No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
Home News

Kunker FKBN Pusat di Kabupaten Lamongan, Sinergi Pengembangan Agro Organik.

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
11 bulan yang lalu
Kunker FKBN Pusat di Kabupaten Lamongan, Sinergi Pengembangan Agro Organik.
14
VIEWS

Lamongan,KabarOnenews.com – Kepala FKBN (Forum Kader Bela Negara) Badan Koordinator Pusat (Bakorpus) Angga Rahadian Tirtawijaya di dampingi FKBN Wonogiri, Nugroho serta FKBN Tuban, Yasir, melakukan kunjungan ke Bakorda FKBN Kabupaten Lamongan dalam rangka sinergitas pengembangan program pupuk organik dan juga peningkatan potensi pertanian metode organik di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Minggu, (25/05/2025).

Kita sadari bersama pertanian adalah salah satu sektor penting dan fundamental bagi bangsa. Pentingnya pengembangan pertanian metode organik di Indonesia perlu didukung dan terus di galakkan. Hal ini harusnya menjadi refleksi kesadaran semua petani untuk kebangkitan agro organik di Indonesia. Baik pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan. Penggunaan terapan ilmu organik itu bisa juga diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

Berita‎ Terkait

Kotabaru Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Raih Bintang 5 Lima Kali Berturut-turut

Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April

Asrama Polsek Kalideres Terbakar, Penghuni Kocar Kacir Selamatkan Diri

“Hari ini Minggu, 25 Mei 2025 FKBN Pusat (Bakorpus) terus berkoordinasi dan berkomunikasi untuk memperkuat konsolidasi ke Bakorda FKBN Lamongan dalam rangka sinergitas rencana pengembangan program pupuk organik bela negara guna mendukung program ketahanan pangan nasional pemerintahan presiden Prabowo Subianto,” kata Angga Rahardian, Kepala FKBN pusat.

Untuk diketahui, Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan sudah menerapkan pertanian metode organik ini sejak tahun 1980 dan bisa diakui sebagai center point keilmuan dan pengembangan pertanian organik di Kabupaten Lamongan. Sejak tahun 80-an, Beliau, Abah Mustain sudah memulai membuat dan menerapkan penggunaan organik dari lahan pertanian miliknya sendiri, dengan melakukan berbagai uji coba dan membuktikan kepada masyarakat sekitar desanya bahwa pupuk organik sangat baik bagi sawah dan juga hasil pertaniannya.

“Abah mustain dapat dikatakan sebagai salah satu tokoh masyarakat, pelaku organik, aktivis pertanian lamongan, yang senang menularkan ilmu, pengalaman dan wawasannya kepada beberapa petani di jabar, jateng sampai petani luar pulau. Dirinya kerap kali menjadi bahan rujukan, diskusi dan belajar dari berbagai petani di beberapa wilayah di Indonesia,” imbuh Angga.

Bakorpus FKBN, Angga Rahardian Tirtawijaya juga mengharapkan semua petani di Indonesia untuk melakukan perubahan dan beralih ke pertanian metode organik, salah satu solusi terbaik, hasilnya lebih sehat dan lebih melimpah. Dan perlunya dilakukan pengembangan pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk kimia.

Ditambahkan juga olehnya kunjungannya kali ini ke Kabupaten Lamongan, di Kecamatan Babat ke Goa kelelawar puncak wangi untuk melihat potensi Guano (Kotoran kelelawar-red) sebagai salah satu bahan baku pupuk organik Bela Negara.

IMG 20250526 WA0005
Foto : Kunker FKBN Pusat di Kabupaten Lamongan, Sinergi Pengembangan Agro Organik. Kunjungan di Gua Lowo Babat. Minggu, (20/05/2025).

Sementara itu, Abah mustain menegaskan mendukung sepenuhnya rencana FKBN untuk pengembangan sektor pertanian metode organik ini dan mendoakan supaya program pupuk organik bisa berjalan dengan lancar sesuai harapan.

“Sejak tahun 80-an sudah membuat dan menerapkan sistem pertanian organik. Penelitian itu buat dan tetapkan di lahan sendiri saat itu, dan sampai sekarang. Alhamdulillah hasilnya baik jika kita paham cara dan bagaimana penerapannya yang benar. Ilmu tentang Organik ini turun temurun dan juga saya kembangkan sendiri dengan banyak penelitian. Banyak juga petani, kelompok tani atau santri dari berbagai pondok. Sejak dulu sering kali di undang untuk menjadi narasumber di pelatihan pertanian organik di berbagai daerah,” ungkap abah mustain.

