Kotabaru,Kabar One news.com- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali membawa perubahan nyata bagi masyarakat, kali ini di Desa Talusi, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kamis (27/2/2025).
Program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan di daerah terpencil ini mendapat perhatian khusus dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI yang dipimpin oleh Mayjen Muhammad Muchidin, didampingi Letkol Bambang.
Kedatangan tim Wasev bukan hanya untuk memantau progres pembangunan, tetapi juga mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. H. Murdianto, Camat Pamukan Selatan Akhyar Maulana, S.STP, Kapolsek Pamukan Selatan Iptu Edi Supratman, serta Kepala Desa Talusi Noor Akhmadi, S.Pd.
Camat Pamukan Selatan, Akhyar Maulana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap program TMMD yang membawa dampak signifikan bagi pembangunan desa.
Ia mengungkapkan bahwa Desa Talusi, yang memiliki luas 18 km² dengan jumlah penduduk 875 jiwa, sebelumnya menghadapi berbagai tantangan, seperti akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan, jaringan listrik yang tidak stabil, serta keterbatasan pasokan air bersih dan internet.
“Berkat program TMMD, kini masyarakat Desa Talusi bisa menikmati akses air bersih yang mengalir langsung ke Desa. Selain itu, perbaikan jalan terus dilakukan meskipun masih menjadi tantangan karena kondisi alam,” ujarnya.
Pembangunan Infrastruktur dan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan
Dalam kunjungannya, Mayjen Muhammad Muchidin menekankan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran kebangsaan di tengah masyarakat.
“TMMD ini bukan hanya membangun jalan dan rumah, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan nasionalisme. Kami juga mensosialisasikan rekrutmen TNI dan mengingatkan bahwa seleksi TNI-Polri tidak dipungut biaya. Jika ada pungutan liar, segera laporkan,” tegasnya.
Sejumlah proyek utama dalam TMMD kali ini mencakup: Rehabilitasi jalan sepanjang 1.250 meter, Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), Pembangunan musala dan pos kamling, Penyediaan lima titik sumur bor untuk akses air bersih.
Namun, Mayjen Muchidin juga mencatat adanya kendala utama dalam pembangunan jalan, yakni belum tersedianya sistem drainase yang memadai.
“Kami berharap dalam waktu satu bulan ini seluruh kegiatan dapat selesai, termasuk pembangunan drainase untuk meningkatkan ketahanan jalan. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan perekonomian masyarakat juga meningkat,” tambahnya.
Pesan untuk Masyarakat: Jaga dan Rawat Hasil Pembangunan
Di akhir kunjungan, Mayjen Muchidin berpesan kepada masyarakat agar menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Kami ingin program TMMD ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jangan sampai fasilitas yang telah dibangun terbengkalai. Pembangunan Desa harus terus berlanjut demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Dengan adanya TMMD, Desa Talusi kini mulai bertransformasi dari Desa terpencil menjadi Desa yang lebih maju dan layak huni. Ke depan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut untuk mewujudkan Desa yang mandiri dan sejahtera.(HRB).
By; Herpani


















