Kabar One News.com – BALIKPAPAN, Kerukunan Keluarga Besar Sulawesi Tengah (KKBST) Kota Balikpapan resmi memulai kalender kegiatan tahun 2026 dengan menggelar pertemuan rutin sekaligus arisan perdana.
Kegiatan yang penuh suasana kekeluargaan ini berlangsung di kediaman H. Daud, yang juga berfungsi sebagai Sekretariat KKBST Balikpapan, pada Minggu sore (25/01/2026).
Acara dipandu oleh Ahmad Tonai sebagai moderator. Dalam pembukaannya, Ahmad mengapresiasi dedikasi H. Daud yang secara konsisten memfasilitasi tempat bagi perkembangan organisasi selama ini.
Ketua KKBST Balikpapan, Aan, dalam sambutannya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh warga perantauan asal Sulawesi Tengah di Balikpapan.
Ia menekankan bahwa tahun ini akan menjadi momentum transformasi bagi organisasi.
“Tahun 2026 ini, kami berencana melakukan penyegaran struktur agar roda organisasi berjalan lebih efektif. Selain itu, kami merencanakan agenda jalan santai untuk mempererat silaturahmi, yang nantinya akan dilengkapi dengan pengadaan seragam khusus anggota,” ujar Aan.
Sesi diskusi berlangsung dinamis, terutama saat membahas pengelolaan uang kas wajib serta solusi atas berbagai kendala teknis.
Menanggapi aspirasi anggota, Aan memberikan solusi praktis yang memicu optimisme dan semangat baru di tengah para peserta.
Penasehat KKBST Balikpapan, H. Daud, turut memberikan penguatan mengenai eksistensi organisasi.
Ia menegaskan bahwa legalitas KKBST telah diakui secara resmi dan memiliki posisi strategis di mata publik.
“Saat ini KKBST tercatat dalam urutan keempat dalam Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Balikpapan. Ini adalah pencapaian membanggakan yang harus kita jaga melalui aksi nyata, terutama di bidang sosial dan kemanusiaan,” tegas H. Daud.
Senada dengan hal tersebut, Hj. Sri Daud memberikan pesan menyentuh mengenai pentingnya empati antaranggota.
Ia mengingatkan agar grup WhatsApp tidak hanya menjadi media informasi formal, tetapi harus dibarengi dengan tindakan nyata.
“Silaturahmi itu harus konkret. Jika ada anggota yang sakit atau berduka, jangan hanya berhenti di pesan singkat. Kita harus menjenguk dan hadir langsung sebagai esensi dari kerukunan kita,” pesan Hj. Sri.
Sebagai bentuk komitmen nyata, pertemuan tersebut menyepakati sistem pemberian santunan bagi anggota yang tertimpa musibah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan momen yang dinantikan, yakni pengundian arisan bulanan.
Terkait regulasi arisan, Bendahara KKBST, Yanti, menegaskan aturan yang telah disepakati: jika anggota yang namanya keluar tidak hadir di lokasi tanpa perwakilan, maka pengundian akan dianulir dan diulang.
Setelah jeda salat Maghrib berjamaah yang diimami oleh H. Daud, pertemuan berlanjut ke agenda krusial, yakni pembahasan struktur organisasi yang masa baktinya berakhir di tahun 2025. Dalam forum tersebut, Yanti kembali terpilih secara aklamasi untuk menjabat sebagai Bendahara KKBST masa bakti 2026-2030.
Seluruh poin penting dari pertemuan ini akan dibahas lebih lanjut dan difinalisasi pada pertemuan rutin berikutnya yang dijadwalkan pada 15 Februari 2026.
Saat ini, jumlah anggota KKBST Balikpapan tercatat sebanyak 80 orang, jumlah yang dipastikan terus bertambah seiring keikutsertaan keluarga anggota.
NK



















