Lamongan, KabarOneNews.com-Pembangunan pengurukan lahan milik pabrik kayu PT Nusantara Timber Pratama (NTP) di Desa Waru Wetan, Kec. Pucuk, Lamongan, disorot karena diduga menimbulkan keresahan penguna jalan.
Pada saat para pengguna jalan di area pintu keluar masuk pengurukan pada saat dilalui debu beterbangan yang secara otomatis menganggu para pengguna sepeda motor pada saat melintas.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pengguna jalan saat melintas di pintu keluar masuk lokasi pengurukan Anif salah satu Warga kecamatan sekaran Minggu,(01/03/2026) kepada awak media kabar OneNews.com mengatakan,” Debu di area sekitar lokasi pengurukan sangat menganggu pemandangan para pengguna sepeda motor dan mobil.Saya tiap hari melintas melewati lokasi pengurukan.begitu juga pada saat selesai hujan sisa material menjadi licin yang secara otomatis membahayakan para pengguna jalan,”ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua pemantau kebijakan publik Ahmad Nadhif mengatakan,”permasalahan dampak lingkungan yang di lakukan oleh pemilik lahan sebelum di bangun pabrik triplek yakni memperhatikan dampak lingkungan sekitar.pada saat panas debu tertiup angin secara langsung menganggu para pengguna jalan begitu juga sebaliknya.
“Seharusnya pada saat panas di siram pakai air agar supaya debu tidak beterbangan tersapu angin.pada saat hujan harus di bersihkan bekas tanah yang belepotan di jalan supaya tidak menganggu para pengguna jalan lainnya,”ujarnya ( As,Yani).


















