kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Opini

UMKM Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026: Di Antara Harapan Musiman dan Tekanan Nyata Pasar

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
6 bulan yang lalu
UMKM Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026: Di Antara Harapan Musiman dan Tekanan Nyata Pasar
72
VIEWS

Oleh: Dr. H. Abid Muhtarom, SE., MSE
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA)

Surabaya, KabarOneNews.com-Ramadhan dan Idul Fitri hampir selalu dipahami sebagai masa panen bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setiap tahun, konsumsi masyarakat meningkat dan perputaran ekonomi terasa lebih cepat. Namun menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, harapan tersebut tidak lagi bisa diterima begitu saja. Momentum tetap ada, tetapi hadir bersamaan dengan ketidakpastian ekonomi, melemahnya daya beli, serta persaingan yang semakin ketat dari produk asing.

Berita‎ Terkait

Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif

Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan

KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN

Di lapangan, pelaku UMKM kini berhadapan dengan situasi yang jauh lebih kompleks. Harga bahan pokok yang berfluktuasi, tekanan inflasi, dan sikap konsumen yang semakin berhati-hati membuat lonjakan permintaan tidak selalu setinggi yang dibayangkan. Pola belanja masyarakat berubah. Konsumen lebih selektif dan rasional, bahkan di bulan Ramadhan. Dalam kondisi seperti ini, UMKM yang masih mengandalkan pola musiman tanpa perencanaan matang justru berisiko menghadapi penumpukan stok dan gangguan arus kas.

Masalah berikutnya adalah meningkatnya biaya produksi. Ketidakpastian ekonomi global dan gangguan rantai pasok berdampak langsung pada harga bahan baku. UMKM, yang berada di posisi paling lemah dalam rantai nilai, sering kali tidak memiliki ruang untuk menyesuaikan harga jual. Ketika biaya naik dan harga sulit bergerak, margin usaha semakin tertekan, bahkan pada saat permintaan relatif meningkat.

Tekanan tersebut semakin berat dengan membanjirnya produk asing di pasar domestik, terutama melalui platform digital. Produk impor dengan harga murah, kemasan menarik, dan distribusi cepat menjadi pesaing langsung UMKM lokal. Persaingan ini kerap berlangsung tidak seimbang. Banyak UMKM kalah bukan karena kualitas produk, melainkan karena keterbatasan skala, akses pasar, dan minimnya dukungan kebijakan. Jika kondisi ini dibiarkan, UMKM berpotensi tersisih di pasar sendiri.

Situasi ini menunjukkan bahwa tantangan UMKM menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 bukan lagi persoalan musiman, melainkan persoalan struktural. Karena itu, solusi yang dibutuhkan juga harus menyentuh aspek mendasar.

Pembenahan internal usaha menjadi langkah pertama yang tidak bisa ditunda. Banyak UMKM masih menjalankan usaha secara informal, tanpa pencatatan keuangan yang rapi. Padahal, pencatatan sederhana dapat membantu pelaku usaha memahami biaya, menentukan harga secara rasional, dan mengambil keputusan produksi yang lebih aman. Dalam berbagai kegiatan pendampingan UMKM yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA), persoalan manajemen keuangan dasar masih menjadi tantangan utama di tingkat pelaku usaha.

Penguatan rantai pasok lokal juga menjadi kebutuhan mendesak. Ketergantungan pada bahan baku dari luar daerah, bahkan impor, membuat UMKM sangat rentan terhadap gejolak eksternal. Melalui program pengabdian kepada masyarakat dan riset terapan, FEB UNISLA terus mendorong kolaborasi antar UMKM, pemanfaatan sumber daya lokal, serta penguatan jejaring usaha berbasis wilayah. Pendekatan ini terbukti mampu menekan biaya sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Dalam menghadapi produk asing, UMKM tidak harus terjebak pada perang harga yang sulit dimenangkan. Kekuatan UMKM justru terletak pada keunikan produk, cita rasa lokal, nilai budaya, dan kedekatan emosional dengan konsumen. Momentum Ramadhan dan Idul Fitri memberikan ruang besar bagi produk yang mengedepankan kehalalan, tradisi, dan kepercayaan. FEB UNISLA, melalui pengembangan kewirausahaan dan inkubasi bisnis, mendorong UMKM untuk membangun identitas produk yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi digital tetap penting, tetapi perlu dilakukan secara realistis. Digitalisasi tidak harus dimulai dari hal yang rumit. UMKM perlu memilih kanal yang paling sesuai dengan karakter produknya dan mengelolanya secara konsisten. Pengalaman pendampingan FEB UNISLA menunjukkan bahwa konten yang jujur, sederhana, dan menampilkan proses usaha sering kali lebih efektif dalam membangun kepercayaan konsumen dibanding promosi yang berlebihan.

Dari sisi kebijakan, hasil Sensus Ekonomi 2026 seharusnya menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih berpihak pada UMKM. Pengendalian harga bahan pokok menjelang Ramadhan, kemudahan akses pembiayaan produktif, dukungan promosi produk lokal, serta pengawasan terhadap produk impor ilegal merupakan langkah konkret yang sangat dibutuhkan pelaku usaha. Data yang akurat harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang dirasakan langsung di lapangan.

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam ekosistem UMKM. Kampus tidak hanya menjadi pusat produksi ilmu, tetapi juga mitra nyata bagi pelaku usaha. Melalui riset, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan, perguruan tinggi dapat menjembatani kebutuhan UMKM dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi. Dalam konteks ini, FEB UNISLA berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam penguatan UMKM sebagai bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial.

Pada akhirnya, Ramadhan dan Idul Fitri 2026 perlu dimaknai lebih dari sekadar musim ramai. Momentum ini seharusnya menjadi waktu untuk memperkuat fondasi usaha. Ketidakpastian dan persaingan global memang tidak bisa dihindari, tetapi dengan pengelolaan yang lebih cermat, dukungan kebijakan yang tepat, serta sinergi antara pemerintah, kampus, dan pelaku usaha, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk tetap bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan.

SendShareTweet

Related‎ Posts

Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif
Opini

Membangun Sinergitas Kesbangpol, LSM, dan Media Demi Lamongan yang Kondusif

Agustus 1, 2026
44
Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan
Opini

Pencurian Rp100.000 Berujung Ancaman Pidana Berat: Analisis Kritis Pasal Pencurian dengan Pemberatan

Juli 22, 2026
13
KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN
Opini

KDMP: SAAT KURIKULUM MENGKHIANATI TUJUAN

Juni 29, 2026
15
Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM
Opini

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Maret 8, 2026
35
Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan
Opini

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

Maret 2, 2026
34
MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih
Opini

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Maret 1, 2026
37
Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri
Opini

Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri

Februari 24, 2026
48
Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart
Opini

Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart

Februari 20, 2026
50
Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026
Opini

Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026

Februari 17, 2026
91
“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”
Opini

“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”

Februari 15, 2026
61

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Tekad Bangun Tala, Bupati & DPRD Teken Nota Kesepakatan Ranwal RPJMD 2025–2029

Tekad Bangun Tala, Bupati & DPRD Teken Nota Kesepakatan Ranwal RPJMD 2025–2029

1 tahun yang lalu
27
DPRD dan Pemkab Bahas KUA-PPAS Perubahan Anggaran 2025

DPRD dan Pemkab Bahas KUA-PPAS Perubahan Anggaran 2025

1 tahun yang lalu
63
Rehabilitasi Langgar di Desa Talusi dalam Rangka TMMD Ke-123

Rehabilitasi Langgar di Desa Talusi dalam Rangka TMMD Ke-123

1 tahun yang lalu
37

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Korupsi Sewa Pesawat Terbang Senilai Rp 5 Miliar, Kejari Kota Tangerang Tahan Vice President PT. Angkasa Pura Kargo

    Korupsi Sewa Pesawat Terbang Senilai Rp 5 Miliar, Kejari Kota Tangerang Tahan Vice President PT. Angkasa Pura Kargo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Lamongan Adukan Penjarahan Waduk Rawa Sekaran ke Presiden Prabowo, Fungsi Pengendali Banjir Hilang 80%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dituntut 1 Tahun Penjara Karena Mendatangkan Soft Contact Lens Ilegal Dari China

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Dugaan Pungli Kepala Desa Brengkok Brondong Resmi Diterima Kejari Lamongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sindikat Pengedar Narkotika Seberat 31 Kg, Usman Sitorus Divonis 20 Tahun Penjara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA