kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News

“NAPAS PUTIH DI GRAHA INDAH” Debu Dolomit Kepung Perumahan, Janji Ramah Lingkungan PT SDL Mana?

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
2 bulan yang lalu
“NAPAS PUTIH DI GRAHA INDAH” Debu Dolomit Kepung Perumahan, Janji Ramah Lingkungan PT SDL Mana?
55
VIEWS

Oleh: Tim Investigasi_

LAMONGAN,KabarOneNews.com — Setiap pagi, atap rumah Roni Sumitro di Perumahan Graha Indah, Dsn. Sukowati, RT.04/RW.02, Ds. Drajat, Ds. Banjarwati, Kec. Paciran, Kab. Lamongan 62264 berubah warna. Dari genteng merah menjadi putih pucat. Bukan karena dicat. Itu lapisan debu dolomit setebal 2-3 milimeter yang turun dari langit sejak pabrik di Desa Banjarwati, 800 meter dari rumahnya, menyala.

Berita‎ Terkait

Diduga 50 Pekerja Pabrik Pengolahan Kayu di Sambeng Lamongan Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker dan BPJS Diminta Turun Tangan 

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Al-Fathimiyah

Mediasi PT PAL dan Warga Sidokelar Buntu: Kuota Karyawan Tetap Tak Jelas, Janji Perusahaan Dipertanyakan

“Cuci mobil hari ini, besok sudah putih lagi. Tanaman mangga mati. Anak salah satu warga perumahan batuk 3 bulan tidak sembuh,” kata Roni, Ketua RT Perum Graha Indah, sambil mengusap meja teras yang kembali berdebu 10 menit setelah dilap.

September 2026. Kemarau ekstrem. Angin utara bertiup kencang. Dan bersama angin itu, debu dari *PT. Sunan Drajat Lamongan / SDL ikut merangsek ke 400-an rumah warga Graha Indah dan 3 dusun sekitar.

Inilah cerita tentang sebuah perusahaan yang di atas kertas berikrar “Menjaga Kelestarian Alam”tapi di lapangan meninggalkan “salju putih” beracun di pemukiman warga.

1. RAJA DOLOMIT DI UJUNG UTARA

Berdiri sejak 2004, PT. Sunan Drajat Lamongan / SDL dengan merk dagang KAWASAN INDUSTRI SUNAN DRAJAT / KISDA adalah salah satu pemain besar pupuk fosfat di Jawa Timur.

Direktur Utamanya, *Anwar Mubarok SH*, memimpin 120 karyawan di atas lahan seluas 50 hektare tambang dan 3 hektare workshop di Desa Banjarwati, Kec. Paciran.

Klaim perusahaan besar: memiliki cadangan fosfat lebih dari 5 juta ton. Tak hanya menambang di lahan sendiri, SDL juga “mengambil” dari supplier di Lamongan, Tuban, Bojonegoro.

Prosesnya masif. 5 Excavator mengeruk. 5 Armada angkut hilir mudik. 3 mesin penggilingan dan 4 Pan Granulator bekerja 24 jam. Hasilnya: *60 ton powder/hari dan 50 ton granul/hari*. Produknya diekspor ke Jepang dan Malaysia, juga dikirim ke Sumatera dan NTB.

Visi mereka mulia: “Menjadi Pelopor Dalam Industri Pupuk Organik… Ramah Lingkungan dan Menjaga Kelestarian Alam”

Tapi visi itu kandas di pagar pabrik.

2. “KAMI HIDUP BERSAMA RACUN DEBU”

Jarak Banjarwati ke Graha Indah hanya sepelemparan batu. Saat kemarau, tak ada penyekat. Tak ada kabut air. Yang ada hanya cerobong dan tumpukan material terbuka.

Hasil investigasi Tim media online KabarOneNews.com* di lapangan 10-12 September 2026 menemukan:
1. Debu Putih Total: Seluruh permukaan rumah, kendaraan, jemuran warga tertutup debu putih. Uji visual menunjukkan partikel sangat halus, diduga PM10 dan PM2.5.
2. Tanaman Mati: Daun mangga, jambu, dan sayur warga menguning lalu rontok. “Fotosintesis tertutup. Pohon sesak napas,” ujar seorang warga.
3. Gangguan Kesehatan: 6 dari 10 warga yang diwawancarai mengeluh ISPA, iritasi mata, dan batuk kronis sejak 3 bulan terakhir.

“Kami hidup bersama racun debu! Rumah kami bukan gudang debu!” seru Roni Sumitro dalam aksi “Stop Polusi Dolomit” 11 September lalu.

Warga menuntut 2 hal: Pasang Dust Collector dan Uji Baku Mutu Udara.

L3. DIBALIK PROSES YANG “RAMAH LINGKUNGAN”

Dokumen perusahaan yang kami peroleh menyebut SDL punya Laboratorium untuk “menjaga kualitas”. Ada prosedur K3 dan pengelolaan lingkungan.

Prosesnya: fosfat digali -digiling jadi powder – digranulasi – dikeringkan pakai 2 unit Rotary Dryer -dikemas.

Masalahnya ada di 3 titik rawan: penambangan terbuka, proses penggilingan, dan pengangkutan. Ketiganya adalah sumber debu paling besar.

Aturan mainnya jelas. Sekretaris DLH Lamongan, Inganatul Muhimmah, S.T., M.T menegaskan kepada _Tim investigasi media KabarOneNews.com_, Sabtu 12/09/2026:
“Secara umum, kegiatan pengolahan kapur harus memasang alat pengendali emisi berupa dust collector atau cyclone. Kami akan pastikan kepemilikan persetujuan lingkungan dan komitmen pengelolaan emisi.”

“Kalau melihat aduannya, ini cukup parah debunya lepas ke pemukiman,” pungkasnya.

Senin 15 September 2026, DLH dijadwalkan turun cek lapangan.

4. ANTARA EKSPOR JEPANG DAN BATUK ANAK PACIRAN

Ironis. Pupuk KISDA dijual mahal ke Jepang dan Malaysia karena “kualitas dan akurasi”. Tapi untuk warga di sekitar pabrik, yang “dikirim gratis” adalah debu.

Kapasitas produksi 110 ton/hari itu ibarat pisau bermata dua. Menghidupi 120 karyawan, tapi juga berpotensi mematikan napas ratusan warga.

Hingga berita ini ditulis, manajemen PT SDL belum memberikan jawaban tertulis atas konfirmasi _KabarOneNews.com_. Upaya mendatangi kantor di Banjarwati hanya bertemu satpam yang berjanji “akan diteruskan ke Pak Direktur”.

5. SIAPA YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB?

Kasus Graha Indah bukan sekadar polusi. Ini soal keadilan lingkungan.

UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mewajibkan setiap usaha memiliki UKL-UPL dan alat pengendali pencemaran. Jika melanggar, sanksinya bisa administratif hingga pidana.

DPRD Lamongan didesak warga untuk menggelar RDP. Warga hanya punya satu tuntutan: hentikan debu, atau hentikan produksi.

“Negara tidak boleh kalah dengan asap pabrik,” kata salah seorang warga.

Sementara kemarau belum usai. Dan setiap pagi, debu putih itu kembali turun di Graha Indah. Menutup atap, menutup daun, dan mungkin… menutup masa depan anak-anak Paciran.

—

DATA PERUSAHAAN
Nama : PT. SUNAN DRAJAT LAMONGAN / SDL
Alamat : Ds. Banjarwati, Kec. Paciran, Kab. Lamongan
Produk : Pupuk Fosfat Powder & Granul Merk KISDA
Direktur Utama : Anwar Mubarok SH
Karyawan : 120 orang
Luas Tambang : 50 Ha | Kapasitas : 110 Ton/Hari
Pasar Ekspor : Jepang, Malaysia

SIDEBAR: APA ITU DEBU DOLOMIT?
Debu dolomit mengandung kalsium dan magnesium karbonat. Saat terhirup terus-menerus dapat menyebabkan iritasi saluran napas, gangguan paru, dan dalam jangka panjang berpotensi silikosis. Bagi tanaman, debu menutup stomata sehingga proses fotosintesis terganggu.