Lebih lanjut Abah Mustain menerangkan, “Keuntungan mengunakan pupuk organik bisa diterapkan di semua Sektor, baik pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan. Kita bisa buat sendiri dengan bahan dari alam, lingkungan sekitar. Biayanya juga ekonomis serta aman bagi manusia dan alam, tanah karena tidak mengandung bahan kimia. Saatnya para petani sadar akan pentingnya penerapan organik, apalagi sekarang pupuk langka dan mahal. Kita harus bisa berdaya dan membuat pupuk organik kita sendiri, baik itu pupuk organik, probiotik, nutrisi, obat penangkal hama, dan juga mikroba,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, M. Ferry Fadli, Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan, Ditambahkan olehnya, “Pertanian adalah sektor utama bangsa, apalagi negeri kita ini kaya akan sumber daya alam. Sudah saatnya para petani Indonesia, menerapkan pertanian metode Organik, lebih berdaya, hasilnya juga lebih banyak dan bisa berdiri di kaki sendiri menuju kemandirian pangan nasional, seperti yang sudah diajarkan para leluhur, nenek moyang kita, hal ini juga digaungkan terus oleh presiden Prabowo Subianto,” tutupnya. (F2)

Tags: FKBN LamonganKabupaten LamonganKunker FKBN PusatSinergi Pengembangan Agro Organik
SendShareTweet

Related‎ Posts

Kotabaru Siap Rayakan Hari Jadi ke-76: “Banua Rakat, Kotabaru Hebat”
Daerah

Kotabaru Siap Rayakan Hari Jadi ke-76: “Banua Rakat, Kotabaru Hebat”

April 21, 2026
1
Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, Pemkab Kotabaru Tekankan Optimalisasi Kinerja ASN
Daerah

Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, Pemkab Kotabaru Tekankan Optimalisasi Kinerja ASN

April 21, 2026
1
Simfoni di Bawah Langit Tadulako: Bantaya Lingu@rt dan Prahara Kreatif Empat Penjuru
Daerah

Simfoni di Bawah Langit Tadulako: Bantaya Lingu@rt dan Prahara Kreatif Empat Penjuru

April 20, 2026
1
Mahakam Memanggil: Ribuan Hati Bersatu di Bumi Etam, Antara Pekik Aspirasi dan Janji Menjaga Rumah Sendiri
Daerah

Mahakam Memanggil: Ribuan Hati Bersatu di Bumi Etam, Antara Pekik Aspirasi dan Janji Menjaga Rumah Sendiri

April 19, 2026
1
Satu Rasa, Satu Keluarga: KKBST Balikpapan Perkuat Ikatan Melalui Pengelolaan Kas Berbasis Kepedulian
Daerah

Satu Rasa, Satu Keluarga: KKBST Balikpapan Perkuat Ikatan Melalui Pengelolaan Kas Berbasis Kepedulian

April 19, 2026
16
“GONCANGAN ENERGI DI JANTUNG BORNEO: HARGA BBM NON-SUBSIDI MEROKET TAJAM DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL”
Daerah

“GONCANGAN ENERGI DI JANTUNG BORNEO: HARGA BBM NON-SUBSIDI MEROKET TAJAM DI TENGAH KETIDAKPASTIAN GLOBAL”

April 19, 2026
5
Kilau Kenangan halal Bihalal RW 02 Yang digelar Tempat Kampung Kecil  Perkuat Kebersamaan
Metropolitan

Kilau Kenangan halal Bihalal RW 02 Yang digelar Tempat Kampung Kecil Perkuat Kebersamaan

April 19, 2026
1
Kotabaru Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Raih Bintang 5 Lima Kali Berturut-turut
Daerah

Kotabaru Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Raih Bintang 5 Lima Kali Berturut-turut

April 18, 2026
1
Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April
Daerah

Merawat Marwah Bumi Etam: Seruan Teduh Para Tokoh Kaltim Menjelang Aksi 21 April

April 18, 2026
1
Asrama Polsek Kalideres Terbakar, Penghuni Kocar Kacir Selamatkan Diri
News

Asrama Polsek Kalideres Terbakar, Penghuni Kocar Kacir Selamatkan Diri

April 17, 2026
5

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

Kalsel Mulai Penanaman Pohon Didanai RBP REDD- GCF, Targetkan Lahan Lebih Produktif dan Ramah Lingkungan

5 bulan yang lalu
9
Sampah Warga Rusun Menumpuk, Alasan Kasatpel Mobil Angkutan Rusak

Sampah Warga Rusun Menumpuk, Alasan Kasatpel Mobil Angkutan Rusak

1 tahun yang lalu
56
Pemkab Kotabaru Bangun 12 Rumah untuk Korban Kebakaran di Desa Gerongang

Pemkab Kotabaru Bangun 12 Rumah untuk Korban Kebakaran di Desa Gerongang

1 tahun yang lalu
47

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    Hakim Sayangkan 44 Ribu Ekor Bibit Lobster Mati Sia Sia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Simfoni di Bawah Langit Tadulako: Bantaya Lingu@rt dan Prahara Kreatif Empat Penjuru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Liturgi Pigmen di Tanah Retak: Endeng Mursalin dan Estetika Perlawanan dari Jantung Palu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termohon Eksekusi Berikan Apresiasi Kepada Ketua PN Jakarta Selatan Atas Penundaan Eksekusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hakim PN Jakut Perintahkan JPU Hadirkan Saksi Perkara Pemalsuan SHM Terdakwa Notaris dan Pengacara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA