kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home Opini

UMKM Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026: Di Antara Harapan Musiman dan Tekanan Nyata Pasar

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
4 bulan yang lalu
UMKM Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026: Di Antara Harapan Musiman dan Tekanan Nyata Pasar
46
VIEWS

Oleh: Dr. H. Abid Muhtarom, SE., MSE
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA)

Surabaya, KabarOneNews.com-Ramadhan dan Idul Fitri hampir selalu dipahami sebagai masa panen bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setiap tahun, konsumsi masyarakat meningkat dan perputaran ekonomi terasa lebih cepat. Namun menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, harapan tersebut tidak lagi bisa diterima begitu saja. Momentum tetap ada, tetapi hadir bersamaan dengan ketidakpastian ekonomi, melemahnya daya beli, serta persaingan yang semakin ketat dari produk asing.

Berita‎ Terkait

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Di lapangan, pelaku UMKM kini berhadapan dengan situasi yang jauh lebih kompleks. Harga bahan pokok yang berfluktuasi, tekanan inflasi, dan sikap konsumen yang semakin berhati-hati membuat lonjakan permintaan tidak selalu setinggi yang dibayangkan. Pola belanja masyarakat berubah. Konsumen lebih selektif dan rasional, bahkan di bulan Ramadhan. Dalam kondisi seperti ini, UMKM yang masih mengandalkan pola musiman tanpa perencanaan matang justru berisiko menghadapi penumpukan stok dan gangguan arus kas.

Masalah berikutnya adalah meningkatnya biaya produksi. Ketidakpastian ekonomi global dan gangguan rantai pasok berdampak langsung pada harga bahan baku. UMKM, yang berada di posisi paling lemah dalam rantai nilai, sering kali tidak memiliki ruang untuk menyesuaikan harga jual. Ketika biaya naik dan harga sulit bergerak, margin usaha semakin tertekan, bahkan pada saat permintaan relatif meningkat.

Tekanan tersebut semakin berat dengan membanjirnya produk asing di pasar domestik, terutama melalui platform digital. Produk impor dengan harga murah, kemasan menarik, dan distribusi cepat menjadi pesaing langsung UMKM lokal. Persaingan ini kerap berlangsung tidak seimbang. Banyak UMKM kalah bukan karena kualitas produk, melainkan karena keterbatasan skala, akses pasar, dan minimnya dukungan kebijakan. Jika kondisi ini dibiarkan, UMKM berpotensi tersisih di pasar sendiri.

Situasi ini menunjukkan bahwa tantangan UMKM menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 bukan lagi persoalan musiman, melainkan persoalan struktural. Karena itu, solusi yang dibutuhkan juga harus menyentuh aspek mendasar.

Pembenahan internal usaha menjadi langkah pertama yang tidak bisa ditunda. Banyak UMKM masih menjalankan usaha secara informal, tanpa pencatatan keuangan yang rapi. Padahal, pencatatan sederhana dapat membantu pelaku usaha memahami biaya, menentukan harga secara rasional, dan mengambil keputusan produksi yang lebih aman. Dalam berbagai kegiatan pendampingan UMKM yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan (FEB UNISLA), persoalan manajemen keuangan dasar masih menjadi tantangan utama di tingkat pelaku usaha.

Penguatan rantai pasok lokal juga menjadi kebutuhan mendesak. Ketergantungan pada bahan baku dari luar daerah, bahkan impor, membuat UMKM sangat rentan terhadap gejolak eksternal. Melalui program pengabdian kepada masyarakat dan riset terapan, FEB UNISLA terus mendorong kolaborasi antar UMKM, pemanfaatan sumber daya lokal, serta penguatan jejaring usaha berbasis wilayah. Pendekatan ini terbukti mampu menekan biaya sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Dalam menghadapi produk asing, UMKM tidak harus terjebak pada perang harga yang sulit dimenangkan. Kekuatan UMKM justru terletak pada keunikan produk, cita rasa lokal, nilai budaya, dan kedekatan emosional dengan konsumen. Momentum Ramadhan dan Idul Fitri memberikan ruang besar bagi produk yang mengedepankan kehalalan, tradisi, dan kepercayaan. FEB UNISLA, melalui pengembangan kewirausahaan dan inkubasi bisnis, mendorong UMKM untuk membangun identitas produk yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi digital tetap penting, tetapi perlu dilakukan secara realistis. Digitalisasi tidak harus dimulai dari hal yang rumit. UMKM perlu memilih kanal yang paling sesuai dengan karakter produknya dan mengelolanya secara konsisten. Pengalaman pendampingan FEB UNISLA menunjukkan bahwa konten yang jujur, sederhana, dan menampilkan proses usaha sering kali lebih efektif dalam membangun kepercayaan konsumen dibanding promosi yang berlebihan.

Dari sisi kebijakan, hasil Sensus Ekonomi 2026 seharusnya menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih berpihak pada UMKM. Pengendalian harga bahan pokok menjelang Ramadhan, kemudahan akses pembiayaan produktif, dukungan promosi produk lokal, serta pengawasan terhadap produk impor ilegal merupakan langkah konkret yang sangat dibutuhkan pelaku usaha. Data yang akurat harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang dirasakan langsung di lapangan.