 

SendShareTweet

Related‎ Posts

Diduga 50 Pekerja Pabrik Pengolahan Kayu di Sambeng Lamongan Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker dan BPJS Diminta Turun Tangan 
Daerah

Diduga 50 Pekerja Pabrik Pengolahan Kayu di Sambeng Lamongan Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker dan BPJS Diminta Turun Tangan 

Oktober 28, 2026
9
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Al-Fathimiyah
Daerah

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Al-Fathimiyah

Oktober 28, 2026
18
Mediasi PT PAL dan Warga Sidokelar Buntu: Kuota Karyawan Tetap Tak Jelas, Janji Perusahaan Dipertanyakan
Daerah

Mediasi PT PAL dan Warga Sidokelar Buntu: Kuota Karyawan Tetap Tak Jelas, Janji Perusahaan Dipertanyakan

Oktober 27, 2026
196
Herdiana Pimpin FWK DKI Jakarta, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan
Metropolitan

Herdiana Pimpin FWK DKI Jakarta, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan

Oktober 27, 2026
19
Proyek Saluran PT Mawany Intikarya Kembali Disorot, Kinerja Dan Integritas Abdul Rauf Gafar Dipertanyakan
Metropolitan

Proyek Saluran PT Mawany Intikarya Kembali Disorot, Kinerja Dan Integritas Abdul Rauf Gafar Dipertanyakan

Oktober 27, 2026
82
Proyek Gapura Perbatasan Jabar-Jateng di Cirebon Senilai Rp2,9 Miliar Disorot: Material Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Diminta Diperketat
Daerah

Proyek Gapura Perbatasan Jabar-Jateng di Cirebon Senilai Rp2,9 Miliar Disorot: Material Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Diminta Diperketat

Oktober 27, 2026
34
Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo Buka OKK Angkatan Ke 25-2026, Wartawan Harus Bisa Menulis
Metropolitan

Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo Buka OKK Angkatan Ke 25-2026, Wartawan Harus Bisa Menulis

Oktober 26, 2026
22
DIDUGA TAK TRANSPARAN DAN DIKOMERSILKAN, PROYEK PENDALAMAN WADUK DESA LEBAKADI SUGIO LAMONGAN DISOROT WARGA
Daerah

DIDUGA TAK TRANSPARAN DAN DIKOMERSILKAN, PROYEK PENDALAMAN WADUK DESA LEBAKADI SUGIO LAMONGAN DISOROT WARGA

Oktober 26, 2026
69
Kualitas Proyek PT Bachtiar Marpa Prima Disorot, Dugaan Kerusakan Jalan hingga Pemasangan U-Ditch Jadi Sorotan
Metropolitan

Kualitas Proyek PT Bachtiar Marpa Prima Disorot, Dugaan Kerusakan Jalan hingga Pemasangan U-Ditch Jadi Sorotan

Oktober 26, 2026
96
Trail Run Tahura Sebatung, 300 Peserta Jelajahi Pesona Alam Kotabaru
Daerah

Trail Run Tahura Sebatung, 300 Peserta Jelajahi Pesona Alam Kotabaru

Oktober 26, 2026
79

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Program RTLH Desa Kurau Rampung, Akan Segera Diresmikan Bupati Bangka Tengah

Program RTLH Desa Kurau Rampung, Akan Segera Diresmikan Bupati Bangka Tengah

2 tahun yang lalu
39
Bupati Bang Arul Sampaikan Pesan Kamtibmas pada Safari Ramadhan Bersama Masyarakat Kusan Hilir

Bupati Bang Arul Sampaikan Pesan Kamtibmas pada Safari Ramadhan Bersama Masyarakat Kusan Hilir

2 tahun yang lalu
36
DidugaTidak Selesai Dikerjakan Sesuai Kontrak, Proyek Gapura Sudah Di-PHO APH Segera Periksa Pejabat Sudin PRKP Jakut

DidugaTidak Selesai Dikerjakan Sesuai Kontrak, Proyek Gapura Sudah Di-PHO APH Segera Periksa Pejabat Sudin PRKP Jakut

10 bulan yang lalu
123

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • Mediasi PT PAL dan Warga Sidokelar Buntu: Kuota Karyawan Tetap Tak Jelas, Janji Perusahaan Dipertanyakan

    Mediasi PT PAL dan Warga Sidokelar Buntu: Kuota Karyawan Tetap Tak Jelas, Janji Perusahaan Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Saluran PT Mawany Intikarya Kembali Disorot, Kinerja Dan Integritas Abdul Rauf Gafar Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Proyek PT Bachtiar Marpa Prima Disorot, Dugaan Kerusakan Jalan hingga Pemasangan U-Ditch Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MMA Sunan Drajat Raih Gold Award 2026, Teguhkan Tradisi Kitab Kuning di Era Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trail Run Tahura Sebatung, 300 Peserta Jelajahi Pesona Alam Kotabaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA