PALU – kabaronenews.com Gema sholawat dan aroma kerinduan kepada sang pendidik umat, Al-Habib Idrus bin Salim Al-Jufri (Guru Tua), mulai menyeruak di langit Kota Palu.
Di tengah hiruk-pikuk pelaksanaan Festival Raudah SIS Al Jufri yang menandai rangkaian Haul Guru Tua ke-58, nampak sosok bersahaja yang mencuri perhatian di antara deretan Forkopimda Kota Palu.
Kombes Pol Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolresta Palu, hadir bukan sekadar menjalankan protokoler kedinasan.
Mengenakan busana safari Muslim dan songkok Nasional dengan pembawaan yang humble dan humanis, kehadirannya saat mendampingi Wakil Walikota Palu, Imelda Muhidin dalam seremoni pembukaan Sabtu malam (28/03/2026) tampak seperti bentuk khidmat seorang abdi negara terhadap warisan luhur sang ulama besar.
Sembari menyusuri deretan tenan UMKM yang berjajar rapi di sepanjang pelataran Jalan SIS Al-Jufri, Kombes Pol Hari Rosena sesekali melempar senyum dan menyapa warga.
Baginya, event ini sangat bagus sebagai ajang peningkatan perekonomian daerah dan agenda tahunan yang rutin di laksanakan, peran Polisi menjaga jangan ada kriminalitas dan gangguan Kamtibmas.
Tugas pengamanan ini adalah amanah untuk menjaga kenyamanan para “tamu” Guru Tua yang datang membanjiri Kota Palu demi mengharap keberkahan.
Kepada media kabaronenews.com , Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Palu telah mengerahkan segenap kekuatan demi menjaga kekhusyukan agenda besar umat Islam di Sulawesi Tengah ini.
Sebanyak lebih 670 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan bersinergi dengan tim pengamanan internal panitia ditambah Pemadam kebakaran dan para Medis yang ikut serta mengawal acara tersebut.
“Ini adalah perhelatan akbar yang penuh barokah. Fokus utama kami bukan sekadar menjaga ketertiban (Kamtibmas) tapi memastikan setiap jemaah yang datang dari berbagai penjuru merasa tenang, aman, dan nyaman dalam beribadah serta berniaga di festival ini,” ujar Kombes Pol Hari Rosena dengan nada bicara yang teduh.
Iya juga mengingatkan para orang tua yang membawa anak anak agar lebih fokus memperhatikan anaknya jangan sampai tercecer, serta pemilik kendaraan agar memarkirkan kendaraannya di tempat yang telah di sediakan panitia serta tidak lupa mengunci kendaraannya dengan benar.
Menyadari besarnya magnet spiritual Haul Guru Tua yang akan mencapai puncaknya pada Rabu, 1 April 2026, Kapolresta memberikan perhatian khusus pada rekayasa lalu lintas.
Ruas-ruas jalan bersejarah seperti Jalan SIS Al-Jufri, Jalan Mangga, Gajah Mada, hingga Jalan Danau Lindu akan dikelola secara situasional demi kelancaran arus manusia yang rindu akan keberkahan.
“Kami memohon doa dan kerja sama dari seluruh masyarakat. Mari datang dan ramaikan Festival Raudah SIS Al Jufri 1447 hijiriah dan Puncak Haul Guru Tua ke-58. Mari kita tunjukkan bahwa Kota Palu adalah tuan rumah yang santun. Patuhilah arahan petugas di lapangan dan gunakan jalur alternatif yang tersedia. Insya Allah, dengan kesabaran dan ketertiban kita semua, pelaksanaan Haul Guru Tua ke-58 ini akan berjalan lancar, aman, dan penuh kedamaian,” pungkasnya.
Festival Raudah SIS Al Jufri 1447 H yang berlangsung hingga 30 Maret ini menjadi bukti nyata bahwa cinta kepada ulama dan warisan akhlak mulia tak akan pernah padam.
Di tangan para penjaga keamanan yang humanis, syiar Islam di Bumi Tadulako terasa semakin sejuk dan bermartabat.
NK



















