Jakarta ,Kabaronenews.com,-Jalan Kali Baru Timur, Cengkareng Drain, Cengkareng Jakarta Barat, yang dikenal jalan Kampung Ambon arah ke Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, sudah bertahun tahun rusak parah tapi tidak diperbaiki aparat Pemerintah Kota Jakarta Utara.
Fasilitas umum akses masyarakat Jalan inspeksi kali Cengkareng Drain ini panjangnya kurang lebih 100 m, baik saluran air dan ruas jalannya terlihat rusak parah bag kubangan kerbau jika turun hujan. Menurut informasinya, warga sekitar sudah lama mengeluhkan kerusakan jalan tersebut ke Pemerintah Kota, Lurah Camat tapi sudah bertahun belum ada realisasi perbaikan.
Berdasarkan Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ), melalui SKPD/UKPD, yakitu Dinas Bina/Suku Dinas Bina Marga, Dinas/Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Lurah dan Camat Cengkareng, harusnya melayani warganya dengan baik.
Namun hal itu tidak dilaksanakan oleh aparat pemerintah DK Jakarta, dalam hal perbaikan fasilitas umum seperti jalan umum. Pada hal kerusakan jalan yang dikeluhkan warga Kapuk dan warga Kalimati kampung Ambon Cengkareng itu volumenya tidak terlalu panjang, diperkirakan panjangnya hanya 100 m, lebih kurang dan lebar 4-5 m.
Namun ditengarai adanya pembiaran perbaikan jalan tersebut yang berdampak pada kesengsaraan warga masyarakat. Pada hal Gubernur DK Jakarta, Pramono Anung dan Wakilnya Rano Karno, belum lama ini telah memerintahkan seluruh SKPD dan UKPD supaya melayani warganya dengan maksimal, memperbaiki fasilitas jalan, saluran air, perbaikan tanggul yang rusak akibat genangan air atau banjir.
Perintah Gubernur tersebut terkesan diabaikan Dinas Bina Marga, Dinas SDA, Lurah dan Camat Cengkareng, dengan mempertontonkan kerusakan jalan.
Sebagaimana pemantauan Media Kabaronenews.com, atas aduan warga di lokasi Jalan rusak tersebut, membenarkan kerusakan parah. Masih ada rupanya jalan rusak separah itu di wilayah DK Jakarta yang penggunaan anggaran tahunannya mencapai puluhan triliun rupiah.
Anggaran tahunan Pemprov DK Jakarta untuk perawatan jalan dan saluran air triliunan rupiah, tapi jalan masih ada yang rusak parah, anggaran kemana semuanya ya.
“Jika melihat volume jalan tersebut, tidak begitu banyak biaya memperbaikinya. Serta tidak terlalu lama waktu pengerjaannya atau waktu pencorannya. Namun kerusakan sudah bertahun yang diindikasikan adanya pembiaran”, kata warga masyarakat sekitar tanpa menyebutkan jati dirinya saat diminta tanggapannya, 8/12/2025.
Warga Kapuk atau yang sering disebut Kampung Ambon Cengkareng, berharap Camat dan Lurah Cengkareng, harus peka terhadap keluhan masyarakat dan pengguna jalan. Sebab kerusakan jalan Kali Baru Timur telah mengganggu aktifitas masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas dari jalan raya itu.
Menyikapi keluhan warga atas kerusakan jalan tersebut, Camat Cengkareng, Lurah dan Sudin Bina Marga, Sudin SDA Kota Administrasi Jakarta Barat, belum ada yang dapat memberikan keterangan.
Penulis : P.Sianturi



















