Lamongan , KabarOneNews com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tradisi akademik dan meningkatkan standar publikasi ilmiah. Melalui kebijakan penyegaran struktur pengelola jurnal, FEB UNISLA menegaskan langkah strategis untuk mendorong kualitas publikasi sekaligus memperluas pengaruh akademik baik di tingkat nasional maupun internasional. Dua jurnal unggulan milik fakultas Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen (JPIM) dan Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi (JPENSI) resmi mendapatkan nahkoda baru yang diharapkan mampu membawa angin segar dalam pengelolaan dan pengembangannya.
Dalam penyegaran ini, JPIM kini dipimpin oleh Ike Susanti, S.E., M.M.A., akademisi berpengalaman yang dikenal aktif dalam penelitian dan publikasi di bidang manajemen dan bisnis. Sementara itu, JPENSI dipimpin oleh An’im Fattach, S.Hi., M.Hi., sosok yang memiliki rekam jejak kuat dalam penelitian ekonomi dan akuntansi sekaligus berpengalaman dalam manajemen publikasi ilmiah. Keduanya dipilih melalui proses pertimbangan yang matang, dengan mempertimbangkan kompetensi akademik, pengalaman riset, serta kemampuan manajerial untuk mengelola jurnal ilmiah secara profesional dan berstandar tinggi.
Kebijakan penyegaran pengelola jurnal ini bukan sekadar pergantian struktural, tetapi langkah strategis yang disusun untuk mewujudkan visi besar FEB UNISLA dalam meningkatkan kultur akademik berbasis publikasi. Dengan semakin ketatnya standar penilaian jurnal ilmiah di Indonesia maupun dunia, FEB UNISLA menyadari pentingnya tata kelola jurnal yang profesional, adaptif, dan berorientasi internasional. Oleh karena itu, pengangkatan pengelola baru dianggap sebagai momentum penting untuk membawa JPIM dan JPENSI naik ke level berikutnya.
JPIM dan JPENSI merupakan dua jurnal yang selama ini menjadi wadah publikasi ilmiah bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai institusi di Indonesia. Keduanya terbit secara berkala dan telah berhasil mempertahankan akreditasi SINTA 5, sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi kualitas namun tetap menyisakan ruang besar untuk peningkatan. JPIM berfokus pada kajian manajemen, ekonomi, dan bisnis, sementara JPENSI mengkhususkan diri pada penelitian ekonomi, akuntansi, dan bisnis. Dengan lingkup yang luas dan relevan dengan kebutuhan dunia akademik serta dinamika industri, kedua jurnal ini memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi jurnal bereputasi tinggi.
Penyegaran struktur pengelola diharapkan mampu memperkuat tata kelola editorial, meningkatkan ketepatan waktu publikasi, memperluas jaringan mitra bestari (reviewer) dari berbagai kampus unggulan, serta menarik lebih banyak penulis berkualitas baik dari dalam maupun luar negeri. Dalam konteks globalisasi publikasi ilmiah, keberadaan jejaring akademik yang kuat menjadi kunci untuk meningkatkan mutu artikel dan memperluas jangkauan pembaca. Pengelola baru diharapkan mampu melakukan inovasi sistem, memperbaiki alur editorial, serta mengoptimalkan penggunaan platform OJS (Open Journal System) agar lebih responsif, transparan, dan modern.
Selain itu, FEB UNISLA menargetkan langkah-langkah strategis untuk mendukung percepatan peningkatan akreditasi jurnal. Fokus utama diarahkan pada penguatan kualitas artikel, penambahan penulis dan reviewer dari institusi bereputasi, peningkatan sitasi, serta peningkatan performa jurnal di database nasional dan internasional. Komitmen menuju akreditasi internasional juga menjadi prioritas jangka panjang, sejalan dengan arah kebijakan fakultas dalam meningkatkan daya saing global.
Dekan FEB UNISLA, Dr. Abid Muhtarom, S.E., S.Pd., M.SE., mengapresiasi para pengelola yang selama ini telah memberikan dedikasi penuh dalam mengelola JPIM dan JPENSI. Ia menegaskan bahwa penyegaran ini bukan bentuk pergantian yang sifatnya administratif semata, melainkan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan fakultas. Menurutnya, tantangan era digital dan tuntutan akademik global mengharuskan pengelolaan jurnal dilakukan secara profesional, adaptif, dan inovatif. Perubahan ini diharapkan mampu menjadikan JPIM dan JPENSI sebagai jurnal yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga diperhitungkan dalam peta publikasi internasional.
Di sisi lain, para pengelola baru menyampaikan optimisme dan komitmen untuk bekerja secara kolaboratif dalam membangun jurnal yang unggul, kredibel, dan berkualitas. Mereka menyadari bahwa peningkatan mutu publikasi membutuhkan kerja bersama antara penulis, reviewer, editor, dan institusi. Dengan didukung lingkungan akademik FEB UNISLA yang semakin berkembang, mereka yakin JPIM dan JPENSI dapat melompat lebih jauh mencapai standar jurnal bereputasi.
Langkah penyegaran pengelola jurnal ini juga sejalan dengan upaya FEB UNISLA dalam mendorong budaya riset di lingkungan kampus. Publikasi ilmiah menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian mutu perguruan tinggi, sehingga penguatan kualitas jurnal akan berdampak langsung pada reputasi institusi. Dengan semakin meningkatnya kualitas publikasi, FEB UNISLA berharap dapat menciptakan ekosistem akademik yang lebih produktif, kolaboratif, dan inovatif.
Ke depan, FEB UNISLA menargetkan JPIM dan JPENSI mampu bergerak cepat menuju akreditasi yang lebih tinggi, sekaligus memperluas jangkauan publikasi hingga tingkat internasional. Dengan pengelola baru yang profesional dan berorientasi pengembangan, publikasi ilmiah di lingkungan FEB UNISLA diharapkan semakin berkualitas, relevan, dan berkontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi, akuntansi, dan manajemen. Langkah strategis ini menegaskan bahwa FEB UNISLA terus berkomitmen membangun reputasi akademik yang kuat dan berkelanjutan, serta siap menghadapi tantangan publikasi ilmiah di era global.(*)


















