Lamongan, KabarOne News.com- Perhimpunan Driver online Indonesia (PDOI)Lamongan Rabu,(01/10/2025) adakan Audensi.bertempat Di aula Banggar Gedung DPRD Lamongan Jawa Timur.
Sebanyak 10 orang perwakilan hadir mengikuti audensi.para perwakilan PDOI adalah wadah dan merupakan organisasi yang menaungi Driver ojek online baik roda 2 maupun roda 4 kabupaten Lamongan.mereka para Driver online melakukan audensi agar kesejahteraan mereka bisa lebih maju.beberapa permasalahan yang di keluhkan di sampaikan lewat forum audensi tersebut.
Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Lamongan Komisi C antara lain Ahmad Umar Buank PDIP ,Didik Golkar,Srinoto Gerindra,Utjik Golkar.Dianto Kadishub Lamongan, Perwakilan polres Lamongan kasat Intel Nyoman, Zamroni Kadisnaker Lamongan.
Hal tersebut di ungkapkan Koordinator
Wahyu kusdianto perhimpunan Driver online Indonesia (PDOI)Lamongan mengatakan,” kami audensi di sini minta tiga tuntutan terkait permasalahan selama ini yang di alami oleh pengemudi gojek online,”Ujarnya.
Zamroni Kadis Tenaga kerja Lamongan mengatakan,”Para pengemudi ojek online akan di perjuangkan untuk mendaftarkan di BPJS Tenaga kerja mandiri.karwna ojek online adalah mitra tenaga kerja.ada 750 jumlah ojek di lamongan.untuk tahun 2026 akan kita ajukan ke pak Bupati agar direalisasikan penganggaran pengajuan lewat dana cukai tembakau,” ujarnya.
Adapun permasalahan yang di utarakan oleh para Driver online yakni:
Tuntutan audensi:
1.harapan tuntutan perlindungan sosial ( BPJS) Tenaga kerja.
2.Pelatihan UMKM istri ojek online.
3.Pengaturan titik lokasi ojek online.
(Yani).



















