SEMARANG,kabaronenews.com – Sebanyak 173 mahasiswa dan pelajar mendapatkan beasiswa dari PLN Indonesia Power (IP) UBP Semarang, LAZ Annur, dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah.
Mereka terdiri dari 75 siswa dari jenjang SD, 55 siswa SMP, 30 siswa SMA, lima mahasiswa, serta delapan mahasiswa tahfiz berprestasi.
Manajer Administrasi PLN Indonesia Power UBP Semarang, Eva Wirabuana, menyebutkan program beasiswa merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan sekaligus bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan.
Ia mengungkapkan proses seleksi penerima beasiswa diawali dari usulan data melalui kelurahan, RT dan RW, kemudian diverifikasi berdasarkan prestasi dan kondisi ekonomi keluarga sehingga bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
” Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran. Karena itu, selain melihat prestasi, kami juga mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga. Harapannya, beasiswa ini dapat memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengejar cita-cita,” tandasnya.
Selain berkolaborasi dengan IZI Jateng, kata Eva, PLN Indonesia Power UBP Semarang juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan kota Semarang agar pelaksanaan program berjalan efektif.
“Semoga kegiatan ini terus berkesinambungan. Kami ingin semakin banyak generasi muda yang merasakan manfaatnya dan kelak menjadi insan-insan yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Ali Sofyan memberikan apresiasi atas kepedulian PLN Indonesia Power UBP Semarang terhadap dunia pendidikan.
” Kami dari dinas pendidikan sangat mengapresiasi kegiatan pada pagi hari ini, ini membuktikan salah satu BUMN kita sangat peduli dengan dunia pendidikan,” kata Ali.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
” Kita sengkuyung bersama, insya Allah anak – anak yang orang tuanya mempunyai keterbatasan ekonomi bisa terbantu,” ujarnya.
Ali berharap, ke depan beasiswa tidak hanya untuk siswa berprestasi akan tetapi meluas bagi anak dari keluarga tidak mampu.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Semarang terus mengoptimalkan berbagai program dan jalur bantuan pendidikan, diantaranya Bantuan Siswa Miskin (BSM).
“Bantuan sebesar 600 ribu per tahun bagi siswa SD, 900 ribu untuk siswa SMP, dan 6 juta per tahun bagi mahasiswa sesuai ketentuan,” tutup Ali.
AMR


















