. Beberapa penguji juga menyoroti potensi pengembangan model penelitian ini pada sektor lain, serta peluang riset lanjutan yang mengintegrasikan variabel budaya organisasi dan transformasi digital.
Menanggapi berbagai pertanyaan dan masukan, promovendus mampu menjelaskan dengan argumentasi yang sistematis dan berbasis data empiris. Ia menekankan bahwa kepemimpinan benevolen bukan sekadar konsep normatif, melainkan strategi manajerial yang memiliki dampak nyata terhadap produktivitas dan keberlanjutan organisasi. Dalam konteks pascapandemi dan era ketidakpastian global, pendekatan kepemimpinan yang humanis dinilai semakin relevan untuk menjaga motivasi dan kinerja karyawan.
Pelaksanaan ujian terbuka promosi doktor ini tidak hanya menjadi momen penting bagi Moh. Heru Budi Santoso secara personal, tetapi juga mencerminkan komitmen Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam menghasilkan lulusan doktor yang unggul, kritis, dan kontributif. Melalui riset-riset berbasis masalah nyata di lapangan, UNS terus mendorong pengembangan ilmu ekonomi dan manajemen yang berorientasi pada solusi.
Dengan disertasi yang menggabungkan kekuatan teori, metodologi yang kokoh, serta relevansi praktis yang tinggi, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi, praktisi, maupun pengambil kebijakan. Khususnya bagi sektor jasa, temuan mengenai pentingnya kepemimpinan benevolen membuka ruang bagi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.
Ujian Terbuka Promosi Doktor ini sekaligus menjadi penanda bahwa UNS Surakarta terus memainkan peran strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan berorientasi pada kemajuan bangsa. Melalui lahirnya doktor-doktor baru dengan perspektif keilmuan yang kuat dan kontekstual, kontribusi perguruan tinggi terhadap dunia usaha dan masyarakat diharapkan semakin nyata dan berdampak luas.(*)


















