Lamongan, KabarOneNews.com— Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan ngobrol santai bersama Forum Akuntan Manajemen Indonesia (FAME) Rabu,(07/01/2025). Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk berbagi gagasan, pengalaman, serta memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi dan kolaborasi akreditasi.
Hadir sebagai tamu utama Ketua FAME DPW Jawa Timur, Dr. Eny Zuhrotin Nasyi’ah, SE., M.Ak., CPA, yang menyampaikan berbagai wawasan praktis terkait pengembangan kapasitas dosen, peningkatan kualitas pembelajaran, serta strategi penguatan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini juga menghadirkan Dr. Ana Sopanah S, SE., M.Si., Ak., CA., CMA, Direktur PT. RAD Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal FAME Indonesia. Dalam paparannya, ia membagikan trik dan tips pengelolaan tridarma perguruan tinggi agar selaras dengan standar mutu, kebutuhan akreditasi, serta tuntutan dunia profesi dan industri.
Sementara itu, Reny Kurniawati, S.Ak., CMA., CERA., CAPM, Direktur PT. Ikawiga Kreasi Nusantara (IKKN), menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam menghasilkan luaran tridarma yang aplikatif, berdampak, dan berkelanjutan.
Dari internal FEB UNISLA, diskusi diikuti oleh para dosen, di antaranya Dr. Abidah Dwi Rahmi Satiti, S.Pd., M.Pd dan Dr. Fitri Nurjanah, SE., MA, yang aktif menyampaikan pandangan serta tantangan dosen dalam penguatan riset kolaboratif, publikasi ilmiah, dan pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan lokal.
Dekan FEB UNISLA, Dr. H. Abid Muhtarom, SE., SPd., MSE, menyampaikan bahwa FGD dan ngobrol santai ini menjadi momentum penting untuk mempererat jejaring kelembagaan dan meningkatkan kualitas tata kelola akademik FEB UNISLA.
“Kolaborasi dengan asosiasi profesi seperti FAME sangat strategis dalam mendukung peningkatan mutu tridarma dan kesiapan akreditasi. FEB UNISLA berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog, sinergi, dan kerja sama berkelanjutan,” ujarnya.
Diskusi berlangsung dalam suasana santai namun produktif. Para peserta tidak hanya berdialog, tetapi juga merumuskan peluang kolaborasi lanjutan, khususnya dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, serta pendampingan akreditasi program studi di lingkungan FEB UNISLA.(*)


















