SEMARANG,kabarOneNews.com- Lembaga Amil Zakat (LAZ) ANNUR PLN Indonesia Power UBP Semarang dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Semarang Utara.
Para pelaku UMKM tersebut yaitu Sutopo pedagang bakso,Yayat penjual cireng keliling, Hernanto penjual nasi goreng, Ahmat Junaidi yang berjualan basreng, dan Khodijah penjual bandeng serta makanan khas.
Wakil Ketua LAZ ANNUR PLN Indonesia Power UBP Semarang, Ega Surya Kusuma, mengatakan, bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi penerima manfaat.
“Harapannya, melalui bantuan ini, taraf ekonomi para pelaku UMKM dapat meningkat. Mereka yang hari ini menjadi penerima manfaat, ke depan diharapkan juga bisa memberikan manfaat bagi saudara-saudara yang lain,” harapnya, Rabu (14/10) di halaman Kantor Kecamatan Utara.
Ega menambahkan, penyaluran bantuan untuk UMKM bukan kali pertama dilakukan. LAZ ANNUR secara berkelanjutan menjalankan berbagai program pemberdayaan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup.
“Bantuan gerobak ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dari keluarga kurang mampu,” imbuhnya
Sementara itu, Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih mengapresiasi kepada LAZ Annur, PLN Indonesia Power, dan IZI atas kepedulian terhadap warga yang membutuhkan dukungan ekonomi.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indonesia Power yang bekerja sama dengan An-Nur dan YBM PLN Jawa Tengah dan IZI. Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi warga kami untuk meningkatkan ekonomi keluarganya,” ujarnya.
Program tersebut, kata Siwi memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM, terutama dalam memperbaiki sarana berjualan yang sudah rusak atau tidak layak digunakan.
“Gerobak dan sarana usaha yang lebih baik tentu dapat mendukung aktivitas berjualan. Selain lebih nyaman digunakan, penampilan lapak yang bersih dan menarik diharapkan dapat meningkatkan minat pembeli,” tuturnya.
Selain itu, Siwi juga mengungkapkan, perluasan jangkauan bantuan kali ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap UMKM dapat dirasakan lebih banyak warga yang membutuhkan sarana usaha.
“Biasanya bantuan lebih banyak diberikan di ring satu, tetapi sekarang sudah merambah kelurahan lain, termasuk Purwosari. Ini luar biasa karena manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Dirinya berpesan kepada para penerima manfaat agar merawat bantuan yang diberikan sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.
Lebih dari itu, Siwi menekankan tentang pentingnya penguatan UMKM.
” Penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana usaha. Pendampingan juga diperlukan, terutama dalam pengemasan produk, inovasi, dan perluasan pasar,” pungkas dia.
AMR



















