kabaronenews
No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
Lihat semua
kabaronenews
Home News Daerah

Gema Takbir di Langit Balikpapan: Merajut Ukhuwah di Tengah Perbedaan Penetapan 1 Syawal 1447 H

redaksi kabaronenews oleh redaksi kabaronenews
6 bulan yang lalu
Gema Takbir di Langit Balikpapan: Merajut Ukhuwah di Tengah Perbedaan Penetapan 1 Syawal 1447 H
24
VIEWS

BALIKPAPAN – kabaronenews.com – Langit Kota Beriman, Balikpapan, menjadi saksi bisu upaya umat menjemput datangnya bulan kemenangan. Namun, tahun ini, gema takbir diprediksi akan bersahutan dalam dua waktu yang berbeda.

Perbedaan penetapan Idulfitri 1447 Hijriah muncul setelah hasil Sidang Isbat Pemerintah pada Kamis (19/3/2026) malam memberikan ketetapan yang berbeda dengan metode hisab yang dijalankan ormas Muhammadiyah.

Berita‎ Terkait

BPKAD Kotabaru Dorong Pengelolaan Aset Lebih Tertib dan Digital melalui E-BMD

Kemarau Panjang, PWI Kotabaru dan PTK Salurkan Air Bersih

Layanan Bercerita Dispersip Kotabaru Jangkau 131 Anak, Tumbuhkan Minat Baca

Dua Waktu, Satu Ketaatan

Di bawah naungan langit yang sama, umat Muslim di Balikpapan akan menempuh jalan ijtihad yang berbeda dalam merayakan hari kemenangan:

Jumat, 20 Maret 2026: Saudara-saudara kita dari warga Muhammadiyah akan mengawali pagi dengan sujud syukur shalat Idulfitri. Berpegang teguh pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, kepastian 1 Syawal telah ditetapkan lebih awal sebagai bentuk keyakinan atas perhitungan astronomis yang presisi.

Sabtu, 21 Maret 2026: Pemerintah RI melalui Kementerian Agama secara resmi menetapkan Idulfitri jatuh pada hari Sabtu. Keputusan ini diambil setelah hilal diputuskan belum memenuhi kriteria visibilitas di mayoritas titik pantau tanah air, sehingga bulan Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Ikhtiar di Balik Bukit: Laporan dari Garis Pantai Timur

Tim Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan bersama Kantor Kemenag setempat telah berjihad secara ilmiah melakukan rukyatul hilal di titik pantau Balikpapan. Namun, alam tampaknya memiliki rahasia tersendiri. Meski konjungsi (fase bulan baru) telah terjadi sejak pukul 09.23 WIB, posisi sang bulan sabit muda masih terlampau malu untuk menampakkan diri.

“Posisi hilal di Balikpapan hanya berada di ketinggian 2 derajat dengan elongasi 5 derajat,” ujar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid.

Angka ini secara syar’i dan teknis belum memenuhi standar MABIMS (ketinggian 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat) yang menjadi pegangan pemerintah.

Tak hanya faktor astronomis, letak geografis Balikpapan yang menghadap ke Selat Makassar di sisi timur menjadi tantangan batin tersendiri.

Pandangan mata menuju ufuk barat—tempat hilal seharusnya muncul—terhalang oleh deretan perbukitan dan daratan Kalimantan yang menjulang, seolah menguji kesabaran para pemantau.

Menjaga Ukhuwah di Atas Perbedaan

Wali Kota Balikpapan bersama tokoh agama setempat mengeluarkan pesan sejuk bagi seluruh warga. Di tengah perbedaan tanggal, semangat yang diusung haruslah tetap satu: Ukhuwah Islamiyah.

“Perbedaan metode adalah rahmat dan khazanah keilmuan Islam yang patut kita syukuri. Jangan jadikan ini sekat, melainkan jembatan toleransi. Yang merayakan hari Jumat maupun Sabtu, semuanya adalah saudara seagama yang telah lulus menempuh ujian Ramadhan,” tegas Rahmad Mas’ud.

Sejumlah masjid di bawah koordinasi Muhammadiyah dipastikan akan menggelar Shalat Id pada Jumat pagi.

Sementara itu, Masjid Agung At-Taqwa dan masjid-masjid naungan Nahdlatul Ulama (NU) akan menggelar takbir serta shalat Id pada hari Sabtu, mengikuti ketetapan resmi negara.

Apapun pilihannya, esok atau lusa, doa yang terpanjat tetaplah sama: Taqabbalallahu minna wa minkum—semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.

NK

SendShareTweet

Related‎ Posts

BPKAD Kotabaru Dorong Pengelolaan Aset Lebih Tertib dan Digital melalui E-BMD
Daerah

BPKAD Kotabaru Dorong Pengelolaan Aset Lebih Tertib dan Digital melalui E-BMD

September 23, 2026
10
Kemarau Panjang, PWI Kotabaru dan PTK Salurkan Air Bersih
Daerah

Kemarau Panjang, PWI Kotabaru dan PTK Salurkan Air Bersih

September 22, 2026
9
Layanan Bercerita Dispersip Kotabaru Jangkau 131 Anak, Tumbuhkan Minat Baca
Daerah

Layanan Bercerita Dispersip Kotabaru Jangkau 131 Anak, Tumbuhkan Minat Baca

September 21, 2026
8
Pemda FC Kotabaru Tundukkan Batola 3-2, Laga Persahabatan Sarat Sportivitas
Daerah

Pemda FC Kotabaru Tundukkan Batola 3-2, Laga Persahabatan Sarat Sportivitas

September 19, 2026
10
Jelang 38 Tahun, KIW Garap Perluasan Lahan Tambahan Hingga 1000 Hektare
Daerah

Jelang 38 Tahun, KIW Garap Perluasan Lahan Tambahan Hingga 1000 Hektare

September 19, 2026
16
Proyek JLU Rampung, Giliran Jalan Dapur Utara Lamongan Diperbaiki
Daerah

Proyek JLU Rampung, Giliran Jalan Dapur Utara Lamongan Diperbaiki

September 19, 2026
14
Bupati Yes Rombak Masal 60 Pejabat Lamongan, Birokrasi Bergeser Ekstrem
Daerah

Bupati Yes Rombak Masal 60 Pejabat Lamongan, Birokrasi Bergeser Ekstrem

September 18, 2026
20
Lamongan Mencekik! Khofifah Gedor Mantup Bawa 15 Ribu Liter Air
Daerah

Lamongan Mencekik! Khofifah Gedor Mantup Bawa 15 Ribu Liter Air

September 18, 2026
15
PTK Dorong Kesadaran Kesehatan Gigi Anak, 848 Siswa Ikuti Gerakan Gigi Bersih
Daerah

PTK Dorong Kesadaran Kesehatan Gigi Anak, 848 Siswa Ikuti Gerakan Gigi Bersih

September 18, 2026
13
Duka Lamongan: Korban Ledakan Pabrik SPS Bertambah Menjadi 4 Orang
Daerah

Duka Lamongan: Korban Ledakan Pabrik SPS Bertambah Menjadi 4 Orang

September 18, 2026
25

Media Siber :

Info Publik:

Kolom Ucapan :

Rekomendasi‎ Berita

Pekan Budaya Borneo Resmi Dibuka di Balikpapan, Ka BPK Wil-XIV Ajak Jaga “Jejak Maestro”

Pekan Budaya Borneo Resmi Dibuka di Balikpapan, Ka BPK Wil-XIV Ajak Jaga “Jejak Maestro”

9 bulan yang lalu
38
BPBD Kotabaru Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Tangani dua Kejadian Penting

BPBD Kotabaru Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Tangani dua Kejadian Penting

1 tahun yang lalu
39
Sekolah Damai di Lamongan Jadi Garda Depan Lawan Intoleransi dan Radikalisme

Sekolah Damai di Lamongan Jadi Garda Depan Lawan Intoleransi dan Radikalisme

5 bulan yang lalu
70

Advertorial Idul Fitri :

Advertorial :

Berita‎ Populer

  • DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA BUMDES KETAHAN PANGAN RP158 JUTA DI DESA KEBUNAGUNG Sapi Beli 5 Ekor Tinggal 1, Pembangunan Kandang Tak Terealisasi

    DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA BUMDES KETAHAN PANGAN RP158 JUTA DI DESA KEBUNAGUNG Sapi Beli 5 Ekor Tinggal 1, Pembangunan Kandang Tak Terealisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PN Jakut Tangguhkan Penahanan Rosmawati Gunawan Penipu 2.8 M, Tidak Memberikan Rasa Keadilan Terhadap Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Pembangunan Saluran Air di Rawamangun Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Apa dengan Penegak Hukum Kita? Kasus Penganiayaan di Jakarta Utara Sudah Hampir 2 Tahun Berlalu Kok Belum Tuntas Juga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pinjam Uang 2.8 M Rosmawati Gunawan Diadili Terancam 4 Tahun Penjara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Member Of :

kabaronenews

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA

Navigate Site

  • Kebijakan Privasi
  • Jasa Publikasi
  • Kode etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi KabaroneNews.com
  • Info Lainnya

Follow Us

No Result
Lihat semua
  • Beranda
  • News
    • Daerah
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Nasional
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Hukum
  • Lipsus
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Copyright 2016 © PT. KABAR MEDIA INDONESIA