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam ekosistem UMKM. Kampus tidak hanya menjadi pusat produksi ilmu, tetapi juga mitra nyata bagi pelaku usaha. Melalui riset, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan, perguruan tinggi dapat menjembatani kebutuhan UMKM dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi. Dalam konteks ini, FEB UNISLA berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam penguatan UMKM sebagai bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial.

Pada akhirnya, Ramadhan dan Idul Fitri 2026 perlu dimaknai lebih dari sekadar musim ramai. Momentum ini seharusnya menjadi waktu untuk memperkuat fondasi usaha. Ketidakpastian dan persaingan global memang tidak bisa dihindari, tetapi dengan pengelolaan yang lebih cermat, dukungan kebijakan yang tepat, serta sinergi antara pemerintah, kampus, dan pelaku usaha, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk tetap bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan.

SendShareTweet

Related‎ Posts

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM
Opini

Traffic sebagai Nafas Baru Pemasaran UMKM

Maret 8, 2026
28
Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan
Opini

Cabai Turun, Stabilitas Menguat: Membaca Arah Inflasi Daerah dan Dampaknya bagi UMKM Lamongan

Maret 2, 2026
30
MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih
Opini

MBG Sebagai Lokomotif Ekonomi Rakyat: Spillover Effect bagi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih

Maret 1, 2026
30
Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri
Opini

Alumni Program Studi Akuntansi FEB UNISLA Diterima dalam Program MBG: Bukti Nyata Kualitas dan Integritas Lulusan untuk Negeri

Februari 24, 2026
43
Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart
Opini

Rekayasa Struktur Ekonomi Desa dengan Model Input–Output: Koperasi Merah Putih, UMKM, dan Konsekuensi Penghapusan (ritel modern) Indomaret–Alfamart

Februari 20, 2026
42
Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026
Opini

Ketika Pekerjaan Formal Tak Menjamin Sejahtera, UMKM Menjadi Jalan Rakyat di Momentum Ramadhan 2026

Februari 17, 2026
86
“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”
Opini

“Promosi Bisa Ditiru, Cerita Tidak: Brand Storytelling UMKM Berbasis Sejarah sebagai Strategi Menjadi Kebutuhan Pasar”

Februari 15, 2026
49
Indonesia Nomor Satu Dunia dalam Global Flourishing Study: Energi Sosial bagi Kebangkitan UMKM
Opini

Indonesia Nomor Satu Dunia dalam Global Flourishing Study: Energi Sosial bagi Kebangkitan UMKM

Februari 11, 2026
27
Koperasi Merah Putih: Menguatkan Ekonomi Desa atau Menyisihkan Warung UMKM?
Opini

Koperasi Merah Putih: Menguatkan Ekonomi Desa atau Menyisihkan Warung UMKM?

Februari 10, 2026
32
Pers Nasional, Penjaga Nalar Publik dan Nurani Demokrasi (Selamat Hari Pers Nasional)
Opini

Pers Nasional, Penjaga Nalar Publik dan Nurani Demokrasi (Selamat Hari Pers Nasional)

Februari 10, 2026
26

Hari Besar Nasional:

Idul Fitri 1447 H/ 2026 M :

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Terkait Laporan Warga Program PTSL Desa Sugihwaras ,Kades Penuhi Panggilan Kejaksaan Negeri Lamongan

Terkait Laporan Warga Program PTSL Desa Sugihwaras ,Kades Penuhi Panggilan Kejaksaan Negeri Lamongan

5 bulan yang lalu
46
FEB UNISLA Lakukan Benchmarking ke FEB UNESA, Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Penelitian

FEB UNISLA Lakukan Benchmarking ke FEB UNESA, Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Penelitian

7 bulan yang lalu
49
Proyek Jalan Menuju Komplek Puri Sadhana Desa Air Mesu 2024 Diduga Asal Jadi, Bahu Jalan Telah Retak Dan Pecah

Proyek Jalan Menuju Komplek Puri Sadhana Desa Air Mesu 2024 Diduga Asal Jadi, Bahu Jalan Telah Retak Dan Pecah

1 tahun yang lalu
79

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Usut Tuntas Dugaan Penjualan Buku LKS Di Dinas Pendidikan Lamongan

    Usut Tuntas Dugaan Penjualan Buku LKS Di Dinas Pendidikan Lamongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Universitas Bilfath dan PC IPNU-IPPNU Babat Teken MoU Pengembangan Pendidikan dan Kaderisasi Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momentum 1 Muharram 2026, RT 0011 Apresiasi Kinerja RW 02 Kelurahan Petojo Utara Jakarta Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Advokat Madi Siregar, Minta Agar Kliennya Tersangka Kasus Narkotika Direhabilitasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kawiro Susilo Dirut PT.Amosys Indonesia Diadili Terkait Peredaran Kosmetik Tanpa Izin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA